Pengobatan Hernia Tanpa Operasi

Ditinjau oleh: dr. Allert Noya

Hernia adalah penonjolan organ dalam yang terjadi karena kelemahan jaringan atau dinding otot yang melapisinya. Pengobatan hernia tergantung dari gejala yang timbul dan ukuran hernia. Pengobatan hernia tanpa operasi dapat diupayakan dengan mengubah pola makan, melakukan gerakan olahraga tertentu serta mengonsumsi obat.

Namun, apabila gejala penyakit hernia yang dialami tergolong parah, biasanya  dokter tidak akan menyarankan pengobatan hernia tanpa operasi. Sebab, hernia dapat berkembang menjadi lebih parah dan menimbulkan gejala yang menyebabkan rasa sakit, bahkan bisa terjadi komplikasi.

Treatment of a hernia without surgery

Penyebab dan Jenis Hernia

Penyebab utama hernia berasal dari meregangnya jaringan dan dinding otot yang melemah. Proses terjadinya hernia, umumnya membutuhkan waktu, meski pada beberapa kondisi bisa terjadi dalam waktu yang cepat.

Terdapat beberapa kondisi yang bisa menyebabkan hernia, seperti mengangkat beban yang berat, riwayat operasi di sekitar daerah tubuh yang rentan hernia, batuk terus-menerus, dan kehamilan.

Terdapat beberapa jenis hernia, antara lain:

  • Hernia Inguinalis
    Hernia inguinalis adalah tipe hernia yang paling umum. Hernia ini terjadi di sekitar pangkal paha. Tipe hernia ini lebih sering terjadi pada pria daripada wanita.
  • Hernia Umbilikalis
    Hernia umbilikalis dapat terjadi pada anak-anak dan bayi di bawah 6 bulan. Hal ini terjadi ketika usus menonjol melalui dinding perut di dekat pusar. Hernia umbilikalis adalah satu-satunya jenis hernia yang dapat membaik dengan sendirinya. Perbaikan biasanya terjadi pada saat anak memasuki usia 1 tahun, seiring perkembangan dan menguatnya otot-otot tubuh.
  • Hernia Hiatus
    Hernia hiatus terjadi ketika bagian lambung menonjol ke atas melalui celah pada diafragma ke rongga dada. Jenis hernia ini paling sering terjadi pada orang berusia di atas 50 tahun.
  • Hernia Insisional
    Hernia insisional bisa terjadi setelah seseorang menjalani pembedahan, terutama pembedahan di sekitar rongga perut. Jaringan pada bekas luka operasi umumnya lebih lemah dibanding jaringan asli, sehingga usus dapat menembus area bekas luka insisi/sayatan operasi, maupun jaringan di sekitarnya.

Pengobatan Hernia Tanpa Operasi

Dalam mengobati hernia, umumnya dokter akan melakukan diagnosa terlebih dahulu, berdasarkan ukuran hernia dan tingkat keparahan gejala yang Anda rasakan. Hasil diagnosa tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dokter apakah dapat dilakukan pengobatan hernia tanpa operasi atau harus melalui operasi.

Adapun pengobatan hernia tanpa operasi terdapat beberapa macam, antara lain:

  • Mengubah pola makan
    Perubahan pola makan dapat membantu mengurangi/mencegah gejala hernia berkembang menjadi lebih parah. Terutama pada kasus hernia hiatus. Memilih jenis makan yang sehat dan higienis, serta tidak merangsang produksi asam lambung berlebih, dapat meminimalisir risiko terkena gangguan pencernaan yang bisa memperparah kondisi hernia.

    Anda juga bisa mencoba untuk mengurangi porsi makan agar tidak berlebihan, dan yang tidak kalah penting adalah hindari berbaring atau membungkuk segera setelah makan. Selain itu, tetap mempertahankan berat badan ideal dan berhenti merokok.

  • Melakukan olahraga
    Olahraga secara umum memang memberi dampak yang baik pada kesehatan, namun penderita hernia harus berhati-hati dalam memilih jenis olahraga yang sesuai agar tidak memperburuk kondisi hernia yang dialami. Salah satu jenis olahraga yang bisa dilakukan dan diketahui bermanfaat untuk hernia adalah yoga. Dari sebuah penelitian diketahui salah satu manfaat yoga adalah dapat membantu mengatasi hernia inguinalis tahap awal, yaitu saat muncul tonjolan kecil dan gejala yang ringan.

    Anda juga bisa melakukan latihan olahraga lain seperti berenang, atau berjalan tidak lebih dari 30 menit. Sedangkan jenis olahraga atau latihan yang memberi tekanan berlebih pada tubuh seperti olahraga yang melibatkan kegiatan mengangkat beban berat, mendorong atau menarik kuat sebaiknya dihindari. Diskusikan jenis latihan apa yang dapat dilakukan ke dokter. Segera konsultasi ke dokter, jika saat latihan terjadi penambahan ukuran hernia, atau bila timbul rasa nyeri.

  • Mengonsumsi obat
    Jika Anda memiliki hernia hiatus, ada beberapa jenis obat asam lambung untuk mengurangi rasa tidak nyaman. Obat tersebut termasuk antasida, penghambat reseptor H-2, dan penghambat pompa proton. Pada kondisi hernia lain, obat anti inflamasi non-steroid (OAINS) mungkin diberikan untuk meringankan keluhan. Selalu konsultasi dengan dokter, sebelum mengonsumsi obat tersebut.

Tindakan Operasi untuk Mengobati Hernia

Apabila hernia Anda tumbuh lebih besar atau menyebabkan rasa sakit, maka tidak ada pilihan terbaik kecuali memutuskan untuk operasi. Ada dua cara operasi hernia yang umum dilakukan, yaitu operasi secara terbuka atau laparoskopi.

Operasi terbuka memerlukan proses pemulihan yang lebih lama, yakni bisa mencapai enam minggu hingga bisa beraktivitas kembali dengan nyaman. Sedangkan laparoskopi memiliki waktu pemulihan yang jauh lebih singkat, meski risiko hernia timbul kembali lebih tinggi. Namun, kedua operasi tersebut dinilai mampu mengobati hernia dengan baik dan efektif mengatasi gejala sakit yang dialami akibat hernia.

Pengobatan hernia tanpa operasi atau melalui operasi, sebaiknya selalu melalui konsultasi dokter. Pengobatan tersebut kemudian sebaiknya diiringi dengan mengubah gaya hidup yang lebih sehat.

 

Referensi