Penyakit Hewan Ternak Ini Bisa Menular Ke Manusia

Memiliki hewan ternak dapat menjadi kebanggaan bagi seseorang. Pasalnya, tidak hanya dapat dijual, hewan ternak juga dapat menjadi simpanan makanan di kemudian hari. Tapi, dalam memelihara hewan ternak tentu juga harus hati-hati. Karena jika tidak, maka manusia juga dapat tertular beberapa jenis penyakit hewan ternak.

Ada beragam jenis hewan ternak, namun beberapa yang cukup populer di masyarakat antara lain adalah sapi, babi, kambing, kerbau, ayam, itik, angsa, burung, dan ikan. Beberapa jenis hewan ternak ini jika tidak diperhatikan dengan baik dapat membawa penyakit bagi Anda.

penyakit hewan ternak ini bisa menular ke manusia - alodokter

Penyakit Hewan Ternak

Unggas merupakan salah satu contoh jenis hewan ternak yang banyak dipelihara oleh masyarakat Indonesia, karena merupakan salah satu jenis makanan yang cukup sering dikonsumsi. Meski begitu, hewan ternak jenis ini ternyata juga menjadi salah satu jenis hewan ternak yang dapat menimbulkan penyakit.

Berikut ini beberapa penyakit yang disebabkan oleh hewan ternak unggas dan jenis lainnya:

  • Flu Burung Flu burung atau dikenal juga dengan nama avian influenza adalah infeksi yang disebabkan oleh virus yang menyebar antar unggas. Salah satu jenis virus flu burung, H5N1, adalah jenis yang sangat mematikan bagi burung, bahkan terhadap manusia dan mamalia lainnya. Virus ini menyebar melalui kontak langsung dengan unggas, baik dari kotoran atau cairan unggas, menghirup udara yang mengandung virus, virus di udara atau air menempel di mata-hidung- atau masuk ke mulut manusia, dan juga karena membersihkan daging unggas. Penularan dari konsumsi daging unggas yang dimasak hingga matang tidak pernah terjadi. Tapi, penyebaran antar manusia dari virus ini jarang sekali ditemukan. Gejala akibat terinfeksi flu burung pada manusia bisa sangat beragam. Awalnya akan muncul gejala seperti sakit flu biasa, tapi akan berkembang¬†menjadi gangguan pernapasan berat. Kondisi ini bisa mematikan.
  • Brucellosis Penyakit hewan ternak lainnya adalah brucellosis. Penyakit ini biasanya menyerang hewan ternak seperti kambing dan sapi. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Brucella. Penularannya kepada manusia dapat terjadi melalui produk hasil hewan ternak yang sudah terkontaminasi dan kemudian dikonsumsi oleh manusia. Selain itu, menghirup udara yang sudah terkontaminasi dengan bakteri ini, atau kontak langsung dengan hewan ternak yang terinfeksi juga dapat tertular penyakit ini. Bakteri Brucella dapat keluar dari tubuh sapi atau kambing melalui susu, urine, cairan plasenta, dan cairan lainnya dari tubuh hewan ternak. Jika tertular, gejala yang muncul antara lain tubuh merasa lemas, pusing, berat badan turun, nafsu makan menurun, sakit punggung, seluruh sendi tubuh terasa sakit, demam, menggigil, dan berkeringat di malam hari. Pada pemeriksaan biasa ditemukan pembesaran organ hati dan limpa.
  • Taeniasis/Sistiserkosis Taeniasis merupakan infeksi usus. Kondisi ini disebabkan oleh cacing pita dewasa yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui konsumsi daging sapi atau daging babi yang kurang matang, atau bahkan mentah. Karena pada kondisi daging seperti ini masih terdapat bentuk kistik yang berisi larva cacing pita. Larva kistik yang masuk ke dalam tubuh manusia akan berkembang biak di otot, kulit, mata, dan sistem saraf pusat. Penderita taeniasis akan mengeluarkan telur cacing melalui tinja yang kemudian dapat mengontaminasi lingkungan. Telur cacing yang tertelan dapat berkembang di susunan saraf pusat (neurosistiserkosis) dan mengakibatkan epilepsi, meski sebelumnya penderita tidak memiliki riwayat epilepsi. Gejala dari penyakit ini adalah terjadinya kejang-kejang, sakit kepala berlebihan, demensia, meningitis, kebutaan, atau hidrosefalus.
Memiliki hewan ternak tentu dapat memberikan banyak manfaat. Tapi, jangan biarkan manfaat tersebut hilang hanya karena kurangnya kebersihan dan perhatian kita terhadap hewan ternak. Berikanlah vitamin dan periksakan kesehatan hewan ternak Anda secara rutin guna mencegah munculnya penyakit pada hewan ternak. Jika Anda atau kerabat mengalami beberapa gejala di atas, segeralah periksakanlah diri ke dokter.