Penyakit Ini Menimbulkan Bintik Merah Pada Kulit dan Bernanah

Kulit bisa terinfeksi oleh bakteri, virus, dan jamur. Infeksi ini dapat menimbulkan bintik merah pada kulit, dan bahkan hingga bernanah.

Kulit melindungi organ, tulang, dan otot-otot pada tubuh. Namun, kulit juga dapat mengalami infeksi. Berikut adalah beberapa penyakit atau infeksi yang menimbulkan bintik merah pada kulit dan bernanah.

penyakit ini menimbulkan bintik merah pada kulit dan bernanah - alodokter

Cacar air

Penyakit yang sering kali menyerang anak-anak di bawah usia 10 tahun ini menimbulkan ruam atau bintik merah pada kulit yang disertai rasa gatal dan munculnya cairan atau nanah. Penyakit yang disebabkan oleh virus varisela zoster ini sangat mudah menular. Mulai dari terkena bersin, batuk, berbagi makanan dan minuman yang sama dengan penderita, hingga tersentuh cairan nanah cacar. Orang dewasa juga bisa terkena cacar, terutama mereka yang belum pernah mengalaminya ketika kecil. Di Eropa, “musim cacar” biasanya terjadi antara bulan Maret dan Mei. Di Indonesia bisa terjadi kapan saja tapi umumnya usia penderita lebih tua di Asia Tenggara dibanding penderita di negara bermusim dingin.

Jerawat

Sebagian besar orang pasti pernah berjerawat, entah itu di wajah, punggung, atau dada. Jerawat ringan bisa berupa bintik-bintik hitam atau putih, sedangkan yang parah dapat menimbulkan bintik merah meradang berisi nanah yang tahan lama dan menyebabkan jaringan parut. Ada tiga obat yang terbukti bisa menyembuhkan jerawat, yaitu benzoyl peroxide, golongan retinoid, dan antibiotik. Namun, dianjurkan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu jika ingin mengatasi jerawat.

Dermatitis

Dermatitis adalah peradangan kulit yang ditandai oleh kulit merah, kering, dan gatal bagi sebagian orang. Jika serius, dermatitis dapat mengakibatkan kerak atau luka melepuh yang berisi cairan. Kondisi umum yang tidak menular dan biasanya tidak mengancam jiwa ini dapat disebabkan oleh bakteri, variasi gen, disfungsi sistem kekebalan tubuh, kontak langsung dengan salah satu penyebab iritasi, atau jamur.

Kudis

Kudis disebabkan oleh hewan tungau kecil yang tinggal di dalam kulit. Akibatnya kulit terasa sangat gatal (terutama pada malam hari) dan mucul ruam dengan lepuh kecil atau luka. Kudis sebaiknya diobati agar tungau dan telurnya mati. Jika tidak, tungau akan terus bereproduksi di bawah kulit dan menyebabkan lebih banyak luka dan gatal-gatal. Selain itu, tungau kudis dapat menyebar melalui kontak langsung dengan penderita, tidur di ranjang yang sama, atau berbagi handuk, pakaian, dan barang pribadi lainnya.

Carbuncle

Carbuncle sering kali disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus  yang tinggal di permukaan kulit, tenggorokan, dan saluran hidung. Bakteri ini dapat menyebabkan infeksi atau bisul merah menyakitkan serta bernanah yang terhubung satu sama lain di bawah kulit. Carbuncle biasanya terjadi pada daerah tubuh yang berbulu, tapi juga bisa berkembang di bokong, paha, selangkangan, dan ketiak. Carbuncle cenderung menjangkiti pria setengah baya atau lebih tua yang kesehatannya memburuk atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Folikulitis

Folukulitis adalah radang pada kantung (folikel) rambut yang disebabkan oleh bakteri atau jamur. Folikulitis biasanya terlihat seperti jerawat merah dengan rambut di tengahnya. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa gatal atau terbakar, dan mungkin berisi nanah atau darah. Anda berisiko menderita bintik merah pada kulit jika memakai pakaian ketat, bercukur, kantung rambut tertutup oleh keringat, berendam dalam hot tub (bak air panas) yang tidak dijaga kebersihannya, dan lain-lain. Folikulitus ringan biasanya sembuh dengan sendirinya dalam dua minggu, namun, dianjurkan untuk menemui dokter jika radang tidak membaik atau bertambah parah.

Furunkulosis

Furunkulosis adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri dan membentuk benjolan bernanah dan menyakitkan, disebut furunkel. Furunkel biasanya ditandai dengan benjolan merah kecil di area kulit yang berbulu, terutama lokasi yang memungkinkan terjadi gesekan atau muncul keringat. Misalnya di bawah kulit leher, wajah, ketiak, paha, bokong, dan sekitar anus.

Herpes Zoster atau Cacar api

Cacar api atau shingles atau disebut juga herpes zoster adalah ruam kulit menyakitkan dan bernanah di salah satu sisi wajah atau tubuh. Kondisi ini disebabkan oleh virus zoster. Orang dewasa, orang dengan sistem kekebalan tubuhnya lemah karena cedera, stres, dan obat-obatan tertentu, berisiko terkena penyakit ini. Cacar api dapat berlangsung sekitar 14-30 hari. Herpes zoster tidak dapat diobati, tapi ada pengobatan yang bisa meringankan gejalanya sampai kondisi sembuh. Herpes zoster bisa menular pada orang yang belum pernah mengalami cacar air atau tidak diberi vaksin cacar, walau peluangnya kecil.

Impetigo

Impetigo adalah infeksi kulit yang sangat menular, terutama memengaruhi bayi dan anak. Kondisi ini disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Impetigo menyebabkan luka lecet atau bintik merah pada pada kulit wajah yang muncul terutama di sekitar hidung dan mulut. Jika luka meletus, akan keluar cairan berwarna kuning. Impetigo bisa sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan, tetapi disarankan untuk diobati karena dapat mengurangi durasi penyakit dan menurunkan risiko infeksi tersebar ke orang lain.

Boils

Boils adalah infeksi kulit dalam folikel rambut atau kelenjar minyak yang ditandai dengan kulit berubah warna menjadi merah di daerah yang terinfeksi, dan munculnya benjolan lunak. Atau biasa disebut abses kulit. Setelah 4-7 hari, benjolan mulai berubah menjadi putih dan nanah terbentuk di bawah kulit yang terinfeksi oleh bakteri staphylococcal. Boils lebih sering terjadi pada remaja dan orang dewasa muda, terutama pada laki-laki, yang menjalani hidup dalam kondisi tidak higienis.

Selulitis

Selulitis adalah infeksi pada kulit dan jaringan lunak di bawahnya akibat bakteri. Selulitis dapat menyebabkan kulit bengkak, memerah, terasa panas, dan bernanah. Penyakit ini paling sering terjadi di kaki, namun tidak menutup kemungkinan tumbuh di bagian tubuh manapun. Selulitis dianjurkan untuk diobati karena jika tidak, infeksi dapat menyebar dengan cepat dan mengancam jiwa.

Penyakit dengan bintik merah pada kulit hingga menimbulkan nanah ini memang kebanyakan dapat sembuh dengan sendirinya, namun disarankan untuk segera pergi ke dokter agar penyakit bisa disembuhkan lebih cepat dan tidak berkembang atau menyebar ke orang lain.