Penyebab Munculnya Jerawat di telinga dan Cara Mengatasinya

Jerawat bisa tumbuh di mana pun, mulai dari wajah, punggung, leher, termasuk di telinga. Cari tahu penyebab munculnya jerawat di telinga dan pengobatannya. 

Jerawat adalah masalah kulit yang terjadi ketika minyak dan sel kulit mati menyumbat pori-pori. Jerawat biasa terjadi pada semua kelompok umur. Jerawat umumnya paling memengaruhi daerah yang mengandung kelenjar minyak cukup banyak, termasuk wajah dan punggung.

Munculnya jerawat di telinga sangatlah tidak biasa. Tetapi jerawat dapat muncul di telinga, misalnya muncul di daun telinga dan saluran telinga luar. Kulit telinga luar meliputi tulang rawan dan sejumlah kecil lemak. Kulit lubang telinga memiliki sel-sel rambut, serta kelenjar yang menghasilkan minyak dan kotoran telinga. Kelenjar yang menghasilkan terlalu banyak minyak inilah yang dapat menyebabkan munculnya jerawat di telinga. Jerawat di telinga juga bisa muncul ketika sel-sel kulit mati atau bakteri muncul pada pori-pori kulit telinga.

Kemunculan bakteri di telinga bisa dikarenakan beberapa hal, seperti penggunaan earphone atau headphone yang jarang dibersihkan, atau karena sering menyentuhkan (menggarukkan) jari pada telinga. Penyebab lain munculnya jerawat adalah karena ketidakseimbangan hormon, stres, atau reaksi alergi terhadap kosmetik, kain, maupun produk perawatan rambut.

Jika jerawat terasa sakit, segera berkonsultasi kepada dokter agar mendapatkan perawatan terbaik yang sesuai . Hanya dokter yang dapat menentukan apakah tipe jerawat Anda ringan, sedang atau berat. Beberapa jenis pengobatan untuk jerawat tersedia yang dijual secara bebas dan dengan resep dokter. Berikut ini adalah beberapa obat untuk mengatasi jerawat yang bisa dicoba:

Topikal

Obat topikal terbuat dari vitamin A dan tersedia yang dijual bebas maupun dengan resep dokter. Salah satu obat yang paling sering diresepkan adalah Tretinoin. Obat ini tidak boleh digunakan pada saat hamil karena dilaporkan dapat menyebabkan kelainan pada bayi.

Benzoyl peroxide

Benzoyl peroxide tersedia dalam bentuk gel, losion, krim, dan sabun. Obat ini yang paling umum digunakan dan efektif untuk mengatasi jerawat. Karena kandungan ini dapat membunuh bakteri, mengeringkan kulit berminyak, dan membuat kulit mengelupas. Untuk jerawat tingkat sedang, cukup menggunakan obat jerawat dengan kandungan benzoyl peroxide minimal 5 persen. Hindari menggunakan obat ini pada luka terbuka, serta bagian dalam mulut dan hidung.

Antibiotik

Dokter mungkin akan menyarankan antiobiotik seperti minocycline, doxycycline, dan tetracycline untuk mengobati jerawat dan peradangan yang diakibatkan bakteri .

Obat sistemik

Jenis obat sistemik ini juga terbuat dari vitamin A, seperti isotretinoin yang biasanya diberikan pada jerawat tingkat parah. Bila diminum saat hamil, obat ini menyebabkan efek samping yang serius, Anda perlu berhati-hati mengikuti petunjuk dokter saat minum obat.

Kompres hangat

Kompres menggunakan kain hangat pada jerawat dapat meredakan dan melembutkan jerawat. Kompres hangat membantu mengeluarkan nanah . Segera bersihkan cairan nanah tersebut dengan cepat dan hati-hati agar bakteri tidak menyebar. Bersihkan daerah tersebut dengan menyeluruh.

Hindari untuk memencet jerawat, karena akan meninggalkan bekas dan memperburuk jerawat. Selain itu, akan menimbulkan bakteri dan nanah dalam di pori-pori Anda. Dan akhirnya menyebabkan daerah tersebut mengalami iritasi dan meradang.

Jerawat dapat datang kapan pun, tetapi Anda dapat melakukan pencegahan seperti menjaga wajah, leher dan telinga dari kelebihan minyak dan kotoran yang menyumbat pori-pori. Jangan lupa untuk membersihkan earbuds atau headset bagi yang sering menggunakannya.

Pada beberapa orang, penggunaan obat jerawat dapat menyebabkan efek samping seperti iritasi kulit, terbakar, atau kemerahan. Segera berkonsultasi pada dokter jika Anda memiliki efek samping tersebut agar jerawat di telinga tidak timbul kembali.