Penyebab Rambut Menjadi Uban

Rambut berwarna putih atau sering disebut uban identik dengan orang-orang lanjut usia. Nyatanya sebagian orang dapat memiliki uban lebih cepat. Apa sebenarnya penyebab rambut berubah warna?

Warna rambut adalah hasil pigmentasi pada folikel rambut dari dua jenis melanin, yaitu eumelanin dan pheomelanin. Rambut akan berwarna lebih gelap jika eumelanin lebih dominan. Tingkat melanin pada tubuh seseorang dapat berubah seiring waktu, yaitu suatu kondisi yang kemudian menyebabkan rambut juga berubah warna.

Penyebab rambut menjadi uban - alodokter

Kondisi yang Memengaruhi Warna Rambut

Banyak anggapan bahwa stres dapat mempercepat faktor penuaan, termasuk tumbuhnya uban lebih dini dari yang seharusnya. Meski beberapa kasus mendukung anggapan tersebut, namun hingga kini belum dapat dibuktikan secara ilmiah.

Berikut ini beberapa kondisi yang dapat memengaruhi pertumbuhan uban.

  • Faktor Usia

Secara alami, berubahnya warna rambut menjadi abu-abu atau putih terjadi seiring dengan pertambahan usia atau disebut achromotrichia. Faktor utama yang menentukan munculnya uban ini ditentukan secara genetik.

Biasanya perubahan warna dimulai pada rambut di dalam hidung, disusul rambut pada bagian kepala, jenggot, kemudian rambut bagian tubuh lain, terakhir rambut pada alis mata.

  • Kondisi kesehatan

Kondisi kesehatan genetika, seperti albino, yaitu ketika seseorang hanya memiliki sedikit atau sama sekali tidak memiliki pigmen pada rambut, mata, dan kulit sehingga terlihat putih atau pucat.

Selain albino, hal ini diakibatkan vitiligo atau dikenal sebagai kelainan imun yang menyebabkan beberapa bagian pada rambut atau kulit mengalami perbedaan warna.

Masalah pada kelenjar pituitari, atau tiroid juga bisa menyebabkan uban. Namun dengan diobatinya kondisi-kondisi ini, warna rambut bisa kembali normal.

Kekurangan nutrisi dapat menjadi penyebab rambut menjadi lebih halus, tipis, dan rapuh serta berubah warna karena penurunan produksi melanin. Contohnya adalah kekurangan vitamin B12. Sindrom Werner, anemia pernisiosa, serta diabetes tipe 2 juga disebut sebagai penyebab tumbuhnya uban lebih dini.

  • Merokok

Seorang perokok memiliki kemungkinan empat kali lebih besar mengalami kemunculan uban lebih cepat jika dibandingkan mereka yang tidak merokok, berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris.

  •  Pengobatan

Pasien yang menjalani terapi sinar X terkadang rambutnya berubah warna putih, namun kembali pada warna asal beberapa waktu kemudian.

Hingga saat ini belum ada produk yang terbukti secara ilmiah mampu memperlambat atau mencegah pertumbuhan uban, mulai dari suplemen, vitamin, protein, atau pola makan tertentu.

Kapan Uban Dianggap Tumbuh Terlalu Dini?

Umumnya orang Asia akan mengalami pertumbuhan uban pada akhir usia 30-an. Memutihnya rambut pada usia sebelum itu dapat dianggap terlalu dini.

Berubahnya warna rambut secara dini belum tentu menjadi indikasi adanya masalah kesehatan, kecuali pada kasus-kasus tertentu.

Alasan terjadinya hal tersebut belum diketahui secara pasti oleh kalangan medis, tetapi hal itu diduga berkaitan dengan genetika.

Jika Anda merasa tidak nyaman dengan uban yang tumbuh, salah satu pilihan adalah menggunakan pewarna atau cat rambut dengan hati-hati. Yang perlu diketahui, uban cenderung lebih kering sehingga perlu diperhatikan produk pewarna rambut yang tepat dan aman. Jangan warnai rambut terlalu sering.

Jaga kesehatan rambut Anda, salah satunya dengan menghindari rambut menjadi kering dengan perawatan yang tepat. Kemudian jika Anda merasa pertumbuhan uban yang dialami tidak normal, segera konsultasikan kepada dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.