Perhatikan Hal-hal Berikut Jika Anda Mengalami Pelecehan Seksual

Mengalami pelecehan seksual merupakan sebuah mimpi buruk bagi semua orang. Karena alasan malu dan takut disalahkan, akhirnya korban memilih diam dan menyimpan tragedi memilukan tersebut seorang diri. Padahal penting untuk mendapat bala bantuan jika Anda mengalami pelecehan seksual.

Pelecehan seksual adalah sebuah aktivitas seks yang dilakukan secara paksa. Aktivitas ini bisa berupa pemerkosaan, seks oral, seks anal, mencium, dan meraba-raba tubuh.

perhatikan hal hal berikut jika anda mengalami pelecehan seksual - alodokter

Korban pelecehan seksual mungkin akan mengalami luka fisik dan batin usai kejadian memilukan ini seperti:

  • Terkena penyakit menular seksual.
  • Kehamilan yang tidak diinginkan.
  • Peradangan vagina atau vaginitis.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Nyeri panggul kronis.
  • Vaginismus.
  • Gangguan hasrat untuk kontak seksual.
  • Infeksi pada vagina atau anus.
  • Sering menangis.
  • Mengalami gangguan tidur.
  • Depresi.
  • Bunuh diri.

Agar terhindar dari hal-hal di atas, segera bertindak dengan melakukan langkah-langkah di bawah ini:

Ceritakan kepada orang terdekat. Di saat seperti ini, Anda tidak bisa menanggung semua beban seorang diri. Ceritakan dan lepaskan semua keluh-kesah Anda kepada orang-orang terdekat, baik keluarga atau sahabat.

Memeriksakan kesehatan. Anda tidak tahu seperti apa kondisi kesehatan pelaku. Bisa saja dia mengidap penyakit berbahaya yang dapat ditularkan kepada Anda. Oleh karena itu, segera kunjungi rumah sakit untuk memeriksakan diri.

Anda disarankan untuk mengecek apakah Anda tertular penyakit menular seksual dan mendapat perawatan berkaitan dengan kondisi tersebut. Lakukan pemeriksaan dan perawatan secara berkala agar kondisi tersebut tidak berkembang.

Anda juga akan dites untuk mengetahui apakah Anda hamil atau tidak. Kebanyakan wanita diberikan pil kontrasepsi yang dapat menurunkan risiko Anda untuk hamil. Tes HIV rutin yang dilakukan setiap tiga hingga enam bulan juga akan Anda jalani.

Ikuti konseling. Usai mengalami pelecehan seksual, Anda disarankan mendapatkan konseling guna menyembuhkan diri dari sisi kejiwaan Anda. Pelecehan seksual merupakan pengalaman yang bisa membuat seseorang mengalami trauma.

Melaporkan kejadian pada pihak berwenang. Mungkin Anda malu atau takut jika ada banyak pihak yang mengetahui kondisi yang Anda alami. Namun, melaporkan kepada penegak hukum sangat disarankan guna memberi pelajaran pada pelaku dan kejadian ini tidak terulang pada orang lain.

Berikut hal yang perlu Anda lakukan ketika ingin melaporkan kejadian pelecahan seksual kepada polisi:

  • Segera lakukan pemeriksaan forensik.
  • Siapkan semua barang bukti, seperti pakaian atau kain sprei. Disarankan untuk tidak mencuci benda tersebut setelah kejadian. Jika Anda menemukan barang-barang milik pelaku yang tertinggal, Anda bisa menyimpannya sebagai barang bukti.
  • Ceritakan segala hal yang terjadi saat pelecehan seksual dilakukan seperti tempat, waktu, ciri-ciri pelaku (atau jika Anda kenal dengan pelakunya, Anda bisa menyebutkan namanya), dan apa saja yang dikatakan oleh pelaku.

Tidak mudah memang melupakan kejadian yang naas ini. Dan merupakan hal wajar jika Anda mengalami depresi berat usai mengalami pelecehan seksual. Tapi Anda tidak bisa terus-menerus hidup dalam kesedihan. Bangkit dan yakinlah tiap peristiwa pasti ada hikmahnya.