Perhatikan Tahap Kehamilan dan Perubahan yang Dilalui Ibu Hamil Berikut Ini

Kehamilan berlangsung sekitar 40 minggu, dihitung dari hari pertama periode normal menstruasi terakhir Anda. Minggu-minggu tersebut dikelompokkan menjadi tiga trimester. Cari tahu apa perubahan yang terjadi dengan tubuh Anda dalam tahap kehamilan tersebut.

Bagi wanita yang memiliki siklus menstruasi teratur setiap bulan, tanda awal kehamilan bisa langsung terlihat dari berhentinya siklus bulanan Anda. Terkadang, wanita hamil juga masih bisa mengalami menstruasi meski jumlah darah yang keluar sangat sedikit.

Kehamilan terbagi menjadi tiga bagian waktu (trimester). Dan tiap trimester berlangsung antara 12 hingga 14 minggu atau sekitar tiga bulan. Setiap trimesternya, terjadi perubahan hormonal dan fisiologis tersendiri yang spesifik. Janin yang tumbuh dan berkembang juga memengaruhi tubuh Anda, dan akan membantu Anda menyiapkan diri untuk perubahan yang terjadi ini

Berikut tiga tahap kehamilan yang perlu Anda ketahui:

Trimester Pertama

Tanggal kehamilan dihitung mulai dari hari pertama siklus menstruasi normal terakhir Anda, dan kehamilan terjadi di minggu kedua setelahnya. Dalam beberapa minggu pertama setelah kehamilan, kadar hormon Anda akan berubah secara signifikan. Rahim mulai mendukung perkembangan plasenta dan janin. Tubuh menambah pasokan  darah untuk membawa oksigen dan nutrisi kepada janin yang sedang berkembang, sebagai akibatnya detak jantung Anda akan meningkat.

 

Perubahan fisik pada trimester pertama yang dialami oleh ibu hamil di antaranya nyeri pada payudara, kelelahan, dan mual di pagi hari (morning sickness). Emosi Anda pun dapat berubah-ubah dari senang menjadi cemas. Selain gejala di atas, Anda juga bisa mengalami sakit kepala, sembelit, berjerawat, sesak napas, mata kering, perubahan libido, dan penurunan emosi.

Waktu yang tepat untuk memulai konsultasi kehamilan adalah 6-8 minggu setelah hari pertama siklus menstruasi sebelumnya.  Dengan berkonsultasi kepada dokter, Anda bisa memastikan kehamilan dan menanyakan apa yang akan terjadi dan yang perlu dilakukan pada trimester pertama ini.

Trimester kedua

Pada trimester kedua (minggu ke-13 hingga ke-27) tahap kehamilan ini, Anda mungkin merasa lebih baik daripada trimester pertama. Anda bisa lebih menikmati masa kehamilan pada tahap ini. Rentang ini adalah masa bulan madu, karena pada trimester kedua ini rasa mual akan mereda, emosi menurun, gairah seksual kembali, dan Anda mulai merasakan gerakan pertama janin. Perubahan lain yang dapat terjadi pada ibu hamil di trimester kedua adalah:

  • Perubahan emosional. Setelah tiga bulan pertama bergelut dengan emosi karena perubahan hormon, pada trimester kedua tahap kehamilan ini Anda sudah bisa mulai menjalani hari dengan lebih mudah. Karena kecemasan melewati trimester pertama sudah berlalu
  • Mimpi buruk. Pada tahap ini, Anda mungkin akan alami mimpi buruk dan terbangun dengan bermandikan keringat dingin.
  • Gairah seks meningkat.  Pada bulan keempat atau kelima Anda merasa lebih bergairah, karena tubuh Anda memproduksi lebih banyak estrogen. Bahkan hormon yang diproduksi dalam satu hari dapat melebihi produksi wanita tidak hamil selama tiga tahun.
  • Melakukan olahraga. Senam kegel, yoga kehamilan, berenang, dan berjalan merupakan berbagai olahraga yang dapat membantu proses persalinan. Tapi waspadai dengan batasan kemampuan yang bisa Anda lakukan dan selalu konsultasikan pada dokter kandungan Anda. Ketahui juga hal penting lain yang perlu Anda lakukan selama trimester kedua.
Trimester ketiga Beberapa bulan terakhir tahap kehamilan Anda bisa lebih menantang secara fisik dan emosional. Tanda-tanda yang terjadi pada trimester ketiga ini adalah sakit punggung, pergelangan kaki membengkak, berat badan bertambah 9-13 kg, dan kecemasan yang memuncak. Anda harus tetap mengunjungi dokter secara teratur untuk memeriksa posisi bayi dan melihat perubahan serviks (leher rahim). Anda juga harus mengetahui perkiraan tanggal kelahiran, serta boleh mengajukan berbagai pertanyaan pada dokter untuk membantu menyiapkan tahap akhir kehamilan ini. Tanda lain yang juga menyertai adalah:
  • Merasa cepat lelah.
  • Sering buang air kecil.
  • Nyeri ulu hati.
  • Bengkak di pergelangan kaki dan varises.
  • Mengalami prakontraksi.
  • Mimpi aneh seperti takut kehilangan bayi, nyeri persalinan, tidak menjadi ibu yang baik.
  • mimpi tersebut membuat perasaan Anda menjadi cemas. Cobalah untuk menghindari stres.
Lewati trimester ketiga ini dengan panduan diary kehamilan trimester ketiga mengenai cara mempersiapkan diri menghadapi persalinan.

Selama tahapan kehamilan bagi ibu hamil di atas, kesehatan bayi dan dir Anda adalah prioritas utama. Karena itu, bila munculnya gangguan kehamilan bisa membuat Anda mengalami kecemasan. Meskipun masalah kehamilan membebani pikiran Anda, tidak ada salahnya selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda.