Perkembangan Janin pada Tiap Trimester Masa Kehamilan

Pada akhir bulan pertama kehamilan, janin yang ada di kandungan Anda berukuran sebutir beras. Perkembangan janin tiap trimester akan berbeda-beda dan semuanya sangat menakjubkan.

Pembuahan biasanya terjadi di salah satu tuba fallopi, yaitu ketika sel sperma bertemu dengan sel telur dan membantu zigot. Zigot inilah yang akan berkembang menjadi janin.

perkembangan janin pada tiap trimester - alodokter

Perkembangan Janin Trimester Pertama

Beginilah keadaan perkembangan janin pada tiga bulan pertama kehamilan:

Bulan pertama

Setelah pembuahan, tahapan awal perkembangan embrio adalah zigot. Zigot akan menuju rahim dan membentuk morula, yaitu kelompok sel-sel yang bentuknya mirip buah rasberi. Selanjutnya morula akan melalui beberapa tahapan perkembangan embrio. Pada bulan pertama, kantong ketuban sudah terbentuk untuk melindungi embrio dengan cara membungkusnya dengan ketat.

Fisik janin mulai terbentuk, yaitu kemunculan lingkaran hitam di wajah yang nantinya berkembang menjadi mata. Selain itu, perkembangan juga meliputi bagian rahang bawah dan mulut. Di bagian dalam, organ yang mulai berkembang adalah tenggorokan.

Embrio mendapatkan nutrisi dari ibu yang ditransfer ke bayi melalui plasenta. Plasenta juga mulai terbentuk dari bulan pertama. Organ yang berbentuk bulat datar ini juga berfungsi mentransfer bahan buangan dari bayi.

Meski embrio baru berukuran 6-7 mm, sirkulasi darah sudah dimulai, ditandai dengan terbentuknya sel darah.

Bulan kedua

Pada saat ini, tulang rawan sudah berganti menjadi tulang. Jaringan sistem saraf pusat sudah terbentuk, yaitu berupa otak, sumsum tulang belakang, dan jaringan saraf lain. Pada minggu kelima, jantung mulai terbentuk, berbarengan dengan sistem peredaran darah.

Di kedua sisi kepala membentuk lipatan kecil sebagai cikal bakal telinga. Bagian wajah pun terus berkembang. Sementara itu pada bagian tubuh yang lain, mulai terlihat pertumbuhan tunas yang kemudian menjadi tangan dan kaki.

Ukuran embrio pada akhir bulan kedua adalah 2,54 cm, berat 9,45 gram, dengan bagian kepala berukuran sepertiga dari ukuran seluruh tubuh.

Bulan ketiga

Di bulan ketiga, organ dalam mulai berkembang. Organ hati mulai memproduksi empedu, sistem urine mulai bekerja, sistem peredaran darah juga mulai beroperasi. Sebenarnya organ reproduksi sudah mulai mengembang, tetapi jenis kelamin belum dapat dipastikan meski diperiksa melalui USG.

Tubuh janin sudah terbentuk lebih lengkap, yaitu sudah memiliki lengan, tangan, kaki, telinga, serta mulai membentuk gigi. Jari-jari tangan dan kukunya juga sudah mulai terbentuk. Bahkan, di ukuran tubuh dengan panjang 7,6-10 cm dan berat 28 g ini,  janin sudah dapat membuka mulut dan mengepalkan tangan.

Perkembangan Janin Trimester Kedua

Memasuki trimester kedua, Anda sudah mulai dapat mendengar detak jantung janin saat pemeriksaan kehamilan. Kelamin janin semakin berkembang dan Anda mulai dapat merasakan gerakannya. Selengkapnya, Anda dapat melihat di bawah ini.

Bulan keempat

Pada masa ini, janin laki-laki sudah memiliki prostat dan janin perempuan sudah mulai menampakkan folikel pada ovariumnya. Tulang janin makin berkembang. Di bagian kepala sudah tampak pola rambut. Sementara itu pada bagian wajah, mata sudah menghadap ke depan dan mulai dapat bergerak. Posisi telinga sudah sesuai tempatnya. Mulut janin pun mulai dapat mengisap. Panjang janin di usia 14 minggu mencapai 85 mm dengan berat kira-kira 40 g.

Bulan kelima

Seluruh kulit janin tertutup lapisan putih sebagai pelindung dari cairan ketuban. Lapisan putih ini akan terlepas dengan sendirinya sesaat ketika janin akan lahir. Otot janin sudah berkembang di bulan kelima. Janin pun mulai bergerak sebagai latihan untuk otot dan pada bagian kepala sudah tumbuh rambut. Bagian-bagian tubuh janin, seperti punggung dan bahu, juga ditumbuhi rambut halus yang akan hilang menjelang minggu kedua setelah bayi lahir. Panjang janin di akhir bulan ini adalah 160 mm.

Bulan keenam

Kelopak mata janin sudah jelas dan mata sudah bisa terbuka. Pembuluh vena tampak melalui kulit janin, sebab kulit sudah muncul dengan tekstur tipis keriput berwarna kemerahan. Denyut nadi janin dapat meningkat, sebagai tanda bahwa janin menanggapi rangsangan, terutama bila mendengar suara dari luar. Jari tangan dan kaki janin pun sudah tampak. Pada bulan ini, panjang janin sekitar 190 mm dengan berat 460 g.

Perkembangan Janin Trimester Ketiga

Saat memasuki kehamilan trimester ketiga, Anda biasanya tidak sabar ingin segera melihat wajah bayi Anda. Inilah perkembangan janin saat memasuki trimester terakhir.

Bulan ketujuh

Janin sudah dapat menanggapi cahaya, merasakan sakit, mendengar suara, dan mengubah posisi tubuh. Pendengarannya mulai berkembang dan tubuhnya mulai menyimpan lemak. Di bulan ketujuh panjang janin mencapai 36 cm dengan berat 900-1.800 g.

Bulan kedelapan

Di bulan kedelapan, bagian dalam janin sudah berkembang lebih baik. Bagian yang sudah terbentuk tetapi belum sempurna, adalah paru-paru. Bagian otak sudah lebih berkembang pesat dibandingkan bulan sebelumnya. Cadangan lemak tubuh pun meningkat seiring dengan makin tuanya usia janin. Bayi bergerak lebih aktif ditandai dengan gerakan menendang yang lebih kencang. Pada saat ini ukuran janin adalah 46 cm, berat 2,27 kg.

Bulan kesembilan

Pada saat ini tubuh janin, baik bagian luar maupun dalamnya, sudah lebih sempurna. Mata dan telinga dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Janin pun lebih peka terhadap rangsangan berupa sentuhan dan cahaya. Bagian paru-paru sudah hampir berkembang dengan sempurna. Panjang janin sudah mencapai 46-51 cm dan berat kira-kira 3,2 kg.

Janin pun bersiap dilahirkan dengan posisi berpindah, yaitu kepala menghadap jalan lahir dan tubuh menempati bagian bawah panggul ibu.

Selama memantau perkembangan janin dari bulan ke bulan, Anda pun harus tetap menjaga kesehatan selama masa kehamilan dan memahami proses persalinan. Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah informasi mengenai perawatan pasca melahirkan, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan gangguan kehamilan.