Pertahankan Rumah Tangga Harmonis Meski Usia Tidak Muda Lagi

Sepanjang perjalanan pernikahan, kendala dan masalah keluarga akan muncul dan menjadi ujian bagi pasangan. Tidak menutup kemungkinan bahwa ujian ini bisa mengurangi kualitas keharmonisan hubungan suami istri. Pasangan yang bertahan, belajar dan mengatasi masalah bersama adalah mereka yang biasanya sukses mempertahankan rumah tangganya.

Walau kehidupan rumah tangga ada pasang surutnya, Anda dan pasangan selalu bisa  mempertahankan hubungan agar tetap hangat. Upayakan untuk selalu mengenali dan mengelola apa pun masalah yang muncul. Selesaikan berdua dengan senantiasa berusaha menemukan solusi yang terbaik.

secrets of happy marriage

Masalah-masalah yang Biasa Terjadi di Dalam Rumah Tangga

Berikut ini beberapa masalah yang kerap ada di dalam rumah tangga, beserta saran mengenai cara menyelesaikannya:

Masalah komunikasi

Di dalam rumah tangga, komunikasi kerap menjadi pemicu kepada masalah yang lebih besar. Para ahli berpendapat bahwa komunikasi yang buruk bisa disebabkan oleh Anda dan pasangan yang terlalu sibuk dengan kegiatan masing-masing, seperti menonton TV atau bermain ponsel sendiri.

Agar urusan komunikasi dengan pasangan menjadi lebih lancar, biasakan untuk meluangkan waktu berdua dan hindari sibuk sendiri menjawab ponsel, termasuk urusan anak-anak, atau TV. Biasakan juga untuk mengomunikasikan semua urusan rumah tangga. Jadilah pendengar yang baik ketika pasangan sedang berbicara.

Menyelesaikan konflik

Biasakan untuk selalu menyelesaikan masalah dengan tuntas. Jika tidak, Anda dan pasangan akan terus menyimpan masalah sendiri-sendiri yang akhirnya justru menjadi seperti bom waktu yang siap meledak kapan saja. Hadapi konflik yang terjadi dengan tenang dan bersabar. Anda dan pasangan dapat berdebat ketika menyelesaikan konflik, tetapi jangan memberikan pendapat atau komentar yang menyakitkan atau terlalu menyalahkan pasangan. Bersikaplah jujur dan minta maaflah bila memang Anda yang salah.

Pentingnya sikap saling percaya

Sikap saling percaya adalah bagian terpenting dari hubungan suami istri. Pada dasarnya, membangun kepercayaan tidak sesulit yang Anda duga, namun dibutuhkan komitmen. Agar rasa saling percaya tetap terpelihara, Anda dapat melakukan beberapa hal terkait. Misalnya memberitahu pasangan ketika Anda akan pulang terlambat, tepat waktu, konsisten, menghormati batas-batas pasangan, tidak berbohong, menjadi pendengar yang baik, dan tidak terlalu pencemburu.

Masalah keuangan

Meskipun pada masa pacaran Anda dan pasangan sudah belajar mengelola keuangan, ketika berumah tangga, masalah keuangan tetap bisa memicu retaknya hubungan. Tidak menyembunyikan penghasilan dan utang dari pasangan adalah salah satu hal penting dalam mengelola keuangan rumah tangga. Anda juga disarankan untuk mendiskusikan dengan hati-hati kepada pasangan jika ada hal yang kurang berkenan seputar keuangan. Kendalikan diri sendiri, misalnya jangan terlalu boros. Tentukan siapa yang harus bertanggung jawab membayar tagihan listrik, cicilan rumah, dan menyimpan tabungan. Susunlah anggaran bersama-sama, baik untuk jangka pendek, menengah, dan panjang, lalu sepakati juga bersama-sama.

Masalah seks

Menurut para ahli, berhubungan seks akan meningkatkan kualitas hubungan suami istri dan membantu fisik serta mental menjadi lebih nyaman. Namun, pasangan suami istri bisa saja tidak mendapatkan titik temu dalam hal waktu bercinta. Ketika Anda menginginkan berhubungan seks, belum tentu pasangan juga menginginkannya, dan begitu pun sebaliknya. Jika hal ini terjadi, mungkin Anda bisa berkompromi dengan membuat jadwal untuk bercinta dan menepatinya.

Untuk menghindari kebosanan, di lain waktu Anda bisa juga bercinta secara spontan. Anda dapat menjelajah di seluruh ruangan di rumah dan memilih tempat-tempat yang tidak biasa, seperti dapur atau ruangan lain untuk mendapatkan sensasi yang berbeda saat bercinta.

Menjaga Hubungan Seksual di Dalam Rumah Tangga Harmonis

Tidak bisa dimungkiri, rasa bosan bisa melanda hubungan Anda dan pasangan. Romantisme yang ada pada awal pernikahan seakan-akan telah memudar. Untuk membuat Anda dan pasangan kembali bergairah, cobalah lakukan hal-hal di bawah ini:

Mencoba hal baru

Berdasarkan penelitian, makin tua usia pernikahan, maka pasangan suami istri cenderung melakukan hubungan seks yang standar. Anda dapat mencoba hal baru dalam berhubungan seks dengan niat untuk mengubah rutinitas. Menurut para ahli, perubahan kecil yang dilakukan akan memberikan dampak besar bagi hubungan Anda.

Berkencan

Buatlah semacam janji berdua untuk berkencan atau melakukan hubungan seks. Sisihkan waktu pribadi hanya bersama pasangan. Tidak perlu selalu lakukan di rumah, tapi bisa juga dilakukan di hotel atau rumah penginapan dan  semacamnya.

Menghabiskan malam di luar rumah

Sesekali makan malam berdua dengan ditemani cahaya lilin yang romantis dapat menjadi pilihan dalam mengembalikan suasana rumah tangga harmonis. Pilihlah restoran yang nyaman dan santai.

Menata ulang kamar tidur

Ubah dekorasi kamar Anda untuk mendapatkan suasana dan semangat bercinta yang baru. Tidak perlu dengan biaya mahal. Menata ulang kamar sudah cukup menyenangkan untuk dilakukan bersama. Anda bisa mengganti seprai dengan motif yang berbeda dan menyalakan lilin aromaterapi. Bereskan barang-barang yang membuat kamar terlihat berantakan, seperti mainan anak atau baju kotor.

Sampaikan keinginan Anda dan tanyakan keinginan pasangan

Tiap orang memiliki keinginan dan fantasi yang berbeda-beda dalam hal seks. Para ahli menganjurkan agar Anda menyampaikan keinginan itu kepada pasangan untuk mendapatkan kehidupan percintaan yang lebih segar.

Sebaliknya, tanyakan juga keinginan pasangan. Sama seperti Anda, mungkin dia memiliki fantasi yang ingin dilakukan, tetapi belum mampu menyampaikan atau menanyakannya.

Saling pengertian

Pasangan suami istri harus saling pengertian terhadap kondisi seks pasangannya, terutama ketika usia pernikahan sudah lama. Akan ada banyak hal yang berbeda dibandingkan saat usia awal pernikahan.

Sebagai contoh, kadar testosteron pada pria berusia 30-an akan terus menurun sebanyak 1 persen tiap tahun. Makin tua usianya, maka pria akan makin membutuhkan waktu lebih lama untuk ereksi secara penuh.

Pada wanita, makin mendekati menopause, kadar estrogen kian menurun sehingga gairah seksual pun menurun dan vagina mungkin menjadi lebih kering.

 

Banyak cara agar rumah tangga bisa tetap berjalan dengan harmonis di usia matang. Pada intinya, Anda dan pasangan harus saling pengertian dan tetap lancar dalam berkomunikasi.