Pilihan Obat Dermatitis sesuai Kondisi Kulit

Obat dermatitis sebenarnya belum ditemukan. Namun, meski tidak bersifat menyembuhkan, ada beberapa pengobatan dan perawatan yang dapat dilakukan untuk meredakan gejala dermatitis.

Dermatitis atopik atau eksim adalah kondisi yang dapat menyebabkan kulit terasa gatal dan kemerahan. Situasi ini bersifat kronis atau dapat berulang. Meski dapat terjadi pada segala usia, dermatitis atopik sering terjadi pada anak, dan dapat disertai dengan asma maupun gejala rinitis alergi seperti bersin-bersin dan mata berair. Mengidentifikasi jenis dermatitis yang sedang dialami adalah langkah pertama untuk menanganinya.

pilihan obat dermatitis-alodokter

Dermatitis kontak yang disebabkan bahan kimia dapat ditangani dengan menghindari pajanan terhadap bahan kimia tersebut. Dermatitis numularis dapat diredakan dengan losion pelembap dan krim kortikosteroid kuat yang diresepkan dokter. Sedangkan dermatitis stasis dapat ditangani dengan menaikkan kaki untuk mengurangi pembengkakan, mengenakan stocking, serta mengontrol penyebab bengkak.

Obat Dermatitis serta Perawatannya

Identifikasi jenis dan faktor penyebab perlu dilakukan sedini mungkin untuk mencegah perburukan dan kekambuhan. Di bawah ini adalah daftar obat dermatitis yang umumnya digunakan dalam menangani kondisi yang mendasarinya.

  • Krim hidrokortison, untuk menangani peradangan ringan pada kulit dan meredakan iritasi pada sebagian besar jenis dermatitis. Krim ini bisa bebas didapatkan di apotek. Namun, obat ini perlu digunakan sesuai petunjuk karena jika berlebihan akan mengakibatkan penipisan kulit, infeksi, iritasi, stretch marks, hingga perubahan warna kulit.
  • Antihistamin oral biasanya diresepkan sebagai obat minum untuk meredakan gatal-gatal parah.
  • Tablet ataupun suntikan kortikosteroid bisa jadi diperlukan untuk menangani kondisi dermatitis yang berat. Tetapi obat-obatan ini tidak dapat digunakan dalam jangka panjang karena berpotensi menyebabkan efek samping serius, seperti hipertensi, osteoporosis, diabetes, serta berkurangnya tingkat pertumbuhan pada anak.
  • Antibiotik mungkin diperlukan sebagai penanganan jika ada infeksi sekunder yang menyertai.
  • Sampo antiketombe dapat digunakan untuk menangani dermatitis seboroik. Produk ini mengandung asam salisilat, tar, seng pirition, sulfat, ketokonazol, dan selenium.
  • Gejala dermatitis dapat dihindari dengan menghindari pemicu alergi atau iritasi. Jika penyebab alergi ini menjadi bagian dari pekerjaan atau keseharian, kenakan pakaian yang dapat melindungi dari paparan atau alat pelindung diri (APD) sesuai standar keamanan dan kesehatan kerja.
  • Pelembap dapat meredakan gejala dermatitis dengan dioleskan langsung pada permukaan kulit untuk menjaga kelembapan kulit. Biasanya digunakan pada kulit kering.
  • Calcineurin inhibitors adalah krim yang membantu memperbaiki kulit serta mengurangi gatal, seperti tacrolimus dan pimecrolimus. Namun obat ini hanya akan digunakan jika pengobatan lain telah gagal karena efek samping yang mungkin timbul.

Pengobatan bisa jadi perlu dijalani hingga bertahun-tahun dan gejalanya dapat timbul berulang. Di samping obat dermatitis di atas, mengendalikan stres dan relaksasi dapat diterapkan untuk membantu meredakan rasa frustrasi dan malu akibat dermatitis. Selain itu, ada beberapa cara juga yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala.

  • Hindari sabun dengan kandungan keras yang dapat menyebabkan iritasi.
  • Oleskan salep atau krim untuk melembapkan kulit.
  • Membungkus area yang terkena dermatitis cukup parah dengan perban basah dan kortikosteroid oles, untuk membantu meredakan gejala selama beberapa jam hingga hari.

Namun, jika perawatan dan obat dermatitis di atas tidak berhasil, maka Anda memerlukan perawatan khusus oleh dokter ahli kulit, salah satunya dengan terapi sinar. Terapi ini dilakukan dengan membiarkan kulit terkena sinar matahari atau sinar ultraviolet A atau B buatan. Namun terapi ini tidak dapat diterapkan jangka panjang, karena berisiko meningkatkan risiko kanker kulit. Selain terapi sinar, dapat juga dilakukan terapi imunosupresan untuk meredakan peradangan dengan menekan sistem imun, atau kapsul alitretinoin merupakan produk turunan vitamin A untuk meredakan eksim parah yang tidak tertangani dengan kortikosteroid.

Suplemen makanan dan pengobatan herbal seringkali menjadi pilihan meski kurang efektif dan belum memiliki bukti yang cukup dibanding obat dermatitis di atas dalam menangani kondisi ini, sehingga Anda tetap perlu mengonsultasikannya dengan dokter, sehingga Anda pun dapat menjalani pengobatan yang sesuai. Mengenali penyebab timbulnya dermatitis, akan sangat membantu Anda untuk bersikap lebih waspada dalam mencegah kekambuhan dan meredakan keluhan yang timbul akibat dermatitis.