Pilihan Terapi Untuk Penderita Kanker Serviks Stadium 4

Kanker serviks adalah kanker yang menyerang leher rahim. Penyakit ini berisiko tinggi merenggut nyawa penderita jika tidak segera ditangani. Risiko kematian lebih besar terjadi pada pasien yang menderita kanker serviks stadium 4.

Kanker serviks dapat diakibatkan oleh beberapa faktor, hanya saja, penelitian menyebutkan bahwa 99,7 persen kanker serviks terjadi karena virus HPV. Gejala yang menjadi pertanda wanita menderita kanker serviks memang sayangnya kurang bisa terdeteksi, terutama pada stadium awal.

Pilihan terapi untuk penderita kanker serviks stadium 4 - alodokter

Namun, waspadai jika mengalami pendarahan abnormal di antara periode menstruasi, pendarahan setelah berhubungan seks, atau pendarahan setelah menopause. Ketiga kondisi ini adalah sesuatu yang Anda patut curigai sebagai gejala-gejala kanker serviks. Apalagi, jika kondisi tersebut disertai dengan gejala lainnya, seperti sering buang air kecil, nyeri saat buang air kecil, dan/atau nyeri pinggul.

Apa Saja Metode untuk Mengobati Kanker Serviks?

Penanganan kanker serviks antara seorang pasien dengan pasien lainnya akan berbeda. Seberapa jauh kanker menyebar atau sampai stadium berapa kanker serviks yang diderita juga akan memengaruhi metode pengobatan yang dijalani. Di bwah ini merupakan pilihan terapi yang mungkin akan disarankan oleh dokter bagi penderita kanker serviks stadium 4:

  • Operasi

Beberapa wanita mungkin harus menjalani operasi untuk mengecek kelenjar getah bening di bagian belakang perut yang disebut kelenjar limfa pada aorta. Operasi ini dapat dilakukan sebelum kemoradiasi atau terapi radiasi dengan tujuan membantu dokter merencanakan bagian tubuh mana yang akan mendapatkan terapi radiasi.

  • Radiasi

Terapi radiasi menggunakan sinar X-Ray atau jenis sinar lainnya untuk mengecilkan sel kanker ataupun membunuhnya. Terapi radiasi pun terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Terapi radiasi eksternal

Terapi ini menggunakan mesin yang mentransfer gelombang sinar energi pada daerah yang terkena kanker. Salah satu radiasi eksternal adalah IMRT (Intensity Modulated Radiation Therapy). Kelebihan terapi ini adalah kemampuan mengurangi risiko kerusakan jaringan sehat di sekitar sel-sel kanker.

  • Terapi radiasi internal

Terapi ini menggunakan implan radioaktif yang dimasukkan ke jarum, kabel, atau kateter yang ditempatkan secara langsung ke dalam atau di dekat bagian yang terkena kanker.

  • Kemoterapi

Kemoterapi merupakan penanganan kanker melalui obat-obatan. Untuk kanker serviks stadium 4, obat-obatan yang diberikan bertujuan meredakan rasa sakit atau mengontrol gejala kanker serviks stadium lanjut. Tidak jarang dokter akan mengombinasikan beberapa obat anti kanker ketika memberikan terapi.

  • Kemoradiasi

Bagi Anda yang menderita kanker serviks stadium 4 mungkin akan direkomendasikan menjalani terapi kemoradisasi. Perpaduan kemoterapi dan terapi radiasi ini biasanya menggunakan obat kemo yang dokombinasikan dengan terapi radiasi eksternal, brakiterapi, ataupun keduanya. Adapun obat-obatan yang digunakan pada kemoterapi dapat digunakan selama menjalani kemoradiasi.

  • Terapi target

Terapi target mungkin akan dianjurkan jika kanker serviks Anda sudah memasuki stadium IV B. Adapun terapi target dilakukan dengan memberikan obat atau zat lain yang mampu menghalangi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker tanpa membahayakan sel-sel yang sehat.

Memeriksakan Diri untuk Mengantisipasi Kanker

Mendeteksi kanker serviks sedini mungkin adalah hal yang wajib dilakukan, apalagi jika mengingat bahwa kanker yang menyerang organ reproduksi wanita ini dapat membahayakan nyawa seiring perkembangan sel kanker tersebut. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pada stadium 0, kemungkinan pasien untuk hidup adalah sekitar 93 persen dalam kurun waktu lima tahun selanjutnya. Sedangkan pada kanker serviks stadium 4, kemungkinan pasien untuk bertahan hidup diperkirakan mencapai 15-16 persen saja dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Akan tetapi, perlu diingat bahwa angka-angka tersebut hanya perkiraan.

Untuk menghindari penyakit kanker serviks, dianjurkan untuk senantiasa melakukan tindakan pencegahan dengan menerapkan pola hidup yang sehat, seperti berhenti merokok, berhubungan seksual secara aman, menerima vaksinasi kanker serviks, dan skrining serviks secara teratur.

Apabila Anda menemukan gejala-gejala kanker serviks, segera periksakan kepada dokter untuk mendapatkan kejelasan dan penanganan lebih lanjut.