Potensi Keladi Tikus dalam Pengobatan Kanker

Keladi tikus merupakan salah satu jenis tumbuhan semak yang biasa ditemukan di Indonesia. Tumbuhan ini dipercaya bisa membantu mengobati penyakit kanker. Namun perlu dicatat bahwa keladi tikus tidak bisa menggantikan pengobatan medis yang dilakukan oleh dokter.

Tanaman sejenis talas dengan nama latin Typhonium flagelliforme ini dipercaya bisa mengobati berbagi penyakit, mulai dari sakit kulit, ambeien, menetralisir racun narkoba, hingga penyakit kanker. Selain itu, keladi tikus juga dipercaya mampu meredakan efek samping kemoterapi dalam pengobatan kanker.

Potensi Keladi Tikus dalam Pengobatan Kanker - alodokter

Namun, benarkah jika keladi tikus bisa mengobati panyakit kanker? Berdasarkan penelitian laboratorium, ekstrak etanol 50% dari umbi keladi tikus diduga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. Ekstrak etanol umbi keladi diketahui mengandung senyawa flavonoid, terpenoid, tanin, dan sterol yang bersifat antikanker.

Selain itu, ada lagi satu penelitian laboratium yang menyebutkan jika keladi tikus diduga dapat menghambat pertumbuhan, pertambahan, atau penyebarluasan sel leukemia. Yang nantinya, hal tersebut akan menyebabkan sel kanker menjadi mati. Namun perlu diingat, jika kedua hasil penelitian di atas masih membutuhkan studi pada manusia dan bukti lebih lanjut guna mendukung efek keladi tikus pada pengobatan penyakit kanker.

Sambil menunggu kepastian pengaruh keladi tikus dalam membasmi kanker, jangan sekali-kali memalingkan diri dari pengobatan medis biasa yang sudah terbukti. Karena, meski teknologi kedokteran sudah semakin canggih, menangani kanker tidak boleh asal. Penanganan kanker harus disesuaikan dengan jenis, stadium (tingkat keparahan) kanker, dan tujuan pengobatannya (apakah untuk menghilangkan tumor atau memperlambat pertumbuhannya.

Operasi

Operasi merupakan langkah pertama yang dilakukan bagi kebanyakan jenis kanker yang padat dan hanya menjangkit satu daerah tubuh. Operasi dapat dilakukan untuk mengangkat tumor pada satu area, meringankan gejala kanker, prosedur ini dilakukan tergantung pada jenis kanker dan tingkat keparahan.

Kemoterapi

Kemoterapi menggunakan obat untuk membunuh sel-sel kanker. Metode pengobatan kanker yang satu ini bekerja dengan menghentikan atau memperlambat pertumbuhan sel kanker yang tumbuh dan menyebar dengan cepat. Kemoterapi bisa digunakan untuk menghilangkan kanker, menghentikan atau memperlambat pertumbuhan kanker, mengurangi kemungkinan kanker kambuh, dan mengecilkan tumor untuk meringankan gejala.

Radiasi

Terapi radiasi atau radioterapi merupakan salah satu metode penanganan kanker. Jika menggunakan terapi radiasi, sel-sel kanker tidak mati dengan segera. Dibutuhkan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu setelah pengobatan sebelum sel-sel kanker mulai mati. Terapi yang menggunakan radiasi dosis tinggi dilakukan untuk mengecilkan tumor, membunuh sel-sel kanker, memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker, mencegah kanker kambuh, dan mengobati rasa sakit dan masalah lain yang disebabkan oleh tumor.

Terapi hormon

Terapi hormon menggunakan hormon tubuh untuk memperlambat atau menghentikan pertumbuhan kanker. Terapi ini bisa digunakan sendiri atau bersamaan dengan metode pengobatan lainnya. Jika digunakan sendirian, terapi hormon dimaksudkan untuk mengurangi kemungkinan kanker kembali, menghentikan atau memperlambat pertumbuhan kanker, dan mengurangi atau mencegah gejala kanker. Sedangkan jika digunakan dengan perawatan lainnya, terapi hormon dapat membuat ukuran tumor menjadi lebih kecil, terutama sebelum dilakukan prosedur operasi atau terapi radiasi. Penggabungan dengan prosedur lain juga menurunkan risiko kanker kembali dan menghancurkan sel-sel kanker yang kambuh atau menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Nah, perlu diingat jika pengobatan keladi tikus tidak bisa menggantikan pengobatan medis yang sudah terbukti selama bertahun-tahun. Namun, jika Anda ingin melengkapi pengobatan medis dengan pengobatan tradisional lainnya, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.