Rahasia Meraih Panjang Umur Ini Sungguh Mengejutkan

Tidak ada manusia yang hidup abadi di dunia ini. Tiap manusia pada akhirnya akan tutup usia. Namun, jangan menyerah untuk menggapai hidup panjang umur. Mulai terapkan pola hidup sehat dari sekarang dan jangan pernah menyentuh rokok!

Siapa yang tidak ingin hidupnya bahagia, sehat, dan panjang umur? Berapa pun usia Anda saat ini, segala usaha yang Anda lakukan tentu bertujuan untuk ketiga hal tersebut. Beruntung jika Anda termasuk orang yang mensyukuri nikmat hidup saat ini karena rasa bersyukur mampu memotivasi diri agar tidak mudah menyerah dalam hidup, sekaligus sebagai kunci dalam menggapai hidup panjang umur yang sejahtera.

secrets to live longer_compress

Merokok adalah Musuh Utama Panjang Umur

Salah satu kunci panjang umur adalah tidak merokok karena kebiasaan merokok dapat membahayakan kesehatan dalam 1001 cara. Bahaya rokok sudah jelas tercantum pada tiap kemasan rokok, di antaranya mengakibatkan stroke, penyakit jantung, penyakit paru-paru (emfisema), dan penyakit-penyakit kronis lainnya.

Dari sisi seseorang perokok aktif, sebagai permulaan, keputusan untuk berhenti merokok dalam beberapa bulan pertama dapat mulai menurunkan risiko penyakit jantung. Selanjutnya dalam waktu lima tahun ke depan, kondisinya akan kembali menyamai orang-orang yang tidak merokok. Selain dari itu terkait dengan risiko-risiko penyakit lain, seperti stroke, kanker usus besar, dan kanker lainnya, dapat terhindari berkat berhenti merokok.

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Panjang Umur

Penelitian mengenai harapan hidup seseorang menyimpulkan mengenai faktor-faktor yang dapat meningkatkan usia hidup dengan sejumlah perilaku berikut ini.

  • Mengonsumsi jenis-jenis makanan sehat dan bergizi.
  • Rutin berolah raga, walau hanya sebentar.
  • Istirahat tidur malam selama 7-8 jam.
  • Mengurangi stres, misalnya membuat perencanaan matang dalam menghadapi tantangan di masa mendatang agar tidak terbebani. Termasuk mengatur keuangan dengan bijak supaya terhindar dari utang yang dapat memicu depresi.
  • Meningkatkan jalinan hubungan dengan orang-orang terdekat dan upayakan dirimu dikelilingi orang baik.
  • Melibatkan diri di dalam berbagai aktivitas yang bermakna, seperti menjadi panitia kegiatan amal atau panitia acara hari raya keagamaan.

Terlepas dari itu, faktor terpenting dalam meraih umur panjang turut dipengaruhi oleh perilaku-perilaku yang kita terapkan. Sikap ini dikaitkan tentang bagaimana seseorang peduli terhadap kondisi kesehatan, merencanakan program kesehatan, dan mempraktikkan pola hidup sehat.

Sebuah penelitian baru-baru ini melansir tiga rahasia yang dapat meningkatkan usia manusia.

Menjalin koneksi lama dan baru melalui media sosial

Menjalin koneksi dari jaringan sosial dengan teman, keluarga, atau orang-orang terdekat sangat efektif dalam menangkal stres. Apalagi, upaya ini kian dipermudah berkat perkembangan teknologi yang memungkinkan kita untuk berkomunikasi lebih mudah melalui media sosial daring, semacam facebook. Tidak menutup kemungkinan bahwa berkat interaksi ini, orang-orang menjadi tertarik untuk bertatap muka, misalnya, bertemu di kafe. Penelitian terkait hal ini turut menguatkan penilaian terhadap seseorang yang menerima banyak hubungan dengan orang lain akhirnya dapat hidup panjang umur.

Menggiatkan hobi membaca buku

Penelitian menemukan bahwa membaca buku selama 30 menit sehari mampu menambah usia hingga dua tahun bagi lansia yang berusia 50 tahun ke atas. Aktivitas ini mampu mengasah kemampuan kinerja otak kita. Meski begitu, alasan di balik membaca buku bisa membuat umur lebih panjang masih belum jelas. Namun yang pasti adalah hindari membaca buku dengan sikap kurang sehat, seperti terlalu lama duduk, membaca di ruang gelap, atau sambil mengonsumsi camilan. Hal ini akan meningkatkan risiko diabetes, mengurangi mood, dan memicu obesitas.

Memberi dukungan pada sesama sesuai batas kemampuan

Percaya atau tidak, memberi dukungan emosional kepada orang lain dapat menambah usia hidup. Dalam penelitian yang melibatkan sebanyak 500 lansia berusia di atas 70 tahun telah mengungkap hal ini. Kakek dan nenek yang memberikan perhatian dan dukungannya kepada anak kandungnya, cucu, atau anak-anak lain memiliki peluang hidup panjang umur. Misalnya, kakek dan nenek yang sangat gembira untuk mengajak cucu-cucunya bermain dan bercerita ketika acara arisan atau pertemuan keluarga.

Namun, kegiatan ini bisa memunculkan stres jika beban mengurus anak atau cucu diberikan seluruhnya ke orang tua sehingga akan mengganggu kesehatan fisiknya dan bisa menyebabkan depresi. Oleh karena itu lakukan tanpa berlebihan atau terlalu sedikit. Terlalu peduli bisa membuat stres, sedangkan peduli terlalu sedikit akan mengarahkan seseorang menjadi menarik diri dan terisolasi.

Tips Sederhana dalam Menunjang Kesehatan dan Panjang Umur

Masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan harapan dan makna hidup. Pada dasarnya, sejumlah cara ini bisa diperoleh dengan menerapkan langkah-langkah menuju pola hidup sehat. Berikut ini tips yang bisa dilakukan agar dapat panjang umur yang sehat.

  • Jangan mengonsumsi makanan dan minuman secara berlebihan. ¬†Makan dengan porsi sedikit bisa memperlambat penuaan karena asupan kalori bisa terkendali.
  • Rutin melakukan olahraga setiap hari merupakan salah satu faktor rahasia hidup lama. Begitu pula dengan melakukan aktivitas seksual dengan pasangan secara rutin yang akan menurunkan tekanan darah, meningkatkan sistem imun (kekebalan), dan mempertahankan jantung sehat.

Tidak lupa, imbangi pola hidup sehat Anda dengan memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Jadi, sudahkah Anda melakukan hal-hal di atas demi meraih hidup panjang umur, sehat, dan bahagia? Jika belum, maka mulailah lakukan dari sekarang.