Rutin Melakukan Senam Otak Risiko Pikun Berkurang

Seiring pertambahan usia, kinerja otak dapat mengalami penurunan. Hal ini bisa membuat daya ingat Anda menurun, pikun, serta masalah kognitif lainnya. Namun, hal tersebut mungkin bisa diperlambat dengan melakukan senam otak secara rutin.

Menurut penelitian, Anda lebih mungkin mengalami penurunan kinerja otak di masa tua jika menjalani hidup monoton dan tidak pernah melibatkan otak untuk berpikir. Dengan melakukan senam otak, Anda akan terus mengajak otak untuk berpikir. Hal ini mungkin bisa membawa dampak baik bagi kemampuan kognitif Anda di masa tua. Salah satu contohnya adalah memiliki ingatan yang kuat walau sudah lanjut usia.

rutin melakukan senam otak risiko pikun berkurang - alodokter

Agar fungsi otak berjalan dengan baik, otak tidak boleh pasif. Kepasifan cenderung membuat kinerja otak menurun. Kunci dari senam otak adalah mengajak otak untuk mempelajari hal-hal yang baru dan melakukan sesuatu yang membuat otak berpikir.

Berikut ini beberapa jenis senam otak yang bisa Anda lakukan:

  • Anda bisa mengawali hari dengan membaca koran. Dari membaca koran, otak dapat dijejali oleh beragam informasi baru. Selain itu, Anda juga bisa mengasah kemampuan otak dengan mengisi permainan teka-teki silang atau sudoku pada koran.
  • Mempelajari bahasa baru bisa Anda jadikan pilihan. Menurut penelitian, memperkenalkan kosakata baru ke otak dapat menurunkan risiko Anda mengalami penurunan fungsi kognitif.
  • Belajar bermain alat musik bisa membuat otak berpikir, apalagi jika ini adalah kegiatan baru bagi Anda. Otak yang dilatih pada hal-hal baru dan kompleks seperti membaca not balok atau tangga nada secara rutin dan dalam jangka waktu tertentu, akan berguna dalam mencegah penuaan fungsi otak.
  • Melewati jalan pulang yang berbeda dari biasanya dan cobalah bayangkan peta perjalanan baru Anda di otak.
  • Mencoba memasak hidangan baru dapat melibatkan beberapa bagian otak, karena Anda diharuskan untuk memakai berbagai indera seperti perasa, penglihatan, sentuhan dan penciuman.
  • Bermain game seperti permainan memori, puzzle, atau kartu juga bisa untuk mengasah otak Anda.
  • Coba mengerjakan soal hitung-hitungan tanpa bantuan alat tulis atau alat bantu hitung. Kerjakan dengan hanya membayangkannya di otak.
  • Tes ingatan bisa Anda lakukan seperti mencatat daftar belanjaan bulanan yang ingin dibeli, kemudian rekam di otak. Setelah beberapa jam, coba ingat barang apa saja yang ada dalam daftar tersebut.
  • Jangan putus bersosialisasi. Berhubungan dengan orang banyak bisa berdampak baik bagi otak Anda. Selain itu, dengan bersosialisasi Anda bisa mendapat berbagai informasi baru dari orang-orang yang berbeda.
Sebenarnya, para ahli masih ingin mengkaji lebih dalam lagi mengenai kaitan senam otak dan kinerja otak. Namun, mengingat sudah ada beberapa penelitian yang mendapati hasil positif pada kasus ini, tidak ada salahnya untuk mencoba melakukan senam otak.

Selain melakukan senam otak, Anda juga bisa menjaga kesehatan organ vital ini dengan rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan yang baik untuk otak seperti hidangan yang mengandung antioksidan, asam omega-3, asam folat, B6 dan B12, serta rendah lemak dan kolesterol.