Sebelum Terlambat, Ayo Berikan Pendidikan Seks kepada Anak

Banyak orang tua mungkin merasa canggung untuk membicarakan masalah seks dengan anak-anak mereka. Padahal, pendidikan seks sangat penting diberitahukan kepada anak Anda, khususnya jika mereka sudah mengenal cinta.

Remaja atau anak masa pubertas yang tidak dibekali oleh pendidikan seks, mungkin akan melakukan apa saja dengan pasangannya ketika sedang dimabuk asmara. Contohnya, terjerumus pada hubungan seksual yang mungkin bisa menyebabkan hamil di luar nikah atau terjangkit penyakit menular seksual.

sebelum terlambat ayo berikan pendidikan seks kepada anak - alodokter

Berhubungan seksual di luar pernikahan merupakan sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai moral  dan hukum yang berlaku di Indonesia. Oleh karena itu, sebagai orang tua Anda disarankan untuk memberi pengarahan kepada anak agar bisa menghindari perilaku tersebut.

Lantas, bagaimana cara membicarakan seputar seks dengan anak? Berikut tipsnya:

  • Membicarakan tentang seks dengan anak harus dilakukan secara halus. Jangan memakai nada yang menggurui sehingga anak malas mendengarkannya.
  • Ketika membicarakan hal ini, disarankan untuk memosisikan diri Anda sebagai teman bukan orang tua. Hal ini dimaksudkan agar obrolan terasa lebih rileks dan anak pun mau terbuka dengan Anda.
  • Suasana yang mendukung sangat penting untuk memulai pembicaraan ini. Sebagai contoh, ketika ada berita tentang pergaulan bebas di media massa, Anda bisa memanfaatkan situasi ini untuk menyelipkan topik seks ke dalam obrolan Anda.
  • Jadikan obrolan ini dua arah. Biarkan anak untuk mengemukakan pendapatnya mengenai seks. Jika opininya kontra pada free sex, Anda bisa berlega hati karena ternyata dia mengerti mana hal yang baik dan buruk untuk dilakukan. Jika dia pro, jangan memarahinya. Coba dengarkan pendapatnya mengenai free sex. Jadikan kesempatan ini untuk  memberikan pendidikan seks kepadanya.
  • Katakan padanya, Anda siap dijadikan teman bicara mengenai hal apa pun termasuk urusan seks.

Apa Saja Topik Seks yang Bisa Dibicarakan?

Tidak perlu malu membicarakan seks, termasuk aktivitas-aktivitas di dalamnya karena anak Anda harus diberi informasi sejelas-jelasnya mengenai hal ini. Berikut beberapa topik yang bisa Anda bicarakan:

  • Tata cara berhubungan seksual. Anda bisa menjelaskan hubungan intim dapat terjadi ketika penis dimasukkan ke vagina.
  • Kehamilan mungkin dapat terjadi ketika wanita yang telah menstruasi melakukan hubungan seksual tanpa pengaman.
  • Risiko terkena penyakit menular seksual seperti klamidia, sifilis, gonore, herpes genital, kutil kelamin, atau HIV/AIDS, jika melakukan hubungan seksual tanpa pengaman.
  • Hubungan seksual yang dilakukan oleh remaja mungkin dilakukan secara tidak aman karena mungkin mereka malu untuk membeli kondom.
  • Jelaskan mengenai oral seks. Aktivitas seks ini tidak membuat pelakunya terbebas dari penyakit menular seksual.
  • Jika kehamilan terjadi, jelaskan apa saja yang akan mereka alami, Misalnya memiliki anak di usia sekolah atau harus menikah terburu-buru.

Sebagai orang tua, Anda tidak tahu apa saja yang dilakukan anak di luar rumah. Tapi, dengan memberikan pendidikan seks kepada anak, setidaknya Anda sudah memberi bekal mengenai hal yang baik dan buruk untuk dilakukan. Jangan mencoba untuk melarangnya atau memakai unsur kekerasan, karena semakin dilarang anak bisa jadi tergoda untuk melakukannya. Cukup tanamkan padanya bahwa hubungan seks dapat dilakukan oleh mereka yang sudah menikah.