Sehat Keuangan, Sehat Pula Keluargamu

Uang memang bukan segala-galanya. Namun tidak bisa dipungkiri, ekonomi menjadi salah satu faktor penentu kesehatan dalam keluarga. Makin baik kondisi keuangan di sebuah keluarga, makin baik pula tingkat kesehatan mereka. Tidak hanya kesehatan, ekonomi yang baik juga dapat berdampak baik pada kualitas hidup keluarga secara menyeluruh.

Setiap keluarga ingin agar terus hidup sehat, bahagia dan sejahtera. Menjaga perekonomian keluarga dapat membantu untuk merealisasikan hal tersebut. Sebagai pencari nafkah, orang tua disarankan untuk bisa menjaga kondisi keuangan agar tetap stabil. Salah satu caranya adalah dengan menyisihkan pendapatan untuk simpanan masa depan atau menanamkan sedikit pendapatan Anda pada sesuatu yang positif.

Monex - Sehat Keuangan, Sehat Pula Keluargamu

Berikut ini adalah beberapa penjelasan yang menyatakan bahwa memiliki keuangan yang sehat dapat berimbas baik pula pada kesehatan dan kualitas hidup secara menyeluruh:

  • Kesehatan lebih baik. Ketika sebuah keluarga memiliki kondisi keuangan yang baik, kemungkinan anggota keluarganya mengalami stres atau frustasi lebih kecil. Dalam dunia medis, stres merupakan pemicu dari berbagai jenis penyakit seperti gangguan tidur, diabetes, hipertensi atau, serangan jantung.
  • Keluarga harmonis. Banyak hutang atau kondisi keuangan yang buruk bisa memicu pertengkaran dengan pasanganmu. Hal ini bisa berefek buruk bagi anak-anak yang mendengar pertengkaran tersebut. Jadi, jika kondisi keuangan keluargamu sehat, atmosfir di rumahmu bisa terasa lebih harmonis.
  • Pendidikan anak terjamin. Anak yang mengantongi pendidikan yang tinggi kerap dikaitkan dengan kesehatan yang baik, rasa kepercayaan diri yang bagus, serta penurunan tingkat stres dalam menjalani hidupnya.
  • Bisa menghidupi anak di lingkungan yang kondusif. Punya uang yang cukup memungkinkan kamu untuk memiliki rumah dengan lingkungan yang layak untuk ditinggali bersama keluarga. Kondisi lingkungan rumah seperti ini dapat berdampak baik dengan kesehatan keluargamu.
Oleh karena itu, yuk, biasakan diri tidak menghambur-hamburkan uang untuk hal yang tidak terlalu penting dan tidak dibutuhkan keluargamu. Lebih baik alokasikan sebagian pendapatan untuk ditabung, dijadikan investasi yang positif, serta menjalani hidup sederhana dan efisien.

Oia, pola hidup di atas bukan berarti kamu hanya boleh memakai uang untuk bekal masa depan saja. Kamu boleh, kok, memakai uang untuk menyenangkan diri dan anggota keluargamu di masa sekarang, asalkan tidak berlebihan.

Misalnya, setiap dua minggu sekali kamu mengajak keluarga makan di restoran atau berlibur tiap beberapa bulan sekali. Kegiatan seperti ini tidak hanya membuat kesehatan keluargamu lebih baik, tetapi juga bisa membuat mereka bahagia dan mendekatkan hubungan antar anggota keluarga.

Selain dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tabungan, mendonasikan sebagian pendapatanmu bisa juga dilakukan. Percaya atau tidak, berbagi kepada orang lain bisa membuatmu lebih bahagia, lho!

Jadi, bijaksanalah dalam mengatur keuangan. Jangan sampai pendapatanmu tiap bulannya habis percuma untuk hal-hal yang tidak berguna. Selain menerapkannya pada diri sendiri, ajarkan juga anak-anakmu untuk belajar mengatur keuangannya sejak dini, agar dia memiliki bekal kesehatan yang baik di masa mendatang.