Sediakan Kotak P3K untuk Anak

Kotak perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di rumah perlu selalu tersedia, agar Si Kecil terhindar dari komplikasi luka yang lebih parah. Bayi Anda bisa saja rentan mengalami musibah atau cedera. Sebelum hal ini terjadi, Anda harus sigap dalam menanganinya.  Pilihlah kotak P3K yang mudah dibawa ke mana-mana, karena Anda tidak akan pernah tahu kapan Si Kecil mengalami cedera, bukan?

Keberadaan obat-obatan dan perlengkapan P3K dapat membuat perbedaan besar saat balita mengalami cedera di rumah. Simpanlah kotak P3K dalam penyimpanan yang terkunci dan tentunya berada jauh dari jangkauan anak-anak. Anda dapat menanyakan apa saja yang perlu dipersiapkan di dalam kotak ini pada dokter anak Anda, sesuai kebutuhan spesifik anak. Misalnya alat bantu pernapasan untuk balita yang mengidap asma.

First aid kit for babies

Isi Kotak P3K Balita

Kehadiran kotak P3K rupanya memang sangat penting. Oleh karena itu, Anda tidak boleh sembarang memilihnya. Pilihlah kotak transparan yang terbuat dari bahan tahan air dan tahan banting dengan ukuran yang dapat menampung botol standar obat-obatan. Pastikan kotak tersebut disimpan di tempat yang mudah Anda raih, tidak dapat dijangkau anak, dan lengkapi dengan kunci yang tidak mudah dibuka Si Kecil. Hindari pula penempatan kotak di dalam ruangan yang terlalu lembap, seperti lemari kamar mandi.

Berikut ini adalah beberapa perlengkapan penting yang dianjurkan untuk dipersiapkan di dalam kotak P3K balita Anda, di antaranya:

  • Termometer digital dapat mengukur suhu tubuh anak dengan cepat. Akan lebih baik lagi jika ada termometer telinga/tympanic, sehingga lebih praktis diterapkan kepada balita yang sulit duduk tenang. Hindari untuk menggunakan termometer kaca yang menggunakan merkuri, karena termometer jenis ini berisiko pecah, pecahan kaca dan merkuri yang sangat beracun dapat membahayakan anak Anda.
  • Buku panduan P3K juga penting berada di dalam kotak P3K. Dalam buku ini terdapat panduan yang membahas pemberian napas buatan, pertolongan pada luka bakar, dan pertolongan saat tersedak. Terkadang, kepanikan dapat membuat Anda melupakan hal-hal yang sebenarnya perlu dilakukan ketika Si Kecil mengalami cedera.
  • Obat dan penutup luka: obat luka, alkohol untuk membersihkan luka, plester, perban, kasa dan kapas steril.
  • Semprotan atau krim antiseptik yang dapat diberikan untuk mencegah infeksi juga tak kalah penting. Beberapa antiseptik juga mengandung pereda nyeri. Anda dapat menggunakan tisu basah antiseptik untuk membersihkan luka jika tidak ada air.
  • Obat pereda rasa nyeri dan demam, seperti paracetamol atau ibuprofen, dengan dosis yang tepat untuk bayi dan sesuai dengan rekomendasi dokter.
  • Krim atau semprotan antihistamin untuk mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa sakit akibat sengatan serta gigitan serangga atau alergi.
  • Losion kalamin untuk meredakan ruam dan iritasi kulit.
  • Gunting kecil untuk menggunting perban dan pinset untuk mengambil benda kecil yang menancap dan sulit diambil menggunakan tangan, seperti pecahan kaca di telapak kaki.
  • Cairan pencuci mata untuk meredakan iritasi pada mata.
  • Obat tetes hidung untuk melancarkan hidung tersumbat.
  • Losion antinyamuk.
  • Sarung tangan sekali pakai.
  • Sendok atau gelas takar untuk memberikan dosis obat cair.
  • Senter kecil untuk memeriksa bagian dalam mata, telinga, tenggorokan, hidung.
  • Termos air panas dan kantong es.
  • Oralit untuk menangani dehidrasi.

Setelah mengetahui perlengkapan apa saja yang harus Anda siapkan di dalam kotak P3K untuk anak, Anda harus mengganti isi kotak P3K secara berkala untuk menghindari produk kedaluarsa. Buang beberapa perlengkapan yang telah melewati tanggal penggunaannya. Jika perlu, catat tanggal pembelian setiap perlengkapan di dalam kotak P3K untuk anak.

Jika Anda tidak memiliki waktu untuk memenuhi segala macam perlengkapan untuk kotak P3K Si Kecil, beberapa apotek atau toko juga menyediakan kotak P3K yang sudah lengkap bersama isinya. Anda dapat membeli kotak ini untuk kemudian dilengkapi dengan kebutuhan tambahan lain sesuai keperluan Si Kecil.

Jangan lupa untuk mencantumkan informasi nomor telepon yang dapat dihubungi saat keadaan darurat pada bagian dalam kotak P3K. Nomor-nomor tersebut dapat berupa nomor kontak Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit, dokter keluarga dan dokter anak, nomor pemadam kebakaran, nomor kantor polisi, dan nomor kontak dua tetangga terdekat. Nomor-nomor ini dianjurkan juga ditempelkan di pintu lemari pendingin atau tempat lain di rumah yang mudah dilihat oleh siapa pun.