Senam Diabetes dan Latihan Pendukung Lainnya

Ada beragam cara menjaga kebugaran dan mengontrol gula darah bagi penderita diabetes, salah satunya dengan melakukan senam diabetes dan latihan pendukung lainnya. Berikut bahasan mengenai senam diabetes dan olahraga lain yang dianjurkan bagi penderita diabetes serta manfaaatnya.

Ada beragam latihan atau olahraga yang bermanfaat bagi penderita diabetes, salah satunya adalah senam diabetes, yang dirancang berdasarkan usia dan kondisi fisik penderita. Dianjurkan bagi penderita diabetes untuk melakukan senam diabetes atau olahraga dengan gerakan ringan dan cepat,  setidaknya selama 150 menit setiap minggunya, untuk membakar kalori dalam tubuh dan meningkatkan kepekaan tubuh terhadap insulin.

Senam diabetes dapat membantu menurunkan berat badan yang merupakah salah satu kendala dalam penyakit diabetes, tentunya diikuti dengan pola makan yang sehat. Sebuah studi klinis terkait program pencegahan diabetes mengungkapkan, perubahan gaya hidup dan berolahraga 150 menit per minggu dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga 58 persen.

Berbagai Latihan Pendukung Senam Diabetes

Latihan lain yang bisa dilakukan oleh pederita diabetes selain senam diabetes adalah senam tai chi. Senam Tai Chi merupakan bentuk olah tubuh yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Seni olah tubuh yang berasal dari Tiongkok ini berupa latihan atau gerakan olahraga penggabungan antara gerakan tubuh, olah pernapasan dan juga meditasi. Tai Chi juga berbeda dengan senam lainnya, karena gerakan senam Tai Chi lebih lambat. Senam Tai Chi memfokuskan pada keselarasan gerakan dan pernapasan.

Pada tahun 2009, para peneliti di Universitas Florida melakukan penelitian terhadap 62 wanita Korea  penderita diabetes yang teratur melakukan senam tai chi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan yang signifikan pada tingkat gula darah mereka. Tak hanya itu, vitalitas dan kesehatan mental mereka cenderung meningkat. Senam Tai Chi juga sangat bermanfaat bagi pasien diabetes tipe dua. Sebuah penelitian yang dilakukan kepada sekelompok lansia menunjukan setelah 8 minggu melakukan latihan tai chi, kadar glukosa darah mereka menurun. Ini menunjukkan adanya manfaat kesehatan bagi para pasien diabetes tipe 2.

Selain senam diabetes dan tai chi, yoga juga merupakan salah satu pilihan jenis latihan yang baik bagi penderita diabetes. Yoga merupakan seni olah tubuh yang menggabungkan gerakan untuk membangun fleksibilitas, kekuatan, dan keseimbangan. Hal tersebut sangat berguna untuk orang-orang dengan kondisi kesehatan yang kronis, termasuk diabetes. Gerakan yoga dipercaya dapat menurunkan stres dan memperbaiki fungsi saraf dan kesehatan mental. Yoga juga dapat memperbaiki kadar glukosa darah dan memperbaiki massa otot. Para penderita diabetes tipe 2 juga dapat mengambil manfaat dari gerakan yoga. Selain bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan, yoga juga bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah dan kadar kolesterol. Yoga mencegah peningkatan risiko penyakit jantung dan mengatasi faktor-faktor pemicu penyakit jantung seperti stres, kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

Untuk memulai latihan yoga sebagai bagian dari senam diabetes, Anda bisa mulai dengan melihat video-video tentang senam yoga untuk belajar gerakan-gerakan dasar dalam yoga, sehingga Anda bisa merasakan hasilnya lebih dulu sebelum memutuskan mengikuti kelas yoga khusus.

Beragam latihan pendukung senam diabetes lainnya yang dapat dilakukan antara lain jalan kaki, berenang, serta dansa atau menari. Jalan kaki adalah olahraga yang paling populer dan sangat direkomendasikan bagi penderita diabetes. Lakukan jalan kaki sebanyak tiga kali seminggu, selama tiga puluh menit hingga satu jam berjalan cepat. Ini dapat membantu meningkatkan aktivitas fisik Anda.

Sementara itu, dansa atau menari tidak hanya berguna untuk menurunkan gula darah dan mengurangi stres, namun juga dapat meningkatkan kekuatan otak dan meningkatkan memori. Berenang bermanfaat untuk meregangkan dan melemaskan otot-otot tanpa memberikan tekanan pada sendi. Hal ini bermanfaat untuk memperbaiki kadar gula darah dan membakar kalori serta menurunkan tingkat stres.

Tips Aman Melakukan Senam Diabetes dan Latihan Pendukung Lainnya

Untuk meminimalisir risiko, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan senam diabetes atau latihan lainnya, antara lain:

  • Periksa gula darah Anda sebelum dan sesudah berbagai senam diabetes di atas atau latihan lainnya untuk melihat bagaimana respon tubuh Anda terhadap latihan yang Anda lakukan.
  • Bagi pasien diabetes tipe I dan II, pastikan kadar gula darah Anda ada di angka kurang dari 250 mg/dl sebelum berolahraga. Karena berolahraga dengan kadar gula darah lebih dari 250 mg/dl berisiko ketoasidosis yang dapat mengancam nyawa lantaran kurangnya insulin dalam darah.
  • Lakukan pemanasan dan pendinginan masing-masing selama lima menit.
  • Minum banyak air sebelum, selama dan sesudah berolahraga untuk mencegah dehidrasi.
  • Untuk menghindari kadar gula terlalu rendah, siapkan sesuatu yang dapat dengan cepat menaikan kadar gula darah Anda, seperti permen, tablet glukosa, ataupun jus.
  • Gunakan sepatu dan kaos kaki yang nyaman dan menutupi kaki.
  • Hentikan aktivitas olahraga Anda ketika merasa pusing atau sesak napas secara tiba-tiba.
Agar hasil maksimal dan meminimalisir risiko, berkonsultasilah terlebih dahulu ke dokter sebelum melakukan berbagai aktivitas olahraga, baik senam diabetes atau latihan pendukung lainnya.