Seperti Ini Prosedur Perawatan Saluran Akar Gigi

Ditinjau oleh: dr. Allert Noya

Perawatan saluran akar gigi atau endodontik merupakan perawatan untuk memperbaiki gigi yang rusak parah atau terkena infeksi. Perawatan ini dapat mengatasi masalah gigi tanpa perlu dicabut, sehingga kembali mampu mengunyah dengan nyaman dan menggigit dengan kuat. Selain itu juga melindungi gigi dan menjaga penampilan gigi tetap alami.

Jangan khawatir perawatan saluran akar gigi tidak akan menyebabkan rasa sakit. Justru perawatan tersebut akan meredakan rasa sakit akibat infeksi atau peradangan. Umumnya perawatan saluran akar gigi menggunakan bius lokal untuk memastikan Anda tetap nyaman. Hanya saja gigi kemungkinan akan terasa lebih sensitif beberapa hari setelah perawatan. Untuk meredakan rasa tidak nyaman, dokter mungkin akan memberikan obat pereda nyeri untuk dikonsumsi selama masa pemulihan.

Root Canal Treatment

Kondisi yang Memerlukan Perawatan Saluran Akar Gigi

Saluran akar adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan rongga alami di tengah gigi, sedangkan pulpa adalah daerah lunak di dalam gigi, yang berisi pembuluh darah, saraf dan jaringan ikat. Jika jaringan pulpa mengalami gangguan, baik akibat gigi berlubang, kebersihan mulut yang kurang, atau terjadi cedera pada gigi, maka pulpa dapat meradang dan menimbulkan nyeri. Hal ini juga bisa memicu perkembangan bakteri sehingga dapat terjadi infeksi atau abses gigi.

Adapun gejala yang meliputi dari infeksi tersebut adalah :

  • Gigi terasa sakit saat terkena makanan atau minuman
  • Gigi terasa sakit saat menggigit atau mengunyah.
  • Gigi terasa longgar/goyang.

Secara khusus, gejala dirasakan terutama saat gigi terkena makanan atau minuman dingin atau terlalu panas. Rasa sakit bisa berlanjut, meski makanan atau minuman tersebut sudah tidak dikonsumsi. Kemudian, rasa sakit bisa saja timbul sewaktu-waktu, misalnya tengah malam, dan umumnya diikuti dengan sakit kepala.

Jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera konsultasi ke dokter gigi. Jika benar terjadi infeksi pulpa, maka kemungkinan dokter akan memutuskan perawatan saluran akar gigi, sebab kondisi itu tidak bisa sembuh dengan sendirinya.

Selain abses, jika gangguan pada saluran akar gigi tidak ditangani dengan tepat, kemungkinan juga bisa menyebabkan kerusakan tulang di sekitar ujung akar yang mengalami masalah, atau pembengkakan yang bisa meluas ke sekitar area wajah dan leher.

Langkah-langkah Prosedur Perawatan

Untuk memastikan gigi memerlukan perawatan saluran akar, maka dokter gigi akan melakukan pemeriksaan foto Rontgen gigi. Dokter gigi kemudian akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui kondisi pulpa dan seberapa besar infeksi atau peradangan yang terjadi, guna menentukan perawatan yang diperlukan.

Sebelum memulai perawatan saluran akar gigi, dokter akan memberikan bius lokal untuk memastikan kenyamanan pasien saat tindakan dilakukan. Selanjutnya, dokter akan menempatkan pelindung karet (rubber/dental dam) di atas gigi agar tetap bersih dan terisolasi dari air liur dan kontaminasi lain.

Setelah itu, dokter gigi mulai membuat bukaan di bagian atas gigi, sehingga dapat menjangkau ruang pulpa. Kemudian, dokter gigi akan membersihkan saluran akar gigi dan jaringan sekitar yang terinfeksi menggunakan alat yang sangat kecil dan larutan khusus seperti natrium hipoklorit. Pada saat yang bersamaan, dokter gigi juga membentuk ruang untuk bahan tambalan.

Setelah dibersihkan, dokter gigi akan memberikan tambalan sementara. Kemudian dokter gigi akan menyarankan untuk kontrol kembali (biasanya dalam waktu 1 minggu). Jika dokter gigi melihat masih ada perkembangan infeksi, maka dapat diberikan pengobatan untuk mengatasi infeksi tersebut. Namun, bila dinilai saluran akar sudah dalam kondisi yang baik, maka langkah terakhir dari prosedur perawatan saluran akar gigi adalah penambalan atau tindakan restorasi seperti penggunaan crown gigi.

Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari perawatan saluran akar gigi. Konsultasi dengan dokter untuk memastikan diperlukan perawatan saluran akar gigi, serta lakukan pemeriksaan lanjutan sebagaimana yang disarankan oleh dokter.

Referensi