Serba-Serbi Operasi Mata Juling

Mata juling tidak dapat dianggap kondisi yang ringan. Hal itu harus segera diatasi, bisa melalui berbagai terapi hingga operasi mata juling.

Meski umumnya operasi mata juling dilakukan pada anak-anak yang mengalami gejala mata juling, namun operasi ini juga dapat dilakukan pada orang dewasa, terutama apabila terapi non-operasi tidak memberikan hasil memuaskan. Tujuan operasi mata juling yaitu untuk memperbaiki ketidakseimbangan pada otot mata. Penting untuk segera menangani kondisi mata juling karena jika tidak diatasi, ada kemungkinan terjadinya kehilangan kemampuan melihat secara permanen.

serba serbi operasi mata juling - alodokter

Gangguan Saraf Mata

Mata juling terjadi ketika kedua mata tidak dapat menatap objek atau arah yang sama. Ketika satu mata melihat ke arah luar, maka mata yang lain justru ke dalam. Atau, saat satu mata melihat ke atas, mata yang lain bergerak ke arah sebaliknya.

Sebagian besar kasus mata juling sudah terjadi sejak lahir. Penyebabnya seringkali tidak diketahui dengan pasti, tapi ada kemungkinan berkaitan dengan sistem saraf yang mengontrol otot mata, tumor, atau penyakit mata lainnya. Jika dibiarkan, mata juling dapat memicu penglihatan ganda, sakit kepala, dan bahkan kebutaan.

Sebagai langkah awal mengatasi masalah tersebut, pasien akan diminta untuk melakukan latihan penguatan otot mata. Sebagian kasus mata juling juga dapat diatasi dengan menggunakan kaca mata atau penutup mata yang bertujuan untuk memaksimalkan kerja sisi mata yang lemah. Prosedur operasi mata juling dilakukan jika cara-cara tersebut di atas tidak menunjukkan perbaikan yang diharapkan.

Sebelum Anda menjalani operasi mata juling, konsultasikan dengan dokter mengenai risiko operasi. Secara umum, setiap tindakan operasi memiliki risiko perdarahan dan infeksi. Selain itu, ada pula risiko dari anestesi, salah satunya adalah gangguan pernapasan. Khusus untuk operasi mata juling, risiko jarang namun mungkin terjadi yaitu penglihatan ganda atau kerusakan mata yang bersifat permanen.

Operasi mata juling termasuk prosedur yang relatif singkat, kurang lebih selama 1.5 jam.  Berikut ini adalah tahapan mulai dari persiapan operasi hingga operasi selesai dilakukan.

Persiapan Operasi

Sebelum dilakukan operasi mata juling, kemungkinan dokter akan saat melakukan operasi mata juling :
  • Memeriksa kondisi fisik dan mata Anda secara keseluruhan, termasuk melakukan pengukuran gerakan mata untuk memperkirakan jenis tindakan operasi (memperkuat atau memperlemah otot mata, otot bagian mana yang terkena) yang akan dilakukan.
  • Meminta Anda untuk tidak mengonsumsi obat-obatan seperti aspirin, ibuprofen, warfarin, heparin, dan lain-lain selama 10 hari sebelum operasi guna menghindari risiko perdarahan.
  • Menanyakan beberapa informasi penting seperti riwayat alergi, termasuk alergi terhadap obat, lateks, sabun, atau pembersih kulit tertentu.
  • Meminta Anda untuk puasa sebelum operasi mata juling untuk menghindari reaksi anestesi seperti mual dan muntah. Dokter akan memberitahukan kapan waktu terakhir Anda boleh makan sebelum operasi.

Prosedur Operasi

Berikut adalah tahapan tindakan yang akan dilakukan dokter pada saat melakukan operasi mata juling:
  • Dokter akan menentukan jenis anestesi apa yang akan digunakan. Operasi mata juling pada anak biasanya menggunakan anastesi umum yang membuatnya tidur dan tidak merasakan sakit. Sementara itu, pada orang dewasa, biasanya hanya menggunakan anastesi lokal yang membuat mati rasa di sekitar mata.
  • Setelah anastesi bekerja, maka dokter akan membuat irisan pada konjungtiva atau selaput mata.
  • Dokter kemudian akan mulai mencari lokasi otot mata yang perlu diperkuat atau diperlemah. Untuk memperkuat otot mata, maka otot akan diperpendek. Selain otot, penguatan ini juga dapat dilakukan pada tendon sebagai penghubung otot. Sebaliknya, untuk melemahkan otot maka dokter akan memperpanjang titik otot tersebut di bagian belakang mata.

Perawatan Pasca Operasi

Umumnya operasi mata juling tidak memerlukan rawat inap. Meski demikian, perlu waktu untuk Anda benar-benar pulih dari pengaruh anestesi. Setelah itu, Anda akan diperbolehkan langsung pulang.

Anda kemungkinan akan merasakan sakit dan gatal pada bagian mata beberapa hari setelah operasi, namun sebisa mungkin hindari menyentuh atau menggosok mata. Dokter akan meresepkan salep/obat tetes apabila diperlukan.

Dokter akan memberitahukan kapan perlu dilakukannya pengecekan pascaoperasi. Umumnya, Anda akan diminta melakukan pemeriksaan sekitar 1-2 minggu setelah operasi.

Pada sebagian kasus, dibutuhkan perawatan lebih lanjut terutama jika terjadi gangguan penglihatan meski sudah dilakukan operasi. Perawatan tersebut termasuk penggunaan kaca mata khusus ataupun eye patch (penutup mata). Penggunaannya tergantung pada kondisi masing-masing pasien.

Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi mata juling dapat memicu gangguan penglihatan lain pada anak dan dewasa. Konsultasikan dengan dokter mengenai kemungkinan operasi mata juling, jika berbagai terapi non-bedah tidak menunjukkan adanya perbaikan.