Sexting Bisa Menjadi Foreplay untuk Pasangan, Kamu Mau?

Kini, keberadaan telepon seluler atau ponsel seakan-akan tidak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari. Tahukah kamu, ponsel dapat dimanfaatkan sebagai foreplay atau pemanasan hubungan seksual bersama pasangan? Kegiatan ini dikenal dengan sebutan sexting.

Yang dimaksud dengan sexting adalah saling berkirim atau berterima pesan maupun gambar sensual melalui telepon selular. Sexting sangat bermanfaat terutama pada pasangan yang memiliki hubungan jarak jauh atau jarang bertemu tiap hari.

Sexting Bisa Menjadi Foreplay untuk Pasangan, Kamu Mau

Sexting Dapat Memicu Kemunculan Gairah

Seorang ahli mengatakan, pesan sensual saat sexting dapat berfungsi sebagai foreplay untuk mencegah meredupnya kemesraan seksual dan sekaligus menjadikan pasangan membangun antisipasi gairah ketika bertemu nanti. Selain itu, sexting juga dapat mengungkap fantasi yang biasanya malu dibahas secara langsung. Hal ini yang kemudian dapat meningkatkan kedekatan emosional di antara sejoli.

Sebuah penelitian menunjukkan, 80 persen partisipan dewasa mengakui pernah mengirim ataupun menerima pesan sensual dari pasangannya. Sebagian juga mengakui bahwa hal tersebut dapat meningkatkan kepuasan seksual.

Hanya saja, ada perbedaan antara wanita dan pria dalam memanfaatkan sexting. Ahli menunjukkan, wanita lebih senang mengirim dibandingkan menerima pesan. Sementara itu, pria menganggap sexting sebagai aktivitas menyenangkan bersama pasangan.

Penelitian mengungkapkan bahwa manfaat sexting lebih efektif pasangan yang ada dalam suatu hubungan. Meski demikian, tidak semua orang merasa nyaman dengan aktivitas sexting. Jika ingin melakukannya bersama pasangan, pastikan dahulu dia tidak keberatan dengan hal tersebut.

Panduan Memanfaatkan Sexting

Untuk memanfaatkan sexting sebagai foreplay yang menyenangkan bersama pasangan, coba lakukan beberapa hal berikut.

Utamakan pesan sederhana. Sexting tidak harus selalu berupa gambar sensual. Misalnya, pesan yang menyatakan rindu atau tidak sabar bertemu. Foto atau gambar yang dikirim, pastikan pada pasangan agar tidak diperlihatkan kepada orang lain.

Masukkan unsur kejutan saat mengirim sexting. Seperti saat menjelang makan siang ataupun saat kamu berdua sedang bosan berada di acara resmi. Mengingatkannya kepada aktivitas yang intim setelah acara tersebut tentu akan membuatnya senang.

Jangan mengirimkan pesan sensual tertentu jika ternyata kamu tidak berminat melakukannya bersama pasangan. Hal itu hanya akan mengecewakannya. Selain itu, jangan ungkap semuanya, melainkan berikan sedikit misteri agar dia penasaran.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah sexting sangat berisiko jika dikirim ulang ke pihak lain. Saat ini, mudah saja untuk menyebarkan pesan atau gambar, termasuk ke media sosial. Hal ini dapat memengaruhi beragam keputusan, termasuk penerimaan sekolah atau pekerjaan. Komunikasikan dengan serius dengan pasangan tentang hal ini.

Kalangan remaja merupakan golongan yang rentan ketika melakukan sexting. Sebagian besar melakukan hal tersebut tanpa mempertimbangkan konsekuensi atau akibat yang mungkin dapat terjadi.

Sebagai saran terbaik, manfaatkan sexting hanya sebagai foreplay bersama pasangan untuk memberikan bumbu-bumbu sensualitas di dalam hubungan suami istri. Namun, lakukan dengan hati-hati, ya. Jangan sampai pesan tersebut salah kirim atau terlihat oleh anak-anak atau orang lain.