Sulit Menahan Kencing, Popok Dewasa Jawabannya

Popok dewasa mungkin tidak terlalu dikenal dibandingkan popok bayi. Tidak perlu malu atau segan, popok dewasa dapat membantu bagi Anda yang mengalami kesulitan menahan buang air kecil karena kondisi kesehatan tertentu.

Popok jenis ini dapat menjadi solusi agar aktivitas tetap lancar dan terbebas dari rasa khawatir karena urine mengotori pakaian, sprei atau peralatan lain.

Mature man covering his painful crotch.

Menyesuaikan dengan Kebutuhan               

Kesulitan menahan kencing atau inkontinensia urine dapat  berbeda-beda pada tiap orang. Ada yang mengalami sesekali saat bersin atau batuk, hingga kencing yang tidak dapat ditahan sama sekali. Beberapa faktor risiko terjadinya inkontinensia urine antara lain penambahan usia, berat badan berlebih, atau diabetes.

Selain itu, pasien yang terbaring di tempat tidur ataupun di kursi roda yang sulit pergi ke toilet, umumnya memerlukan popok dewasa untuk menampung urine. Kondisi lain seperti demensia juga dapat memanfaatkan popok dewasa. Khusus untuk wanita, faktor kehamilan, persalinan, dan menopause dapat meningkatkan risiko sulit menahan kencing.

Kesulitan menahan kencing juga dapat terjadi sementara, antara lain ketika mengonsumsi minuman, makanan, vitamin, atau obat-obatan yang bersifat diuretik. Diuretik artinya merangsang pembentukan urine di ginjal untuk mengurangi cairan yang beredar di dalam tubuh. Misalnya teh, kopi, soda, golongan sitrus (buah jeruk), vitamin B atau C dalam dosis besar, makanan pedas atau asam, dan obat tekanan darah, jantung serta obat penenang.

Untuk itu, penting memilih popok dewasa sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing. Popok dewasa terdiri dari berbagai jenis. Anda dapat menemukan popok dewasa yang bentuknya sama dengan popok bayi, yaitu berupa celana yang dapat langsung dipakai atau digunakan dengan perekat di bagian depan. Namun, ada pula popok yang menyerupai pembalut wanita, yang biasanya ditempelkan pada pakaian dalam.

Tips Mencegah dan Mengatasi Ruam

Bagi Anda yang memakai popok dewasa karena kondisi kesehatan tertentu, waspadalah dengan ruam yang bisa muncul di organ intim. Urine yang menempel pada kulit terlalu lama dapat mengganggu kadar pH hingga membuat kulit lebih rentan terhadap jamur. Sebagaimana bayi yang kerap mengalami ruam popok, maka popok dewasa juga dapat memicu hal yang sama.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah ruam pada penggunaan popok dewasa:

  • Periksa penggunaan popok dewasa setiap tiga jam sekali. Segera ganti popok jika sudah terlalu basah untuk mencegah munculnya ruam. Umumnya dalam satu hari, popok dewasa perlu diganti hingga 8 kali.
  • Bersihkan dengan seksama alat kelamin dan bagian tubuh lain yang terkena urine dengan air hangat. Lalu, gunakan sabun yang lembut, hindari produk yang mengandung pengharum atau alkohol untuk menjaga kelembapan kulit.
  • Segera keringkan kulit setelah dibersihkan dengan handuk kering. Jangan menggosok terlalu keras.
  • Jika kulit tampak kering karena penggunaan sabun, ganti dengan produk antiseptik ringan atau pembersih lain yang tidak memerlukan air. Jika tersedia, pilih yang memiliki pH (sifat asam dan basa) seimbang dan antimikroba.
  • Jika muncul ruam, krim yang terbuat dari aloe vera atau lidah buaya dapat dimanfaatkan. Anda juga dapat menggunakan salep hidrokortison untuk meredakan pembengkakan.
  • Apabila dianggap perlu, konsultasikan dengan dokter agar dapat memberikan krim antibiotik atau antijamur untuk mengatasi infeksi. Untuk salep atau krim yang mengandung steroid, selalu gunakan jika direkomendasikan dokter.
Popok dewasa dapat membantu pemakainya menghindari rasa tidak nyaman akibat kencing yang tidak tertahan, sehingga aktivitas tetap berjalan lancar. Terdapat berbagai jenis popok dewasa di pasaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.