Tak Hanya Segar, Mouthwash Membantu Mencegah Masalah Gigi dan Mulut

Berkumur menggunakan mouthwash (obat kumur) setelah menyikat gigi dipercaya dapat menghilangkan bau mulut dan memberi sensasi segar di mulut. Tak hanya itu, ternyata ada beragam manfaat penggunaan mouthwash yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut keluarga. Mouthwash membantu mencegah gigi berlubang, kerusakan gigi, nyeri, infeksi, dan abses gigi.

Mouthwash umumnya merupakan cairan obat atau antiseptik yang digunakan untuk membersihkan area rongga mulut seperti sela-sela gigi, permukaan lidah dan gusi, serta mulut bagian belakang atau kerongkongan. Mouthwash menawarkan keuntungan lebih dengan menjangkau area dalam rongga mulut yang tidak mudah diakses dengan hanya menyikat gigi saja.

Listerine 4 - Tak Hanya Segar, Mouthwash Membantu Mencegah Masalah Gigi dan Mulut

Mencegah Gigi Berlubang

Gigi berlubang merupakan masalah yang umum dihadapi berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak, dewasa hingga lansia. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh perkembangan bakteri di mulut dan pertumbuhan plak atau karang gigi. Maka, menjaga kesehatan gigi dan mulut sehari-hari yang didukung dengan penggunaan mouthwash secara rutin, diharapkan mampu mengurangi risiko gigi berlubang, yang dapat menimbulkan nyeri, gigi sensitif, infeksi, abses, hingga gigi patah.

Kendati tidak bisa dikatakan sebagai pengganti kebiasaan menyikat gigi, penggunaan mouthwash memiliki banyak manfaat bagi kesehatan gigi dan mulut. Tak hanya menyegarkan napas dan mencegah gigi berlubang, penggunaan mouthwash juga bertujuan untuk membantu mencegah kerusakan gigi, mengurangi karang gigi, mencegah radang gusi dan rongga mulut, serta dapat membantu memutihkan gigi. Manfaat mouthwash yang tak kalah penting adalah membunuh bakteri di permukaan dan daerah yang sulit dijangkau pada rongga mulut, bahkan mengurangi risiko bakteremia atau menyebarnya bakteri melalui aliran darah dari mikroorganisme yang berada di rongga mulut. Sehingga, mouthwash efektif membantu memastikan kesehatan gigi dan mulut, termasuk menjaga gigi kuat dengan melawan kuman penyebab gigi berlubang.

Beragam Kandungan Mouthwash yang Perlu Diketahui

Beberapa produk mouthwash umumnya memiliki bahan aktif sebagai berikut:

  • Fluoride, membantu mencegah kerusakan gigi dan gigi berlubang.
  • Antimikrobial, membasmi bakteri penyebab bau mulut, radang gusi dan karang gigi.
  • Zat pembasmi bau mulut, yang berguna untuk menyamarkan, mengurangi bahkan menonaktifkan senyawa penyebab bau mulut, seperti astringent salt atau cetylpyridinium chloride.
  • Peroksida, zat aktif yang membantu mencegah noda pada permukaan gigi. Biasanya terdapat pada produk mouthwash pemutih.
  • Antiseptik seperti klorheksidin dan minyak esensial yang dapat membantu mengendalikan karang gigi dan radang gusi.

Produk mouthwash umumnya tersedia di pasaran, baik dengan resep atau pun tanpa resep, tergantung formula pada mouthwash tersebut. Namun, ada pula mouthwash yang tersedia hanya dengan resep dokter, seperti mouthwash yang mengandung chlorhexidine.

Memilih Produk Mouthwash yang Tepat

Terdapat dua tipe produk mouthwash, yakni mouthwash kosmetik dan mouthwash terapeutik. Kendati memiliki rasa yang enak di mulut, namun manfaat medis mouthwash kosmetik biasanya hanya bersifat sementara. Sedangkan mouthwash terapeutik biasanya memiliki manfaat lebih efektif untuk mengurangi plak, radang gusi, menghilangkan bau mulut, hingga mencegah gigi berlubang.

Tidak semua produk mouthwash diciptakan sama, berikut beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan untuk memilih produk mouthwash yang tepat sesuai kebutuhan keluarga sehat:

  • Jika rasa percaya diri yang dicari, maka gunakan mouthwash dengan rasa dan aroma yang disukai.
  • Bagi yang sedang mengalami mulut kering, disarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih dan memilih produk mouthwash yang bebas alkohol, pasalnya alkohol dapat memperburuk kondisi mulut kering.
  • Jika ada anggota keluarga yang mengalami penyakit gusi, maka mouthwash dengan kandungan chlorhexidine bisa menjadi pilihan.
  • Pilihlah produk mouthwash yang telah terdaftar pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan diakui oleh Asosiasi Kedokteran Internasional serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia. Terdapat beberapa produk mouthwash organik yang juga tersedia toko-toko kesehatan ternama.
  • Kecuali telah diresepkan dokter, hindari penggunaan mouthwash pada anak di bawah usia 6 tahun, terutama yang mengandung alkohol, karena berisiko tertelan.
  • Beberapa produk mouthwash yang mengandung formula minyak esensial efektif seperti thymol, menthol, methyl salicylate, dan eucalyptol juga bisa menjadi pilihan keluarga karena bermanfaat untuk mengatasi bau mulut, membunuh kuman penyebab masalah mulut, menghambat perkembangan karang gigi, dan mengurangi radang gusi.

Pilihlah produk obat kumur sesuai dengan masalah yang ingin ditangani. Mulai dari manfaat dasar mouthwash untuk membunuh kuman,  manfaat dasar serta manfaat tambahan sesuai di kemasan produk, serta yang memberikan perawatan menyeluruh untuk kesehatan gigi anak, orang tua dan lansia.

Aturan Menggunakan Mouthwash yang Tepat

Setiap produk mouthwash memiliki instruksi penggunaannya masing-masing, pastikan mengikuti anjuran sesuai pada kemasan produk. Umumnya, mouthwash digunakan dua kali pada pagi dan malam hari, terutama setelah menyikat gigi. Namun tidak masalah jika menggunakannya sebelum atau sesudah menyikat gigi. Ajarkan pada keluarga terdekat tentang cara menggunakan mouthwash dengan berkumur-kumur hingga ke ujung tenggorokan selama 30 hingga 60 detik. Umumnya, terdapat gelas takar pada setiap produk mouthwash seukuran kurang lebih 20 ml atau setara 4 sendok teh penuh yang dapat digunakan sekali pakai. Hindari menggunakan lebih dari takaran ini kecuali direkomendasikan dokter.

Selain menggosok gigi dan menggunakan obat kumur, penting untuk memiliki gaya hidup seimbang dan pola makan yang baik agar kesehatan gigi dan mulut turut terjaga. Untuk hasil yang maksimal dan bertahan lama, dianjurkan untuk rutin dan teratur menjaga kebersihan rongga mulut, perbanyak konsumsi air putih, batasi konsumsi kopi, teh dan soda, serta hindari minuman beralkohol dan rokok. Jangan lupa untuk memeriksakan dan membersihkan gigi ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali.

Kendati memiliki banyak manfaat, mouthwash bukanlah solusi untuk menyembuhkan masalah gigi dan mulut yang serius. Jika mengalami pendarahan pada gusi serta bau mulut yang tidak kunjung hilang, maka segeralah ke dokter gigi untuk mendapatkan evaluasi medis serta penanganan lebih intensif.

 

sponsored by: