Takut Menghadapi Persalinan? Ini Trik mengatasinya!

Mendengar kata persalinan mungkin membuat bulu kuduk wanita berdiri, khususnya yang belum pernah mengalami hal ini. Ya, hal yang satu ini memang mungkin bisa membuat kaum hawa ketakutan karena membayangkan rasa sakit akibat mengeluarkan seorang bayi dari lubang vagina yang kecil, atau mendengar cerita-cerita “horor” tentang persalinan lainnya.

Jika kamu termasuk yang ketakutan menghadapi persalinan, kamu tidak perlu khawatir. Ikuti saja tips di bawah ini agar kamu siap dan lebih tenang menghadapinya:

Takut Menghadapi Persalinan Ini Trik mengatasinya!

Tidak bisa menahan rasa sakit. Meski melahirkan itu menyakitkan, kamu tidak perlu khawatir karena tubuhmu bisa mengatasi hal tersebut, kok. Lagipula, jika kamu kamu merasa tidak kuasa menahan rasa sakitnya, kamu bisa melakukan beberapa hal untuk mengurangi penderitaan tersebut.

Cara-cara yang bisa dipakai untuk mengatasi rasa sakit tersebut antara lain pijatan, mengatur pernasapan, ubah posisi tubuh, kompres hangat, melahirkan di air, antestesi (obat bius), memakai obat petidin, atau menghirup gas Entonox.

Oia, kehadiran pendamping juga bisa, lho, membantumu melupakan rasa sakit tersebut.

Intinya, tidak ada wanita yang mengalami rasa sakit yang luar biasa, jadi kamu tidak perlu panik berlebihan. Kamu juga harus ingat bahwa tim medis yang menanganimu sudah biasa mengatasi hal seperti ini.

Vagina robek atau episiotomi. Jika kamu melahirkan secara normal, beberapa kerobekan pasti akan terjadi, apalagi jika ini pengalaman pertamamu menjalani persalinan. Namun kamu tidak perlu khawatir, karena kebanyakan kasus vagina robek tidaklah begitu parah.

Takut dengan jarum epidural. Cara paling popular yang digunakan untuk mengatasi rasa sakit saat persalinan yaitu dengan menyuntikkan obat bius epidural ke punggung bawahmu. Nah, yang jadi permasalahannya adalah banyak kisah yang mengatakan bahwa jarum suntik yang dipakai untuk melakukan metode tersebut sangat mengerikan, seperti ukurannya yang sangat besar dan terasa menyakitkan saat menembus kulitmu. Namun, kamu tidak perlu menanggapi cerita tersebut dengan serius karena ada, kok, sejumlah wanita yang mengatakan bahwa epidural tidak semengerikan yang dipikirkan.

Buang air besar (BAB) di ruang persalinan. Sebenarnya kamu bukannya takut karena rasa sakit akibat BAB di ruang persalinan. Yang kamu takutkan adalah menahan rasa malu yang luar biasa karena mengeluarkan tinja di hadapan dokter dan orang asing lainnya di ruang persalinan.

Lagipula kamu harusnya senang, karena BAB itu bisa jadi pertanda bahwa sebentar lagi bayimu akan lahir ke dunia. Itu juga bisa berarti proses persalinan normalmu berjalan lancar dan kamu terhindar dari prosedur operasi caesar.

Jadi, tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut secara berlebihan, yah. Tim medis juga sudah terbiasa dan maklum jika wanita BAB saat bersalin.

Meninggal saat melahirkan. Kamu mungkin takut karena mendengar angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong tinggi dibanding negara-negara lainnya. Namun, tetaplah berpikiran positif dan melakukan hal-hal yang disarankan selagi hamil, serta mempelajari apa saja yang dibutuhkan dalam menghadapi persalinan.

Tidak perlu memikirkan hal-hal buruk yang dapat menimpamu saat persalinan. Ingat, proses persalinan tiap wanita itu berbeda-beda. Bisa jadi kamu melaluinya tanpa hambatan. Yang terpenting adalah persiapkan dirimu sebaik mungkin. Pelajari cara mengejan yang benar, mencari tahu posisi yang nyaman saat persalinan, teknik yang bisa mengatasi rasa sakit, dan terakhir, percayakan saja pada tim medis yang menanganimu.