Tanda Ovulasi Berhasil Dibuahi Sebagai Gejala Awal Kehamilan

Tanda ovulasi berhasil dibuahi pada setiap wanita bisa sangat beragam. Bahkan, ada yang tidak mengalami gejalanya sama sekali. Ketika proses pembuahan berhasil bisa diartikan sebagai tanda-tanda awal kehamilan seperti dalam ulasan berikut ini.

Kehamilan sangat erat kaitannya dengan ovulasi sebagai jendela peluang untuk proses pembuahan bagi Anda yang mendambakan kehadiran bayi. Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur matang dari indung telur ke tuba falopi (saluran antara indung telur dan rahim) yang siap untuk dibuahi.

Tanda Ovulasi atau Masa Subur yang Perlu Anda Ketahui

Tanda-tanda ovulasi hingga waktu berlangsungnya pada setiap wanita sangat bervariasi. Penting bagi Anda untuk mengetahui waktu dan tanda ovulasi untuk mendapatkan peluang hamil lebih baik. Berikut beberapa tanda fisik yang biasanya dialami wanita yang sedang dalam masa ovulasi, antara lain:

  • Kram ringan atau nyeri pada satu sisi bagian panggul.
  • Nyeri pada payudara.
  • Perut terasa tidak nyaman atau kembung.
  • Peningkatan hasrat seksual.
  • Keputihan yang semakin banyak.
  • Perubahan posisi leher rahim.
  • Suhu tubuh basal, segera setelah ovulasi, kebanyakan wanita mengalami sedikit peningkatan suhu tubuh.
  • Cairan atau lendir vagina yang basah dan licin.

Tanda Ovulasi Berhasil Dibuahi dan Munculnya Gejala Awal Kehamilan

Ovulasi umumnya terjadi sekitar dua minggu sebelum hari pertama menstruasi berikutnya dimulai. Pembuahan atau konsepsi sendiri bisa terjadi sehari setelah berhubungan seks atau beberapa hari kemudian, pasalnya sperma dapat bertahan hidup selama satu minggu di dalam tubuh wanita.

Sepuluh hingga 14 hari setelahnya, sel telur yang berhasil dibuahi akan tertanam di dinding rahim dan bisa menyebabkan pendarahan ringan. Pada masa ini bisa diartikan sebagai tanda sel telur berhasil dibuahi dan merupakan salah satu tanda awal kehamilan. Pendarahan ini berbeda dengan pendarahan saat menstruasi yang cenderung banyak dan terjadi dalam waktu beberapa hari. Pendarahan karena telur yang berhasil dibuahi sendiri berlangsung tidak lama dan akan menghilang dalam beberapa jam atau hingga dua hari. Adapun gejala-gejala yang menyertai fase pendarahan ini antara lain:

  • Bercak darah merah muda atau flek kecokelatan.
  • Kram perut ringan.
  • Suasana hati yang mudah berubah.
  • Sakit kepala.

Ketika proses pembuahan berhasil dan pendarahan terjadi, maka akan muncul tanda-tanda awal kehamilan. Gejala yang muncul ini bisa jadi gejala ringan hingga berat. Namun sebuah studi menunjukkan, satu dari dua wanita mengalami tanda kehamilan pada usia kehamilan 5 minggu, tujuh dari sepuluh wanita mengalami tanda kehamilan pada usia kehamilan 6 minggu, dan sebanyak 9 dari 10 wanita mengalami tanda kehamilan pada usia kehamilan 8 minggu. Adapun gejala awal kehamilan meliputi seperti:

  • Mual dan muntah.
  • Kelelahan.
  • Sering buang air kecil.
  • Payudara yang membengkak dan terasa lebih lembut.

Tanda ovulasi berhasil dibuahi adalah terjadinya gejala awal kehamilan. Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, Anda disarankan untuk melakukan tes kehamilan baik dengan alat tes kehamilan (test pack) atau pun memeriksakannya ke dokter kandungan. Untuk melakukan tes disarankan untuk menunggu paling tidak sampai Anda terlambat menstruasi. Pasalnya, dibutuhkan hormon kehamilan yang tinggi untuk mendapat hasil tes kehamilan yang positif.