Tanda-tanda Kamu Mungkin akan Melahirkan Secara Prematur

Kehamilan yang dijalani tiap wanita berbeda-beda, termasuk kapan waktu persalinan tiba. Karena satu dan lain hal, ibu hamil bisa saja melahirkan sebelum waktunya atau biasa disebut persalinan prematur. Yuk, kenali tanda-tandanya.

Normalnya, persalinan dapat terjadi ketika kehamilan berusia 40 minggu. Namun, di persalinan prematur, tubuhmu sudah mulai mempersiapkan diri untuk melahirkan sebelum kehamilanmu berusia 37 minggu.

Tanda-tanda Kamu Mungkin akan Melahirkan secara Prematur

Melahirkan secara prematur dapat berakibat pada masalah kesehatan yang cukup berbahaya pada bayi. Itu karena dia lahir dengan kondisi organ-organ tubuh yang belum siap sepenuhnya untuk menghadapi kehidupan di luar kandungan.

Berikut beberapa tanda tubuhmu sedang mempersiapkan diri untuk melahirkan secara prematur:

  • Dalam sejam, kamu bisa mengalami kontraksi sebanyak lima kali atau lebih. Kontraksi dirasakan sebagai rasa tarikan di perut yang disertai nyeri.
  • Mengalami kram seperti saat menstruasi.
  • Produksi cairan vagina meningkat.
  • Keluar darah dari vagina.
  • Keluar cairan encer dari vagina. Kondisi ini bisa mengindikasi bahwa air ketubanmu telah pecah.
  • Ada tekanan di panggul yang rasanya seperti bayimu sudah ingin keluar.
  • Sakit pada punggung bawah yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Rasa sakit mungkin bisa datang dan pergi, namun tidak juga mereda meski kamu sudah melakukan berbagai cara untuk mengatasinya.

Jika kamu merasa mengalami hal di atas, segera periksakan kehamilan kamu ke dokter atau bidan terdekat. Selain itu, kamu juga bisa mencoba melakukan beberapa hal guna meminimalisasi terjadinya persalinan prematur seperti:

  • Kosongkan kandung kemih dengan tidak menahan buang air kecil, tetapi pastikan untuk tetap meminum beberapa gelas air untuk mencegah dehidrasi. Dehidrasi bisa membuatmu terus mengalami kontraksi.
  • Hindari tidur telentang karena ini mungkin bisa membuat kontraksi meningkat.
  • Disarankan untuk berbaring menyamping ke sisi kiri tubuhmu Posisi ini mungkin bisa meringankan atau menghentikan tanda-tanda persalinan prematur.

Apabila kamu merasa tanda-tanda tidak hilang atau makin menjadi-jadi setelah sejam melakukan tindakan di atas, kamu harus memeriksakan diri ke dokter. Nantinya tim medis akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan tindakan yang akan dilakukan. Pemeriksaan biasanya meliputi detak jantung janin, kontraksi ibu, air ketuban, pemeriksaan urine, pembukaan rahim, dan USG.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, bila memungkinkan kamu mungkin akan diberikan beberapa obat-obatan untuk menghentikan kondisi tersebut. Obat-obatan yang mungkin diberikan dokter seperti cairan infus, obat untuk merelaksasi rahim dan menghentikan persalinan dini, antibiotik, dan obat untuk mempercepat pertumbuhan paru-paru janin.

Jika memang tubuhmu terus-menerus menampakkan gejala ingin melahirkan atau janin dalam keadaan tidak sehat, dokter akan bersiap-siap untuk membantumu mengeluarkan Si Kecil ke dunia.

Persalinan prematur dapat terjadi pada siapa saja, tetapi beberapa wanita berisiko lebih tinggi mengalami persalinan ini, di antaranya adalah:

  • Memiliki berat badan terlalu kurus atau terlalu gemuk sebelum hamil.
  • Menjalani gaya hidup tidak sehat seperti merokok, minum alkohol, atau memakai narkoba.
  • Jarak antar kehamilan terlalu cepat.
  • Mengidap penyakit tertentu seperti diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan pembekuan darah, atau infeksi.
  • Hamil anak kembar.
  • Mengandung janin yang memiliki cacat lahir tertentu.
  • Pernah mengalami persalinan prematur atau ada keluarga yang mengalaminya.
  • Tidak menjaga kehamilan dengan baik, seperti tidak rutin memeriksakan diri ke dokter, atau tidak mengonsumsi asupan atau vitamin yang dibutuhkan ibu hamil.

Jika kamu termasuk ibu hamil yang telah disebutkan di atas, kamu disarankan untuk lebih waspada jika tubuhmu menampakkan gejala persalinan prematur.