Tanda-tanda Kamu Mungkin Sudah Selingkuh Hati

Secara fisik kamu memang tidak berpelukan, berciuman atau bahkan berhubungan seksual dengan orang selain pasangan resmi kamu. Namun, kamu mungkin tetap dikatakan selingkuh ketika mulai timbul rasa nyaman dan keterikatan hati dengan orang tersebut.

Selingkuh jenis ini biasa disebut selingkuh secara emosional atau juga selingkuh hati. Kondisi tersebut mungkin bisa diawali dengan pertemanan yang didukung oleh  intensitas pertemuan yang tinggi seperti selingkuh hati dengan rekan kerja. Selain faktor tersebut, keadaan ini juga bisa terjadi karena seringnya berkomunikasi walau jarang tatap muka seperti bercengkerama melalui chat atau email.

Tanda-tanda Kamu Mungkin Sudah Selingkuh Hati - alodokter

Berikut tanda-tanda kamu mungkin sudah menyelingkuhi pasanganmu atau melewati garis batas pertemanan dengan lawan jenis:

  • Kamu mulai memperhatikan penampilan agar menarik perhatiannya.
  • Apa pun bisa menjadi bahan pembicaraan kalian seperti kegiatan sehari-hari, hobi, impian, harapan, hal yang kalian benci, masalah rumah tangga, atau topik-topik tidak penting yang bisa melekatkan hubungan kalian.
  • Setelah berkomunikasi dengannya, misal via pesan teks atau email, kamu langsung menghapus riwayat pembicaraan kalian agar tidak dibaca oleh pasangan. Itu kamu lakukan karena kamu tahu topik yang dibicarakan sudah melanggar batas. Karena jika tidak, kamu tidak mungkin menghapusnya.
  • Kamu mulai membandingkan pasanganmu dengan ‘temanmu’.
  • Kamu mencari cara agar bisa berdekatan dengannya. Misal saat ada acara di kantor, kamu memilih untuk berdiri atau duduk di sampingnya.
  • Ketika melihat sesuatu yang disukainya, kamu langsung teringat padanya.
  • Kamu mulai merasa terikat dengan perasaan yang datang dari hubungan ‘pertemanan’ itu.
  • Cara lain untuk mengetahui bahwa hubungan kalian di luar batas pertemanan adalah kamu merasa bersalah dan terlihat canggung ketika kamu bersama pasangan dan ‘temanmu’ itu dalam satu tempat. Padahal, ketika kamu tidak bersama pasangannmu, kamu bisa dekat dan memperlakukannya istimewa.

Yuk, Mulai Jaga Perasaan Pasanganmu

Ini merupakan kondisi yang tidak sehat. Jika dibiarkan, hal ini bisa menjadi noktah merah pada hubungan pernikahan kamu. Segera sudahi hubungan teman tapi mesra ini. Makin cepat kamu mengakhirinya, maka makin baik pula bagi hubunganmu dengan pasangan.

Berikut tips yang bisa kamu lakukan:

  • Menghentikan hubungan ini harus diawali dari diri sendiri. Katakan kepada diri kamu bahwa hubungan ini tidak baik dan kamu harus mengakhirinya.
  • Setelah itu, katakan kepada ‘temanmu’ untuk mulai menjaga jarak denganmu. Jika dia tidak bersedia, katakan kepadanya bahwa kamu harus melakukan hal ini demi mempertahankan rumah tangga.
  • Langkah selanjutnya adalah mencari tahu akar permasalahan antara kamu dengan pasanganmu dan mengapa pada akhirnya kamu malah terikat dan merasa nyaman berhubungan dengan orang lain. Bicarakan jujur mengenai hal ini kepada pasangan. Jangan ada yang ditutup-tutupi.
  • Bicarakan pula mengenai harapan-harapan kamu dalam membangun rumah tangga yang bahagia.
  • Mulai bergaul dengan orang-orang yang memiliki keluarga yang harmonis.
  • Kamu bisa merencanakan bulan madu kedua untuk menambah romantisme hubunganmu dengan pasangan.

Ketika sudah memutuskan untuk mengikat janji suci dengan seseorang, kamu harus tanamkan dalam hati bahwa hanya dialah belahan jiwa kamu. Wajar jika di tengah perjalanan kamu mulai merasa bosan lalu akhirnya bertemu dengan orang baru yang bisa membuat hidupmu lebih berwarna. Namun, jangan gunakan kebosanan itu untuk pindah ke lain hati. Kamu harus cari tahu bagaimana cara untuk bisa membangkitkan cinta untuk pasanganmu layaknya saat pertama kali jatuh cinta dengannya.

Intinya, jangan sekali-kali bermain api dengan menjalin hubungan mesra dengan orang selain pasanganmu. Berusahalah untuk setia dan jaga perasaan pasanganmu walau dia sedang tidak ada di sisimu.