Ternyata Membuang Obat Kadaluarsa Ada Aturannya

Agar tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, membuang obat yang sudah kadaluarsa ada aturannya. Mulai sekarang, jangan membuang obat sembarangan.

Obat sakit kepala, flu, batuk, atau maag yang dibeli bebas sering kali tidak habis digunakan. Sisanya biasanya disimpan dalam kotak obat di rumah, atau dibawa di tas untuk jaga-jaga jika sakit menyerang kembali. Nah, coba sekali-sekali Anda periksa tumpukan obat-obatan dari berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun tersebut. Apakah sudah melewati tanggal kadaluarsa?

Ternyata Membuang Obat Kadaluarsa Ada Aturannya - alodokter

Jika jawabannya iya, sebaiknya obat tersebut segera disingkirkan, alias dibuang. Komposisi obat yang ada dapat berubah. Akibatnya, obat tersebut bisa menjadi kurang efektif dan berpotensi membahayakan kesehatan jika dikonsumsi. Obat kadaluarsa tertentu juga berisiko menjadi tempat pertumbuhan bakteri. Antibiotik yang sudah melalui masa berlakunya bahkan bisa gagal mengobati infeksi, serta menyebabkan penyakit yang lebih serius dan resistensi antibiotik.

Membuang obat kadaluarsa dengan benar

Namun ternyata, membuang obat yang sudah tak terpakai tidak bisa sembarangan. Obat kadaluarsa yang dibuang begitu saja di tempat sampah, toilet, atau saluran air bisa membahayakan orang lain dan lingkungan. Anak- anak bisa saja memungut dan minum obat tersebut dari tong sampah. Dan jika dibuang ke toilet, obat-obatan bisa berakhir sistem saluran air hingga membahayakan lingkungan.

Obat kadaluarsa yang dibuang sembarangan juga bisa ditemukan atau dimanfaatkan oleh orang lain dengan tujuan yang tidak baik. Oleh karena itu, menurut salah satu apoteker, disarankan untuk membawa obat yang sudah habis masanya ke apotek terdekat untuk dihancurkan atau dibuang dengan aman. Jika Anda ingin membuang sendiri obat yang sudah kadaluarsa, ada baiknya memperhatikan dan mematuhi aturan sebagai berikut:

  • Baca label obat dan mengikuti petunjuk pembuangan khusus yang tertempel, jika ada.
  • Pisahkan obat dari tempat aslinya.
  • Jangan menghancurkan obat berbentuk tablet atau kapsul.
  • Campur obat kadaluarsa dengan tanah, kotoran kucing, ampas kopi, atau zat lain yang menyerap obat.
  • Tempatkan obat yang hendak dibuang dalam kantong plastik tertutup untuk mencegah anak kecil, binatang peliharaan, atau orang lain mengorek-ngorek sampah Anda.
  • Buang obat dalam tempat sampah.
  • Jika membuang obat yang diresepkan dokter, coret semua informasi yang ada di label botol atau plastik obat.
  • Hapus informasi dari label resep obat untuk membantu menjaga privasi dan melindungi informasi tentang kesehatan pribadi Anda.
Jika obat pribadi Anda memiliki waktu kadaluarsa yang masih lama, simpanlah dengan baik di tempat yang dingin, gelap, tidak lembap, dan jauh dari jangkauan anak kecil. Obat yang terpapar panas dan cahaya bisa berkurang keampuhannya dalam melawan penyakit.

Hati-hati jika ingin membuang obat kadaluarsa agar tidak disalahgunakan dan membayakan orang lain dan lingkungan.