Trik Melawan Ketidaknyamanan yang Muncul di Kehamilan Trimester Ketiga

Wah, selamat akhirnya kamu telah sampai ke trimester ketiga kehamilan. Namun, 3 bulan terakhir kehamilan ini bisa membuatmu tidak nyaman dan kelelahan, lho! Yuk kenali tips dan trik supaya kamu tidak kepayahan menghadapinya.

Trimester ketiga berlangsung sejak minggu ke-28 hingga minggu ke-40 kehamilan. Rasa lelah dalam menjalani trimester ini mungkin bisa membuatmu ingin cepat-cepat meninggalkan tahapan ini. Namun, kamu harus tetap semangat menjalaninya. Ikuti tips berikut agar kehamilan trimester ketiga ini bisa memberikan kenangan indah buatmu:

Trik Melawan Ketidaknyamanan yang Muncul di Kehamilan Trimester Ketiga

Rasa lelah. Pertambahan berat badan dan membesarnya ukuran rahim serta janin bisa membuatmu mudah kelelahan. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa melakukan hal-hal berikut ini:

  • Perbanyak waktu istirahat. Kamu bisa tidur lebih awal pada malam hari dan membiasakan tidur siang. Bila kamu masih bekerja, ambillah istirahat singkat dengan memejamkan mata selama beberapa menit dan menaikkan kakimu.
  • Konsumsi makanan yang bisa menambah tenagamu seperti makanan berprotein dan berkarbohidrat kompleks (contohnya roti gandum atau kacang walnut). Selain itu, perbanyak juga mengonsumsi sayuran dan buah-buahan.
  • Rutin berolahraga setiap hari seperti berjalan kaki, berenang, atau yoga untuk ibu hamil. Olahragalah setidaknya 20 hingga 30 menit setiap harinya.
  • Minum air putih yang banyak agar tidak mengalami dehidrasi.
  • Batasi melakukan kegiatan yang tidak penting.

Sesak napas. Otot yang berada di bawah paru-parumu dapat tergencet rahim yang terus membesar. Hal ini membuat paru-paru sulit untuk mengembang dengan sempurna. Keadaan seperti ini bisa membuatmu sulit untuk bernapas.

Untuk mengatasi hal tersebut, coba perbaiki posisi tubuhmu agar paru-paru memiliki ruang yang cukup untuk berkembang. Saat tidur, kamu juga bisa menopang kepala dan bahu dengan bantal. Berolahraga juga bisa mengatasi hal ini.

Nyeri punggung. Keadaan ini dapat terjadi akibat punggungmu harus menopang bobot tubuh yang lebih berat dari biasanya. Rasa nyeri juga dapat disebabkan hormon relaksin yang berkembang selama kehamilan. Hormon tersebut bisa mengendurkan sendi di antara tulang-tulang di daerah panggulmu dan memicu rasa sakit pada punggung.

Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa melakukan tips berikut ini:

  • Latihan panggul. Posisikan tubuhmu seperti mau merangkak, tapi diam di tempat. Setelah itu goyangkan panggulmu ke atas dan ke bawah. Pastikan posisi punggungmu tetap lurus.
  • Tidurlah miring serta letakkan bantalan di belakang punggung dan selipkan bantal di antara kakimu.
  • Pastikan kamu duduk dengan tegak dan gunakan kursi yang menopang punggungmu dengan baik.
  • Gunakan sepatu yang nyaman. Gunakan sepatu dengan hak rendah, karena sepatu ini baik untuk menopang punggung
  • Kompres punggung dengan handuk hangat.

Jika nyeri tidak menghilang dengan berbagai cara di atas, segera konsultasikan dengan dokter.

Dada terasa panas/terbakar. Hampir setengah dari ibu hamil akan mengalaminya.  Kondisi ini disebabkan oleh hormon kehamilan yang menyebabkan otot lambung menjadi rileks, serta membesarnya rahim sehingga isi lambung terdorong naik ke kerongkongan.

Untuk menghindari hal tersebut, kamu harus teliti memilih makanan. Jauhi asupan makanan yang asam, pedas, berminyak, berlemak, dan mengandung kafein.

Kamu disarankan untuk makan lebih sering namun dengan porsi yang sedikit. Jangan makan sambil berbaring atau mendekati waktu tidur.

Bolak-balik toilet. Makin mendekati persalinan, janinmu akan bergerak turun ke area panggul dan hal ini bisa membuatmu merasakan adanya tekanan pada kandung kemihmu. Kondisi tersebut mungkin bisa membuat frekuensi buang air kecil menjadi meningkat dan membuat air urine mudah bocor ketika kamu bersin atau tertawa.

Pastinya melelahkan bukan dengan tubuhmu yang seperti ini tapi kamu harus bolak-balik ke toilet. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa melakukan tips berikut:

  • Hindari asupan berkafein (kopi, teh, atau minuman kola) karena bisa membuatmu lebih sering buang air kecil.
  • Pastikan minum setidaknya 8 gelas sehari. Namun, jangan minum sebelum tidur.
  • Jangan menahan rasa ingin buang air kecil karena hal ini mungkin bisa meningkatkan frekuensimu ke toilet.
  • Lakukan senam kegel. Untuk mengetahui cara melakukan senam kegel, klik di sini.

Jika ketidaknyamanan di atas tidak juga membaik setelah kamu melakukan berbagai langkah penanganan, segera konsultasikan ke dokter.

Tetap semangat, yah, karena sebentar lagi kamu akan berjumpa dengan si mungil yang ada di dalam perutmu.