Tunanetra Bukan Akhir dari Segalanya

Menjadi tunanetra tidak menghalangi siapa saja untuk beraktivitas.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tunanetra berarti buta atau tidak dapat melihat. Tunanetra atau buta bisa dikategorikan menjadi dua, yaitu buta sebagian dan buta sepenuhnya. Buta sebagian berarti masih memiliki penglihatan, walaupun terbatas. Sedangkan buta sepenuhnya berarti berada dalam kegelapan total atau tidak dapat melihat sama sekali, bahkan cahaya.

Tunanetra Bukan Akhir dari Segalanya - alodokter

Tunanetra bisa disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari bawaan sejak dilahirkan atau cacat lahir, cedera mata atau kepala, hingga komplikasi dari operasi mata. Selain itu, tunanetra juga dapat disebabkan oleh kondisi atau penyakit tertentu, seperti diabetes, stroke, glaukoma, katarak, tumor, degenerasi makula, mata juling, infeksi atau peradangan di mata, retina rusak atau bermasalah, dan lain sebagainya.

Bila keluarga, saudara, teman, atau Anda sendiri mempunyai masalah pada penglihatan (tunanetra), sudah pasti hal tersebut dapat mengganggu kehidupan dan aktivitas sehari-hari. Melakukan pekerjaan yang mudah atau kecil sekali pun bisa menjadi persoalan besar. Namun, bukan berarti penderita tunanetra tidak bisa mandiri. Mereka tetap dapat melakukan berbagai aktivitas dan rutinitas dengan aman dan nyaman. Tentunya dengan membuat beberapa penyesuaian dan perubahan.

Membaca dan menulis

Meski tidak dapat melihat, penderita tunanetra tetap dapat membaca buku, majalah, atau koran, baik secara konvensional atau daring (online). Mereka bisa belajar huruf Braille, yaitu sistem penulisan yang menggunakan titik-titik timbul sebagai pengganti angka dan huruf alfabet biasa. Sudah banyak buku yang dibuat dalam versi Braille guna memudahkan mereka yang memiliki kendala dalam melihat untuk membaca.

Mereka juga dapat mengunduh perangkat lunak (software) komputer untuk membaca dokumen dan teks. Bahkan kini, sudah ada alat Braille yang dapat dilampirkan ke komputer. Alat tersebut memungkinkan penggunanya membaca teks yang ditampilkan di layar komputer. Selain itu, juga ada keyboard komputer edisi Braille untuk menulis.

Berjalan

Penderita tuna netra mungkin membutuhkan tongkat panjang untuk membantu mereka berjalan dan bepergian. Tongkat tersebut biasanya dapat dilipat dan mampu membantu pemakainya mendeteksi benda-benda di jalan. Bisa juga menggunakan jasa anjing pemandu untuk memudahkan penderita tunanetra bergerak secara bebas, sekaligus mendapat teman baru.

Jika Anda mempunyai masalah penglihatan, mungkin sudah saatnya untuk mulai memerhatikan kesehatan mata Anda. Karena beberapa masalah pada mata bisa menyebabkan kebutaan. Anda bisa mulai mengenakan kacamata hitam, mengonsumsi sayuran berwarna hijau, jingga, kuning, makanan mengandung vitamin C dan omega-3 untuk membantu melindungi mata dan mencegah masalah penglihatan di kemudian hari.

Jangan lupa juga untuk memeriksakan gangguan masalah mata Anda ke dokter spesialis mata. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan berbagai informasi tentang kesehatan mata, sekaligus saran mengenai hal apa saja yang harus dilakukan untuk menjaga penglihatan tetap sempurna.