Vitamin C untuk Ibu Hamil, Manfaatnya dan Dosis Aman yang Dianjurkan

Vitamin C untuk ibu hamil sangatlah penting, karena termasuk ke dalam daftar suplemen yang dibutuhkan calon ibu selama masa kehamilan. Namun, vitamin C juga bisa berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Ketahui manfaat dan dosis vitamin C yang aman untuk ibu hamil sekarang juga.

Vitamin C untuk ibu hamil dibutuhkan juga oleh janin Anda, karena bisa melindungi dan menjaga kesehatan sel, membentuk kolagen di dalam tulang, tulang rawan, otot, kulit dan pembuluh darah. Vitamin ini juga penting bagi perbaikan jaringan, penyembuhan luka, melawan penyakit infeksi, dan membantu tubuh menyerap zat besi yang berasal dari sayur-sayuran.

vitamin c during pregnancy - alodokter

Selama kehamilan, tubuh memang membutuhkan nutrisi yang seimbang untuk menunjang perkembangan janin dan menjaga kondisi tubuh, namun bukan berarti semua vitamin atau suplemen lain yang ditawarkan bisa dikonsumsi dengan leluasa. Mengonsumsi suplemen tetap harus mengikuti anjuran dokter atau dengan memperhatikan beberapa pertimbangan berikut:

  • RDA (Recommended Daily Allowance). Berapa dosis vitamin harian yang dianjurkan bagi kebanyakan orang pada umumnya.
  • Jumlah asupan maksimal yang dapat ditolerir atau dikonsumsi setiap hari tanpa menimbulkan risiko kesehatan atau efek samping.
  • Jumlah asupan yang memadai, bila besaran dosis vitamin harian yang dianjurkan tidak diketahui dengan pasti. Perkiraan asupan yang memadai didapatkan melalui hasil pengamatan terhadap konsumsi vitamin sebelumnya.
  • Toksisitas vitamin, yaitu kemungkinan overdosis atau efek interaksi jika mengonsumsi beberapa jenis vitamin, termasuk vitamin A, B6, C, D atau niasin.

Pertimbangan ini akan membantu Anda mengetahui seberapa banyak dosis vitamin C untuk ibu hamil yang harus dikonsumsi, dengan risiko gangguan kesehatan atau efek samping seminim mungkin. Anda juga bisa berkonsultasi kepada dokter kandungan atau ahli gizi untuk memperoleh informasi tambahan mengenai dosis vitamin harian yang dianjurkan atau besaran asupan yang bisa ditolerir tubuh selama masa kehamilan.

Dosis Vitamin C untuk Ibu Hamil yang Dianggap Aman

Wanita hamil dianjurkan mengosumsi vitamin prenatal untuk menutupi nutrisi yang kurang dari menu makan harian, termasuk juga vitamin C. Perempuan hamil yang berusia 18 tahun atau lebih muda akan membutuhkan setidaknya 80 miligram vitamin C per hari, sementara vitamin C untuk ibu hamil yang berusia 19 tahun atau lebih tua membutuhkan 85 miligram per hari.

Kelebihan atau overdosis vitamin C bisa menyebabkan perubahan pada gejala-gejala umum kehamilan. Tanda dan gejala yang dapat muncul pada overdosis vitamin C, seperti:

  • Lebih sering berkemih.
  • Urine berwarna keruh.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Lelah.
  • Perubahan suasana hati.
  • Sakit kepala.
  • Bibir pecah-pecah.
  • Diare.
  • Konstipasi.
  • Mual.
  • Sakit perut.
  • Nyeri otot, sendi atau melemahnya otot.
  • Sensitif terhadap sinar matahari atau cahaya.
  • Ruam atau gatal.
  • Iritasi mata.
  • Detak jantung lebih cepat atau tidak beraturan.

Jika dikonsumsi dalam dosis terlalu tinggi, vitamin C juga berisiko menyebabkan gangguan kesehatan lain seperti: batu ginjal, insomnia, terjadi penggumpalan darah, dan kerusakan sel darah merah.

Jika merasakan ada perubahan pada gejala kehamilan atau mengalami gejala-gejala di atas, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Vitamin C untuk ibu hamil diperlukan demi mendukung tumbuh kembang buah hati kita, namun tetap waspadai agar tidak mengonsumsinya secara berlebihan.