Waspadai Efek Samping Daun Sirsak sebelum Konsumsi Ekstraknya

Produk-produk alami, terutama yang berbahan dasar tumbuhan, telah lama dimanfaatkan manusia untuk menjaga kesehatan. Salah satu tumbuhan yang digunakan secara tradisional untuk kesehatan adalah sirsak (annona muricata).

Dikenal secara meluas mampu membunuh sel-sel kanker, tanaman yang tersebar di daerah tropis dan subtropis ini telah menarik perhatian para pemburu manfaat tanaman herba.  Meski begitu, kita tetap perlu berhati-hati dengan efek samping daun sirsak yang dapat merugikan kesehatan.

Waspadai Efek Samping Daun Sirsak sebelum Konsumsi Ekstraknya

Banyaknya orang yang mengandalkan tumbuhan sirsak untuk mengatasi gangguan kesehatan bukannya tanpa alasan. Begitu banyaknya kandungan mineral di dalam sirsak, seperti kalium, kalsium, natrium, tembaga, besi dan magnesium menjadikan buah ini sebagai elemen pemenuhan nutrisi yang ideal bagi manusia.

Apa Saja Manfaat Daun Sirsak?

Daging buah, biji, dan daun sirsak telah lazim digunakan untuk mengatasi gangguan pada perut, meredakan demam, dan kerap dijadikan obat penenang. Namun, yang paling banyak dikenal adalah khasiat pengobatan dari daun sirsak. Pada prosesnya, daun sirsak akan diekstraksi dan dapat digunakan untuk menangani berbagai kondisi-kondisi medis, seperti:
  • Berdasarkan hasil sebuah percobaan pada tikus, ekstrak daun sirsak diketahui mengandung zat yang mampu melawan arthritis dengan efek meringankan bengkak setelah dua minggu pemberian.
  • Ekstrak daun sirsak juga digunakan untuk meredakan demam dan kejang. Pengobatan ini sering dilakukan secara tradisional di negara-negara Afrika. Sebuah studi pun mengemukakan bahwa senyawa bioaktif dari ekstrak daun sirsak dapat digunakan sebagai obat antikejang.
  • Ekstrak daun sirsak juga dilaporkan kaya akan zat antioksidan. Antioksidan tersebut terdiri dari antioksidan enzim, termasuk katalase dan dismutase superoksida, serta antioksidan nonenzim (vitamin C dan vitamin E).
  • Daun sirsak juga secara tradisional digunakan untuk mengobati penyakit kuning (jaundice), termasuk mata kuning. Berdasarkan hasil sebuah studi, konsumsi ekstrak daun sirsak mengakibatkan pengurangan hiperbilirubinemia (peningkatan bilirubin pada darah) secara signifikan. Dilaporkan juga bahwa ekstrak kandungan air dari daun sirsak memiliki potensi melindungi organ hati (hepaprotektif) terutama akibat efek buruk asetaminofen dan karbon tetraklorida.
  • Ekstrak daun sirsak juga memperlihatkan khasiat penyembuhan luka secara signifikan. Selain itu, ekstrak dari daun sirsak ini menunjukkan manfaatnya dalam mengatasi kanker dan tumor. Apoptosis (proses kematian sel) berperan penting dalam menghilangkan tumor dan kanker manusia. Suatu penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat pada daun sirsak ditemukan mendorong reaksi apoptosis terhadap sel-sel kanker.

Apa yang Bisa Menjadi Efek Samping Daun Sirsak?

Terlepas dari semua keunggulan manfaat dari daun sirsak, pengonsumsi obat herba ini tetap dihadapkan kepada adanya risiko efek samping. Penelitian dilakukan di Kepulauan Karibia sebagai wilayah dengan sebagian besar penduduknya terbiasa dengan pengobatan tradisional menggunakan buah sirsak. Pada laporan yang diterima mengenai efek samping daun sirsak di kepulauan tersebut mengemukakan tentang observasi terkait meningkatnya jumlah penderita Parkinson. Di dalam prosesnya, setengah dari pasien uji medis diberikan buah dan ekstrak daun sirsak secara rutin, terutama pada pasien berusia kurang dari 65 tahun.

Hasil akhir menunjukkan adanya penurunan gejala-gejala Parkinson, seperti berkurangnya gangguan gaya berjalan, kekakuan fungsi motorik, dan kelambatan gerak pada pasien setelah konsumsi buah serta daun sirsak dihentikan. Diduga bahwa zat yang terkandung di dalam buah sirsak dapat membunuh sel-sel saraf di otak dan di bagian tubuh lainnya yang menyebabkan gangguan gerakan yang mirip dengan Parkinson. Meski begitu, hal ini belum bisa dipastikan secara medis. Sejauh ini, yang dapat disimpulkan adalah konsumsi buah sirsak memiliki korelasi terkait gangguan degeneratif saraf.

Informasi lengkap mengenai keamanan dan efektivitas obat herba daun sirsak juga belum memadai bagi wanita hamil dan menyusui. Apalagi, terdapat kecurigaan tentang adanya efek racun saraf sebagai dampak mengonsumsi daun sirsak sebagai pengobatan herba. Oleh karena itu, tidak disarankan bagi ibu hamil dan menyusui untuk mengonsumsi daun ini.

Oleh karena itu, sebaiknya penggunaan ekstrak daun sirsak sebagai obat herba, apa pun penyakit yang ingin ditangani, perlu dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.