Waspadai Penularan Hepatitis A dan Kenali Gejalanya

Puluhan mahasiswa IPB terjangkit hepatitis A, bahkan satu di antaranya meninggal dunia. Peristiwa ini pun menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Maraknya pemberitaan ini mungkin membuat Anda khawatir dan bertanya-tanya apa yang menyebabkan puluhan mahasiswa dapat begitu mudahnya terjangkit hepatitis A.

Penyakit hepatitis A disebabkan oleh virus hepatitis A yang menginfeksi sel-sel hati, menyebabkan inflamasi, serta dapat merusak fungsi hati. Hepatitis A termasuk penyakit yang sangat menular. Oleh karena itu, penting untuk kita mengenal lebih jauh mengenai hepatitis A dan bagaimana cara penularannya.

waspadai penularan hepatitis a dan kenali gejalanya - alodokter

Bagaimana Cara Penularan Hepatitis A?

Penyebaran virus ini sebenarnya juga berhubungan dengan kebersihan dan paling sering menyebar melalui jalur fecal-oral. Artinya penyakit ini menular melalui makanan yang sudah terkontaminasi kotoran dari penderita hepatitis A.

Selain itu, umumnya hepatitis A menyebar di wilayah yang padat dan mengalami masalah dengan kebersihan, seperti susah air bersih, serta akses terbatas ke sarana sanitasi. Berikut ini adalah beberapa penyebab menularnya virus hepatitis A.

  • Mengonsumsi makanan yang dimasak atau disajikan oleh penderita hepatitis A yang tidak mencuci tangannya terlebih dahulu setelah menggunakan toilet.
  • Mengonsumsi kerang mentah dari air yang tercemar dengan limbah.
  • Mengonsumsi minuman yang terkontaminasi.
  • Melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi virus hepatitis, sekalipun gejala hepatitis A pada orang tersebut tidak terlihat.
  • Mengonsumsi es yang terkontaminasi.
  • Berhubungan seksual, khususnya oral dan anal seks, dengan seseorang yang menderita hepatitis A.

Selain itu, meski jarang terjadi, virus hepatitis A juga dapat menyebar melalui penggunaan jarum yang sudah terinfeksi. Serta dapat menyebar melalui kontak dekat dalam lingkungan tertutup seperti asrama sekolah, atau barak tentara.

Hindari Penularannya dengan Cara Ini

Guna menghindari penularan, cara awal yang dapat Anda lakukan adalah menjaga kebersihan. Misalnya dengan membersihkan tangan sebelum menyiapkan makanan dan sebelum makan, serta setelah menggunakan toilet. Hindari untuk berbagi perlengkapan makan, handuk, serta sikat gigi. Cara berikutnya adalah dengan melakukan vaksin hepatitis A.

Melakukan suntik vaksin hepatitis A penting dilakukan jika Anda akan berkunjung ke satu wilayah atau negara yang memiliki tingkat kebersihan buruk. Tubuh Anda memerlukan waktu sekitar dua minggu untuk kemudian membentuk imunitas terhadap virus hepatitis A setelah dilakukan penyuntikan vaksin. Oleh karena itu, lakukan vaksin setidaknya dua minggu sebelum Anda bepergian. Vaksin ini diberikan dua kali dengan jarak vaksin pertama dan kedua adalah 6 hingga 12 bulan. Tapi bila Anda akan tinggal lama di daerah yang berisiko endemik hepatitis A, lebih baik Anda melengkapi dahulu 2 suntikan vaksinasi sebelum Anda berangkat.

Jika Anda hendak berkunjung ke wilayah yang kurang bersih dan berisiko terhadap virus hepatitis A, hindarilah mengonsumsi air yang berasal dari lingkungan sekitar. Sebagai gantinya, usahakan untuk mengonsumsi air minum kemasan. Hindari juga mengonsumsi buah mentah, buah yang sudah dikupas, dan sayuran mentah.

Penderita hepatitis A akan mengalami beberapa gejala seperti:

  • Mual dan muntah.
  • Kelelahan.
  • Sakit perut (terutama di daerah perut atas kanan, di bawah tulang rusuk terakhir).
  • Demam ringan.
  • Hilang nafsu makan.
  • Nyeri sendi.
  • Urine berwarna
  • Feses berwarna seperti tanah.
  • Mata dan kulit menguning.

Meski begitu, gejala di atas cenderung tidak muncul hingga virus berada di dalam tubuh selama beberapa minggu.

Oleh karena itu, dianjurkan selalu rajin dalam menjaga kebersihan. Hindari mengonsumsi makanan yang pada penyajiannya terlihat kurang bersih. Disarankan pula untuk menghindari berbagi barang atau makanan tertentu guna mencegah penyebaran virus ini. Lakukanlah pemeriksaan ke dokter, jika Anda merasakan beberapa gejala di atas, atau terdapat penderita hepatitis A di sekitar Anda.