Waspadai Tinea Manum, Infeksi Jamur Tangan yang Menular

Tinea manum atau tinea manus adalah salah satu jenis infeksi jamur menular yang menyerang tubuh bagian tangan. Dalam istilah awam, tinea dikenal sebagai kurap, dan manum atau manus berarti tangan. Dengan perawatan yang tepat, tinea manum dapat sembuh dalam waktu sekitar satu bulan.

Tinea (dermatofitosis) adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur dermatofita, yakni sekelompok jamur yang menyerang dan tumbuh pada keratin atau sel kulit mati di tubuh manusia. Selain tinea manum, ada berbagai jenis tinea berdasarkan bagian tubuh yang terinfeksi, antara lain tinea pedis (kaki), tinea barbae (jenggot), tinea capitis (kulit kepala), tinea corporis (batang tubuh dan lengan), tinea unguium (kuku), dan tinea cruris (bagian bokong dan selangkang).

Gejala Tinea Manum yang Perlu Anda waspadai

Gejala tinea manum secara umum terlihat dari timbulnya radang pada kulit di tangan yang meliputi:

  • Area yang terinfeksi di tangan biasanya akan mengalami bercak yang sedikit demi sedikit menjadi lebih besar dan kadang melingkar dengan tepi bercak tampak lebih aktif atau meninggi dan bagian tengah bercak tampak bersih.
  • Infeksi umumnya akan dimulai di telapak tangan.
  • Daerah yang terinfeksi tinea akan terasa gatal, memerah, mengelupas, atau bersisik.
  • Tinea manum cenderung terjadi hanya pada satu tangan, namun bisa juga pada kedua tangan. Bergantung pada jenis jamur yang menyebabkan tinea, daerah tersebut mungkin juga melepuh dan berisi cairan bening.

Gejala infeksi jamur pada tangan ini mirip dengan beberapa penyakit kulit lain di tangan seperti pompholyx, psoriasis, atau eksim. Penyakit-penyakit ini juga dapat menyebabkan gatal dan bercak pada kulit di tangan. Namun bedanya, penyakit ini bukan disebabkan oleh infeksi jamur seperti tinea manum, dan memiliki gambaran bercak yang berbeda. Bercak pada eksim di tangan tampak merah secara keseluruhan dan bagian tepi tidak meninggi, berbeda dengan tinea.

Seperti pada tinea lainnya, gambaran bercak dan gejala infeksi jamur kulit ini dapat menjadi sulit didiagnosis jika terdapat penggunaan obat kortikosteroid. Obat antiradang ini dapat menyebabkan tepi lesi menjadi tidak aktif, bercak menjadi kurang bersisik dan lebih merah, sehingga dapat terlihat seperti penyakit lain. Untuk memastikan diagnosis, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan jaringan kulit, kemudian jaringan kulit yang diambil akan diperiksa dengan mikroskop untuk untuk melihat apakah terdapat jamur penyebab infeksi. 

Penyebab dan Faktor Risiko Terjangkit Tinea Manum

Dari semua jenis tinea, tinea manum cukup jarang ditemukan. Lazimnya, tinea manum muncul bersamaan dengan tinea pedis, yakni saat menyentuh bagian kaki yang mengalami tinea pedis. Atau terjadi kontak langsung dengan orang yang terjangkit tinea manum atau tinea pedis.  Kontak langsung dengan hewan (anjing, kucing, sapi, landak) atau tanah yang terinfeksi, serta benda yang terkontaminasi juga dapat mengakibatkan terjangkit penyakit ini. Pekerjaan yang banyak menyebabkan tangan berkeringat atau basah seperti mencuci juga sering menyebabkan munculnya infeksi tinea manum.

Penanganan dan Pengobatan Tinea Manum yang Perlu Anda Ketahui

Tinea manum didiagnosis dengan pemeriksaan di bawah mikroskop dan pengambilan sampel serpihan kulit. Terdapat juga pemeriksaan dengan memakai lampu khusus dengan sinar ultraviolet yang akan membuat jamur yang menginfeksi kulit menyala dengan warna berbeda dan tingkat keterangan yang berbeda untuk mendiagnosis kondisi ini.

Tinea manum ringan dapat diobati dengan obat antijamur salep seperti clotrimazole, ketoconazole, dan miconazole. Salep Clotrimazole dan miconazole relatif aman untuk Ibu hamil. Obat antijamur oral, termasuk terbinafine dan itraconazole, dapat dipertimbangkan apabila obat antijamur oles tidak memberikan hasil maksimal. Untuk kasus tinea manum yang parah, dokter akan meresepkan obat antijamur oral untuk mengatasinya. Cara penggunaan salep antijamur yang benar adalah dengan mengolesi salep antijamur pada bercak di tangan pada seluruh bercak hingga 1-2 cm melewati tepi bercak. Penggunaan salep antijamur harus dilanjutkan hingga 1-2 minggu setelah bercak hilang dan gejala mereda. Penggunaan obat kortikosteroid sebaiknya dihentikan atau dihindari ketika terdapat infeksi jamur. Obat antiradang ini dapat menyebabkan infeksi jamur lebih berat sehingga tinea akan menjadi lebih sulit diobati. Sebagian besar tinea manum bisa disembuhkan dengan perawatan yang tepat dalam waktu kurang lebih satu bulan.

Terdapat beberapa cara untuk mencegah tinea manum seperti membersihkan dan mengeringkan tangan, terutama jika Anda sering memakai sarung tangan; hindari kontak dengan penderita infeksi tinea; jika Anda menderita tinea pada bagian lain tubuh, hindari menggores atau menggaruk bagian ini dengan tangan; gunakan sarung tangan sekali pakai saat merawat area tubuh lain yang terinfeksi untuk menghindari penyebaran tinea ke tangan Anda. Hentikan pemakaian peralatan pribadi seperti handuk atau lap tangan secara bersamaan untuk mencegah penularan.

Pastikan untuk menemui dokter jika tinea manum tidak hilang setelah satu bulan menggunakan pengobatan oles atau topikal. Anda juga harus menemui dokter jika Anda menderita tinea beserta diabetes atau penyakit yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh Anda.