Yang Perlu Anda Ketahui Soal Mata Bayi Belekan

Mata bayi belekan umum terjadi pada bayi yang baru lahir. Tapi jika terjadi selama lebih dari 12 bulan, segera hubungi dokter.

Anda mungkin sering melihat adanya belek lengket atau kerak mengering di sudut mata si kecil. Atau mungkin saja ada pula air mata yang mengalir keluar. Dan jika diperhatikan lebih lanjut, belek tersebut membuat bulu mata buah hati menjadi lengket satu sama lain, terutama setelah dia tidur.

Yang Perlu Anda Ketahui Soal Mata Bayi Belekan - alodokter

Penyebab mata bayi belekan

Mata bayi belekan alias sering keluarnya kotoran mata, merupakan hal yang lazim atau umum terjadi pada bayi yang baru lahir. Mata bayi belekan dan lengket tersebut biasanya disebabkan oleh terlambatnya perkembangan dan pembukaan saluran air mata si kecil. Atau dengan kata lain, saluran air mata si buah hati masih terbuka sepenuhnya.

Mata bayi belekan bisa terjadi pada satu atau kedua mata si kecil. Namun, janganlah Bunda menjadi resah atau gelisah akan hal ini. Seiring berjalannya waktu, mata bayi belekan dan lengket akan sembuh dengan sendirinya. Biasanya dalam jangka waktu beberapa minggu namun bisa juga beberapa bulan, (enam hingga 12 bulan).

Yang dapat Bunda lakukan adalah membersihkan belek atau kerak pada mata si kecil dengan melakukan beberapa langkah mudah berikut ini:

  • Cuci tangan Bunda hingga bersih.
  • Siapkan kapas atau beberapa beberapa cotton bud yang bersih, air matang hangat, dan baskom kecil.
  • Basahi kapas atau cotton bud dengan air hangat. Kemudian usap mata si kecil, dari sudut mata bagian dalam ke sudut sebaliknya secara teratur.
  • Ulangi tindakan ini hingga mata si kecil bersih dari belek dan kerak. Ada yang harus Bunda perhatikan, yaitu ganti cotton bud atau kapas tiap kali mata diusap. Satu usapan, satu kapas atau satu cotton bud.
  • Jika saluran air mata sedikit terhalang, Bunda dapat menggunakan tangan Anda untuk memijat sudut mata bayi yang dekat hidung, dengan gerakan ke bawah tiga kali sehari.
  • Bersihkan tangan Bunda setelah mengusap mata si kecil.
  • Jangan berbagi handuk atau kain lap bayi guna menghindari kontaminasi jika ada infeksi.

Kapan harus waspada?

Mata bayi belekan biasanya bukanlah suatu hal yang perlu Bunda khawatirkan. Namun, lain ceritanya jika Bunda menemukan berbagai tanda atau gejala berikut ini pada si kecil:

  • Belek atau kotoran mata yang muncul bertambah banyak.
  • Kotoran mata berwarna kekuningan atau kehijauan.
  • Warna kotoran mata putih, tapi warna bagian putih mata menjadi merah atau bagian atas kelopak mata menjadi bengkak. Ini tanda-tanda kemungkinan adanya infeksi.
  • Jika si kecil menangis terus-menerus.
  • Jika si kecil sering menggosok mata atau tampak kesakitan.
  • Jika si kecil tidak ingin membuka matanya.
  • Jika si kecil merasa silau atau tampak kesakitan ketika melihat cahaya.
  • Jika struktur mata atau kelopak mata si kecil tampak tidak teratur.

Apabila Bunda memperhatikan tanda-tanda seperti di atas pada buah hati, jangan ragu untuk segera mendatangi dokter mata guna mendapatkan penanganan lebih lanjut dan tepat.