Yuk, Bunda, Kita Latih Si Buah Hati untuk Berguling

Bayiku sudah berusia lebih dari empat bulan, tapi kenapa belum bisa berguling, ya?”. Bunda mungkin gelisah memikirkan tentang tumbuh kembang anak seperti ini, khawatir Si Kecil mengalami keterlambatan perkembangan. Bunda tidak perlu khawatir, sebagian bayi memang sudah bisa tengkurap di usia tiga bulan, namun umumnya butuh waktu sekitar enam bulan untuk bisa berguling dari posisi telentang ke posisi tengkurap.

Yang terpenting untuk diketahui Bunda adalah bagaimana membantu Buah Hati bisa berguling dan kondisi seperti apa yang membutuhkan evaluasi tumbuh kembang anak dari dokter.

Yuk Bunda Kita Latih Si Buah Hati Untuk Berguling - Alodokter

Bunda perlu tahu juga bahwa mengejar ketertinggalan saat bayi belum bisa berguling bukanlah tindakan yang bijaksana sebagaimana proses tumbuh kembang bukanlah perlombaan. Anak bisa mencapai tonggak keberhasilan tahap perkembangan dalam jangka waktu yang relatif luas dan tidak terbatas oleh jangka usia tertentu.

Tanda seorang anak siap untuk belajar berguling adalah dia mulai suka menggeser badan serta menggoncangkan lengan dan kakinya, sementara kepalanya sudah tidak terkulai alias mulai stabil. Hal ini menunjukkan bahwa dia sudah dapat mengendalikan otot-ototnya.

Bila Si Kecil sudah begini, Bunda bisa membantunya belajar berguling dengan beberapa cara berikut.

Saat bayi sedang terjaga, tengkurapkan dia selama beberapa menit
Selanjutnya, berguling akan lebih mudah bila dimulai dari posisi tengkurap. Bila bayi sudah tengkurap, Bunda perlu memperhatikan cara yang dia sukai untuk berguling, apakah mencondongkan tubuh ke sisi kiri atau kanan karena sebagian besar bayi memiliki pilihan untuk lebih berguling ke suatu sisi.

Saat pertama kali tengkurap, bayi mungkin tidak menyukainya dan merasa aneh dengan posisi ini. Untuk mengakalinya, Bunda bisa menengkurapkan dia di atas dada Bunda selama beberapa saat, sampai nantinya dia terbiasa dengan sensasi ini. Bila dia tetap tidak suka, cobalah lagi di lain waktu. Bunda juga bisa mengalihkan perhatiannya dengan menggoyangkan mainan di depan Si Kecil.

Meski begitu, Bunda harus mewaspadai juga risiko bayi tertidur dalam posisi tengkurap karena hal ini bisa berbahaya.

Jika anak terlihat seperti ingin berguling tetapi tidak cukup mampu untuk melakukannya, dorong keterampilannya
Misalnya dengan menggoyangkan mainan di sisi tubuh yang dia sukai. Tunjukkan ekspresi memuji dan tersenyum agar dia lebih percaya diri untuk melakukannya.

Sering-seringlah berlatih tiap hari dengan bermain dalam posisi tengkurap
Bila bayi mengeksplorasi dunia di sekelilingnya, dia akan belajar bagaimana memindahkan tubuhnya agar bisa melihat hal-hal baru lainnya.

Jangan terlalu sering menggendong bayi atau menaruhnya di kursi bayi seperti bouncer atau stroller
Hal ini bisa membuat Si Kecil melewatkan kesempatan mengembangkan kekuatan dan koordinasi otot untuk mampu berguling.

Gantung mainan di atas kepala bayi
Saat dalam posisi tengkurap, bayi berusia tiga bulan biasanya dapat mengangkat kepala dan bahu dengan bertumpu pada lengannya. Hal ini membantu memperkuat otot-otot yang akan digunakan untuk berguling. Pada tahap ini, Bunda bisa mendorong keterampilannya dengan menggantung mainan di atas kepalanya. Cara ini akan menggoda si Kecil untuk meraih mainan di atasnya sehingga dia terangsang untuk mengangkat badan dengan meluruskan lengan. Bunda juga bisa menggantung mainan di depannya untuk mendorong anak maju dan menggapai mainan.

Semua latihan di atas bertujuan untuk memperkuat otot-otot bayi. Nantinya, saat Si Kecil berusia sekitar enam atau tujuh bulan, biasanya dia sudah bisa belajar berguling, baik ke sisi kiri maupun kanan. Dukung hal ini juga dengan kreativitas Bunda dalam menciptakan permainan yang bisa merangsang respons fisiknya.

Bunda, sebagian bayi dapat berguling lebih cepat, dan sebagian lainnya membutuhkan waktu lebih lama atau bahkan tidak pernah benar-benar bisa berguling hingga usia dewasa nanti. Konsultasikan kepada dokter spesialis anak bila bayimu tidak juga berusaha berguling meski usianya sudah lima bulan dan tidak menunjukkan ketertarikan pada lingkungan sekitar, misalnya merangkak, maupun menyeret bokong, atau mengesot. Namun, khusus untuk bayi yang lahir prematur biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai tahap perkembangan tertentu dibandingkan bayi normal.