Yuk, Ketahui Cara Mengenali Masa Subur Melalui Lendir Serviks!

Ditinjau oleh: dr. Allert Noya

Ada banyak alat prediksi masa subur yang beredar di pasaran untuk mengetahui apakah kamu sedang dalam masa subur. Padahal perubahan produksi lendir mulut rahim (serviks), dapat memberi tanda tersendiri untuk mengenali masa subur, lho!

Masa subur bisa diketahui melalui melalui lendir dari serviks Keluarnya lendir serviks terjadi beberapa hari sebelum  ovulasi, yakni proses pelepasan sel telur yang telah matang dan siap dibuahi, pada masa inilah waktu terbaik hubungan seksual bisa dilakukan agar meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan yang berujung dengan kehamilan.

Yuk, Ketahui Cara Mengenali Masa Subur Melalui Lendir Serviks!

Manfaat Lendir Serviks

Sepanjang siklus haid, organ reproduksi wanita akan mengalami sejumlah perubahan sesuai dengan kondisi hormonal. Begitu pula dengan jumlah dan kualitas lendir serviks yang dihasilkan akan disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Pada umumnya mendekati ovulasi, tingkat estrogen mulai melonjak. Leher rahim akan mengeluarkan lebih banyak lendir menjelang ovulasi. Kondisi ini yang sering disebut sebagai masa subur wanita.

Lendir serviks pada masa subur memiliki tekstur dan pH yang sesuai, sehingga bisa menjadi media yang aman untuk melindungi sperma mencapai sel telur. Bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, masa subur ini merupakan waktu yang disarankan oleh para ahli untuk berhubungan seksual.

Jenis Lendir Serviks Sesuai Siklus Haid

Perubahan yang dapat terjadi pada lendir serviks sepanjang siklus haid, yaitu:

  • Kekuningan, menggumpal, dan lengket pada masa setelah menstruasi

Setelah menstruasi selesai, produksi lendir serviks terbilang sangat sedikit. Bahkan sebagian wanita merasa vagina ‘kering’ pada masa ini. Namun setelah beberapa hari, jumlah lendir akan mulai meningkat lagi, warnanya bisa kuning atau putih keruh, dan lengket ketika disentuh. Lengketnya lendir ini menyerupai tekstur lem atau pasta. Biasanya lendir seperti ini menandakan kamu belum berada pada masa subur dan tekstur lendir menyulitkan sperma untuk berenang menuju sel telur.

  • Kental dan lembut seperti krim pada masa sebelum ovulasi

Menjelang masa ovulasi, lendir serviks akan mulai berkurang tingkat kekentalannya. Lendir akan menjadi lebih lembut dan vagina akan terasa lebih lembap. Warna dan  tekstur lendir saat ini menyerupai krim. Selanjutnya, kamu mungkin menemukan lendir serviks dengan bentuk lebih cair namun masih nampak kental. Warnanya putih kekuningan dan bertekstur seperti losion atau krim ketika disentuh.

  • Encer hingga menembus celana dalam pada saat ovulasi

Pada masa ovulasi, produksi lendir serviks akan mencapai tingkat tertinggi. Tesktur tampak putih bening seperti putih telur. Kondisi lendir serviks seperti ini sangat baik untuk bisa membawa sperma berenang menuju sel telur. Pada masa ini biasanya kamu merasa bahwa kamu mengeluarkan banyak cairan, bahkan hingga mengalir melalui vagina dan membasahi permukaan celana dalam.  Begitu gejala ini muncul, artinya kamu sedang berada pada masa subur.

  • Seperti putih telur namun sedikit lebih kental setelah ovulasi

Setelah ovulasi, jumlah lendir serviks mulai menurun dan menjadi lebih kental. Sedikit berbeda dengan tekstur sebelumnya, pada masa ini tekstur lendir vagina lebih kental dan warna putihnya lebih terlihat jelas. Jika kamu memegangnya dengan dua jari, lendir bisa diregangkan hingga 2-5 cm. Jenis lendir seperti ini juga mengartikan bahwa kamu masih berada dalam masa subur, dan lendir serviks tersebut masih bisa mengantarkan sperma berenang dengan baik.

Mengecek Lendir Serviks Pada Masa Subur

Mengecek lendir serviks bisa kamu lakukan dengan cara mengambilnya dengan memasukan jari tangan yang telah dibersihkan ke dalam vagina hingga mencapai serviks, kamu bisa menggunakan jari telunjuk dan jari tengah. Setelah itu, coba perhatikan lendir dengan menggesekkan ibu jari dengan jari-jari yang telah dimasukan ke dalam vagina, kemudian perlahan lepaskan.

Selain itu kamu juga bisa mengecek lendir serviks setelah menggunakan tisu toilet, coba perhatikan lendir serviks yang menempel pada tisu. Lendir serviks yang menandakan masa subur bentuknya mirip dengan putih telur, bening, dan lunak, serta dapat diregangkan.

Meski mengecek lendir serviks terdengar mudah, namun banyak wanita yang kesulitan dalam membedakan mana lendir serviks di masa subur dan bukan. Tentu selain melihat lendir serviks, masa subur bisa dikenali dengan banyak gejala lain, mulai dari perubahan suhu basal tubuh hingga payudara yang sensitif. Jika itu semua belum cukup untuk mendeteksi masa suburmu, kamu bisa menggunakan berbagai cara lainnya untuk mengetahui masa subur, seperti menggunakan metode kalender yang bisa membantumu untuk menghitung masa subur.

Referensi