Ibu hamil (bumil) dianjurkan mengonsumsi beragam variasi makanan untuk mencukupi nutrisi yang diperlukan oleh bayi. Namun Bumil perlu cermat dalam mempersiapkan makanan, sebab sebagian jenis makanan mungkin tak aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Salah satunya adalah makanan mentah.

Beberapa makanan mentah atau setengah matang seperti telur, steak, atau sushi memang enak untuk dikonsumsi. Namun jika dikonsumsi oleh ibu hamil, makanan tersebut justru dapat meningkatkan risiko keguguran dan bayi lahir prematur.

5 Makanan Mentah yang Harus Dihindari Ibu Hamil - Alodokter

Makanan Mentah yang Sebaiknya Dihindari

Saat hamil, sistem imun atau daya tahan tubuh ibu hamil cenderung menurun. Oleh karena itu, penting bagi Bumil memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Jangan sampai makanan yang dikonsumsi justru bisa makin menurunkan sistem imun Bumil.

Perhatikan kembali makanan yang akan Bumil konsumsi, apakah sudah matang dengan sempurna. Makanan mentah, atau yang tidak dimasak hingga matang, kemungkinan mengandung bakteri atau zat-zat yang berbahaya bagi kehamilan.

Beberapa makanan mentah yang sebaiknya dihindari saat hamil, antara lain:

  • Telur
    Kandungan protein yang terdapat di dalam telur sangat bermanfaat untuk ibu hamil. Jika dikonsumsi dalam keadaan mentah atau setengah matang, telur justru dapat memberikan efek negatif bagi ibu hamil, khususnya bagi janin. Namun, telur harus dikonsumsi dalam kondisi benar-benar matang.
    Telur kemungkinan mengandung bakteri Salmonella yang menjadi pemicu, mual, muntah, diare, demam, dan kram perut pada ibu hamil. Dalam beberapa kasus, mengonsumsi telur mentah atau setengah matang juga dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur, karena itulah harus dimasak sampai matang.
  • Daging
    Makanan lain yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil dalam keadaan mentah adalah daging. Daging berisiko mengandung Salmonella yang bisa menyebabkan ibu hamil mengalami gangguan pencernaan, bahkan gangguan kehamilan dan janin.Jika ingin mengonsumsi daging, Bumil bisa memasaknya sampai benar-benar matang, sampai tidak ada bagian daging berwarna merah muda dan darahnya benar-benar hilang. Jangan lupa juga untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah memasak daging ya, Bumil.
  • Ikan
    Ucapkan selamat tinggal pada makanan berbahan dasar ikan mentah, seperti sushi. Ikan mentah berisiko mengandung bakteri Listeria. Infeksi Listeria bisa meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, dan janin meninggal dalam kandungan (stillbirth).Sebaiknya Bumil lebih selektif dalam memilih ikan. Sebab, beberapa jenis ikan berpotensi terpapar bahan kimia di lautan dan berbahaya jika dikonsumsi ibu hamil, salah satunya adalah merkuri.
  • Kerang, lobster, dan udang
    Makanan yang terbuat dari kerang, lobster, maupun udang, juga perlu dimasak dengan sempurna. Kerang, lobster, dan udang dapat terkontaminasi bakteri, virus, hingga racun. Sehingga, jika dikonsumsi dalam keadaan mentah atau tidak benar-benar matang, berisiko menyebabkan keracunan makanan, yang dapat mengganggu kehamilan.
  • Sayur kecambah
    Makanan kecambah, seperti kacang, toge, kacang hijau, atau lobak, memang baik untuk dikonsumsi. Namun, jika dikonsumsi dalam keadaan mentah, justru bisa membawa efek buruk untuk ibu hamil. Sayuran berkecambah berisiko terpapar bakteri yang dapat meningkatkan risiko keguguran dan bayi lahir prematur, apalagi jika sayuran dalam kondisi rusak.Bakteri Salmonella bisa hinggap di sayuran kapan saja, baik saat proses produksi, panen, penyimpanan, pengiriman, maupun saat sayuran itu dijual. Jika tetap ingin mengonsumsi sayur kecambah, pastikan Bumil telah mencucinya sampai bersih dan memasaknya sampai benar-benar matang ya.

Selain beberapa makanan mentah di atas, Bumil juga tidak dianjurkan mengonsumsi susu yang belum dipasteurisasi. Karena susu yang belum di pasteurisasi berisiko mengandung bakteri Listeria. Bukan hanya susu, Bumil juga perlu menghindari konsumsi makanan yang mengandung atau terbuat dari susu yang belum dipasteurisasi, maupun telur mentah, seperti keju, adonan kue mentah, mayonaise, atau es krim buatan rumah.

Walaupun tidak bisa mengonsumsi beberapa jenis makanan di atas, Bumil tetap bisa mengonsumsi makanan lezat lainnya kok. Saat hamil, usahakan untuk memastikan semua makanan dan minuman yang dikonsumsi bersih, aman, dan matang ya. Selain itu, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter, tentang makanan yang sebaiknya dikonsumsi untuk mencukupi kebutuhan nutrisi bumil dan calon bayi.