Efek samping bleaching gigi sering menjadi pertimbangan bagi banyak orang yang ingin memiliki senyum lebih cerah. Prosedur ini memang populer karena mampu memutihkan gigi secara cepat, tetapi tetap perlu dipahami risikonya agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga.

Bleaching gigi, baik yang dilakukan di klinik maupun menggunakan produk rumahan, bekerja dengan bahan kimia seperti hidrogen peroksida atau karbamid peroksida untuk memudarkan noda pada gigi. Prosedur ini umumnya aman jika digunakan sesuai aturan. Namun, jika dilakukan secara berlebihan atau tanpa pengawasan dokter gigi, risiko efek samping bisa meningkat.

7 Efek Samping Bleaching Gigi yang Perlu Diwaspadai - Alodokter

Oleh karena itu, memahami efek samping bleaching gigi sejak awal sangat penting sebelum memutuskan menjalani prosedur ini.

Berbagai Efek Samping Bleaching Gigi

Berikut ini adalah beberapa efek samping bleaching gigi yang perlu diwaspadai:

1. Gigi menjadi lebih sensitif

Efek samping bleaching gigi yang paling sering terjadi adalah meningkatnya sensitivitas gigi. Setelah prosedur, gigi bisa terasa ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman panas, dingin, maupun asam karena bahan pemutih membuat lapisan pelindung gigi sementara lebih terbuka. Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan akan mereda dalam beberapa hari.

2. Iritasi pada gusi dan jaringan mulut

Bahan bleaching yang mengenai gusi atau jaringan lunak di sekitar mulut dapat menyebabkan iritasi berupa kemerahan, perih, atau rasa terbakar ringan. Iritasi ini biasanya terjadi jika bahan pemutih mengenai gusi terlalu lama atau penggunaannya tidak tepat. 

Namun, efek samping bleaching gigi ini umumnya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan khusus.

3. Perubahan warna gusi

Setelah bleaching gigi, sebagian orang mungkin melihat gusi tampak lebih pucat atau keputihan. Perubahan warna ini terjadi karena efek sementara bahan pemutih pada jaringan gusi dan biasanya akan kembali ke warna normal dalam hitungan jam hingga beberapa hari.

4. Gigi terasa ngilu

Beberapa orang mengalami rasa ngilu atau tidak nyaman selama atau setelah prosedur bleaching gigi. Efek samping bleaching gigi ini bisa muncul akibat iritasi ringan pada saraf gigi dan umumnya akan berkurang secara bertahap. Namun, bila rasa ngilu bertahan lama atau semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter gigi.

5. Kerusakan email gigi

Penggunaan bleaching gigi yang terlalu sering, berlebihan, atau tidak sesuai anjuran dokter dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan email gigi. Email yang menipis membuat gigi lebih mudah sensitif, rentan berlubang, dan justru lebih mudah berubah warna di kemudian hari.

6. Reaksi alergi

Meski jarang terjadi, bleaching gigi juga dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang. Gejalanya bisa berupa pembengkakan, gatal, kemerahan, atau ruam di sekitar mulut. Jika muncul tanda-tanda alergi, pemakaian harus segera dihentikan dan segera konsultasikan ke dokter gigi.

7. Luka bakar pada gusi

Pada beberapa kasus tertentu, bahan pemutih yang dibiarkan terlalu lama atau dengan konsentrasi tinggi dapat menimbulkan luka bakar ringan hingga sedang pada gusi. Kondisi ini ditandai dengan rasa perih, nyeri, atau munculnya luka pada jaringan gusi dan memerlukan penanganan dari dokter gigi.

Tips Aman Sebelum dan Sesudah Bleaching Gigi

Untuk meminimalkan efek samping bleaching gigi, Anda dapat melakukan beberapa langkah berikut:

  • Lakukan bleaching di klinik gigi dengan pengawasan dokter gigi.
  • Hindari penggunaan produk bleaching rumahan tanpa konsultasi.
  • Ikuti dosis dan frekuensi penggunaan sesuai anjuran.
  • Hentikan pemakaian jika muncul nyeri hebat atau sensasi terbakar.
  • Jaga kebersihan gigi dan mulut secara rutin.

Bleaching gigi tidak selalu cocok untuk semua orang, terutama bagi Anda yang memiliki gigi sensitif, masalah gusi, atau riwayat alergi bahan kimia. Konsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi akan membantu menentukan apakah prosedur ini aman untuk Anda.

Jika setelah bleaching muncul efek samping bleaching gigi seperti iritasi berkepanjangan, nyeri hebat, atau keluhan yang tidak kunjung membaik, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter gigi. 

Untuk pertanyaan ringan terkait efek samping bleaching gigi, Anda juga bisa memanfaatkan layanan Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Namun, bila keluhan terasa berat atau sering berulang, pemeriksaan langsung tetap diperlukan agar Anda mendapatkan penanganan yang tepat sesuai kondisi gigi dan mulut.