Sebagian orang pernah mengalami jatuh terduduk yang menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada tulang ekor. Ada banyak penyebab yang bisa membuat seseorang mengalami jatuh terduduk, antara lain karena terpeleset atau akibat kecelakaan lalu lintas.

Coccyx atau tulang ekor terletak pada ujung bawah tulang punggung. Salah satu fungsi penting tulang ekor adalah mendukung dan menjaga kestabilan seseorang dalam posisi duduk. Oleh karena itu, jangan anggap sepele cedera pada tulang ekor.

Jatuh Terduduk, Tulang Ekor Sakit? Bisa Bahaya - Alodokter

Ketika kita terjatuh dalam posisi terduduk, tulang ekor bisa mengalami retak, bergeser, atau memar. Selain jatuh, benturan keras secara langsung ke tulang ekor, persalinan, dan infeksi juga bisa mencederai tulang ekor.

Nyeri pada tulang ekor bisa berlangsung dalam jangka waktu yang berbeda-beda, mulai dari sebentar hingga bisa lebih dari dua bulan. Saat tulang ekor mengalami cedera, biasanya rasa sakit muncul ketika akan duduk, sedang duduk, berdiri, atau berjalan.

Nyeri pada tulang ekor juga bisa disertai gejala-gejala lain, seperti:

  • Memar atau bengkak pada area tulang ekor atau punggung bagian bawah.
  • Nyeri pada bokong yang menyebar hingga ke paha dan kaki.
  • Nyeri pada punggung bagian bawah.
  • Nyeri saat buang air besar, mengangkat barang, membungkuk, atau saat berhubungan seks.

Cara Merawat Cedera pada Tulang Ekor

Beberapa langkah perawatan secara mandiri berikut ini dapat membantu meringankan rasa nyeri pada tulang ekor:

  • Hindari duduk terlalu lama di tempat yang permukaannya keras.
  • Gunakan bantal donat yang empuk untuk mengurangi tekanan pada tulang ekor. Lubang di tengah bantal tersebut berguna untuk menghindari berat tubuh bertumpu pada tulang ekor yang sedang cedera.
  • Kompres area tulang ekor menggunakan es yang dibalut kain selama 15-20 menit. Lakukan hal ini empat kali sehari, selama beberapa hari setelah jatuh terduduk.
  • Rutinlah mengonsumsi makanan yang tinggi serat untuk mencegah konstipasi dan tinja yang keras. Ketika tinja keras, tulang ekor bisa saja bertambah nyeri terutama saat sedang mengejan.
  • Konsumsi obat pereda nyeri nonsteroid, seperti paracetamol, ibuprofen, atau aspirin, sesuai anjuran dokter. Namun, hindari mengonsumsi obat jenis ini jika memiliki penyakit ginjal, sedang mengonsumsi obat pengencer darah, memiliki riwayat perdarahan saluran cerna, atau gangguan lambung. Maka dari itu, selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat jenis ini.

Nyeri pada tulang ekor umumnya bisa ditangani dengan langkah-langkah di atas. Namun bila rasa sakit yang dialami cukup parah, diperlukan penanganan oleh dokter.

Tak jarang, nyeri pada tulang ekor setelah jatuh terduduk membutuhkan perawatan fisioterapi, ditambah pemberian obat-obatan dari dokter. Jika pengobatan biasa tidak berhasil, prosedur pengangkatan tulang ekor (coccygectomy) mungkin bisa menjadi salah satu pengobatan untuk mengurangi rasa sakit akibat cedera tulang ekor.

Segera periksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami benturan pada tulang ekor atau jatuh terduduk. Dengan penanganan dini, kerusakan tulang ekor yang lebih parah dapat dicegah.