Apa Itu Obat Demam?

Obat demam berguna untuk menurunkan suhu tubuh yang naik melebihi batas normal. Obat ini umumnya juga dapat mengurangi keluhan lain yang menyertai demam, seperti badan pegal-pegal, menggigil, sakit kepala, keringat berlebihan, atau lemas.

Obat demam umumnya mengandung bahan aktif seperti paracetamol, ibuprofen, atau aspirin. Beberapa obat juga terbuat dari bahan herbal yang sudah terbukti aman dan efektif untuk menurunkan demam. 

Obat demam dikemas dalam berbagai sediaan, seperti tablet, kapsul, suspensi, drops, sirop, dan plester.

Kapan Obat Demam Digunakan?

Anda dapat menggunakan obat demam untuk mengatasi gejala atau kondisi berikut:
  • Demam lebih dari 38oC
  • Batuk pilek
  • Sakit tenggorokan
  • Badan pegal-pegal
  • Menggigil
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Keringat berlebihan
  • Lemas
  • Tidak nafsu makan
Apa yang Harus Diketahui Sebelum Mengonsumsi Obat Demam?
  • Jika Anda memiliki alergi terhadap kandungan dalam suatu produk obat demam, hindari penggunaan produk tersebut. Anda bisa memilih produk lain yang memiliki kandungan berbeda tetapi dapat memberikan manfaat serupa.
  • Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit liver, penyakit ginjal, tukak lambung, dan penyakit jantung, berkonsultasilah dengan dokter sebelum minum obat demam.
  • Obat demam bentuk minum bisa menyebabkan kantuk. Oleh sebab itu, hindari mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah mengonsumsi obat ini.
  • Jika Anda mengonsumsi obat tertentu secara rutin, termasuk suplemen atau herbal, konsultasikan dengan dokter sebelum minum obat demam. Hal ini untuk menghindari risiko terjadinya interaksi antarobat.
  • Jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan, tanyakan kepada dokter sebelum minum obat apa pun, termasuk produk herbal dan suplemen.
  • Gunakan obat demam sesuai aturan pakai dan dosis yang tercantum pada kemasan produk.
  • Simpan obat demam di tempat yang kering dan terhindar dari paparan sinar matahari, atau sesuai petunjuk pada kemasan produk.
  • Jangan minum obat demam yang sudah lewat tanggal kedaluwarsa.
  • Obat demam bentuk sirop tidak boleh digunakan lebih dari 14 hari setelah kemasan dibuka, sedangkan obat sirop kering (dry syrup) tidak boleh digunakan jika sudah 7 hari setelah obat dicampur dengan air atau pelarut.
Apa Efek Samping Obat Demam?

Obat demam umumnya aman jika digunakan sesuai dengan aturan pakai. Namun, Anda tetap perlu mewaspadai beberapa efek samping yang mungkin muncul akibat minum obat ini, seperti:
  • Lelah yang tidak biasa
  • Kantuk 
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala atau pusing
  • Diare
Kapan Harus ke Dokter?

Periksakan kondisi Anda ke dokter apabila:
  • Gejala demam tidak membaik atau malah memburuk meski telah minum obat demam selama 3 hari
  • Muncul efek samping yang tidak segera membaik atau malah memberat
  • Timbul reaksi alergi yang berat setelah menggunakan obat demam, misalnya sulit bernapas, wajah bengkak, gatal di seluruh tubuh, atau pusing berat seperti akan pingsan