Ampicillin 500 mg 10 Tablet Errita
Rp16.680
Per STRIP
Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir Deskripsi
Ampicillin Tablet bermanfaat untuk mengobati infeksi bakteri pada berbagai bagian tubuh, seperti saluran pernapasan, saluran pencernaan, saluran kemih, kelamin, telinga, dan jantung.
Ampicillin Tablet membunuh bakteri penyebab infeksi dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri. Ampicillin Tablet tidak dapat digunakan untuk mengobati infeksi virus, seperti flu dan pilek.
Golongan
Obat resep
Kategori
Antibiotik penisilin
Komposisi
Ampicillin 500 mg
Dikonsumsi oleh
Dewasa dan anak-anak
Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko cimetidine terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Ampicillin Tablet terserap ke dalam ASI. Ibu menyusui tidak boleh minum obat ini tanpa persetujuan dokter.
Bentuk obat
Tablet
Kemasan
Strip @ 10 tablet
Pabrik/Manufaktur
Errita Pharma
No. BPOM
GKL0506503804A1
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Jangan mengonsumsi Ampicillin Tablet jika Anda alergi terhadap obat ini.
- Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita diabetes, asma, rhinitis alergi, diare akibat konsumsi antibiotik, penyakit ginjal, leukemia, HIV/AIDS, atau infeksi virus, seperti mononukleosis.
- Beri tahu dokter bahwa Anda sedang menggunakan Ampicillin Tablet jika direncanakan untuk menjalani vaksinasi dengan vaksin bakteri hidup, seperti vaksin tifus atau BCG. Ampicilin Tablet dapat menurunkan efektivitas vaksin tersebut.
- Informasikan kepada dokter jika Anda sedang menggunakan pil KB. Ampicillin Tablet dapat menurunkan efektivitas pil KB.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya interaksi obat yang tidak diinginkan.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.
- Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Ampicillin Tablet.
Dosis dan Aturan Pakai Ampicillin Tablet
Tujuan: Mengobati infeksi saluran kemih
- Dewasa: 500 mg setiap 8 jam.
Tujuan: Mengobati tipes (tifoid) dan paratifoid
- Dewasa: 1.000-2.000 mg setiap 6 jam. Pengobatan dilakukan selama 2 minggu. Untuk pembawa penyakit (carrier), pengobatan dilakukan selama 4-12 minggu.
Tujuan: Mengobati bronkitis, endokarditis, gastroenteritis, infeksi listeria, infeksi streptokokus perinatal, otitis media, infeksi saluran empedu, peritonitis
- Dewasa: 250-1.000 mg setiap 6 jam.
- Anak-anak usia di bawah 10 tahun: Setengah dosis dewasa.
Tujuan: Mengobati gonore tanpa komplikasi
- Dewasa: 2.000 mg, dikombinasikan dengan 1.000 mg probenecid sebagai dosis tunggal. Pada pasien wanita, dosis dapat diberikan kembali sesuai dengan kondisi dan respons pasien terhadap pengobatan.
Cara Mengonsumsi Ampicillin Tablet dengan Benar
- Ikuti anjuran dokter dan baca informasi obat yang tertera pada label kemasan sebelum mengonsumsi Ampicillin Tablet.
- Konsumsilah Ampicillin Tablet dalam keadaan perut kosong, idealnya 30 menit sebelum makan atau 2 jam setelah makan. Telan obat dengan segelas air putih.
- Gunakan Ampicillin Tablet pada waktu yang sama setiap harinya agar hasil pengobatan maksimal. Jika Anda lupa, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila jadwal minum obat berikutnya sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.
- Gunakan obat sesuai dengan durasi yang diresepkan oleh dokter meski gejala yang diderita sudah membaik. Berhenti menggunakan Ampicillin Tablet sebelum waktunya dapat meningkatkan risiko bakteri menjadi kebal terhadap obat ini.
- Simpan Ampicillin Tablet dalam wadah tertutup di tempat yang sejuk. Jangan menyimpan obat ini di tempat yang panas dan lembap. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Ampicillin Tablet dengan Obat Lain
Efek interaksi yang bisa terjadi jika Ampicillin Tablet digunakan bersama obat lain adalah:
- Peningkatan risiko terjadinya perdarahan bila digunakan bersama warfarin
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping obat methotrexate
- Peningkatan risiko terjadinya toksisitas ampicillin jika digunakan bersama probenecid atau sulfinpyrazone
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping pada kulit jika digunakan dengan allopurinol
- Penurunan penyerapan dan efektivitas ampicillin jika digunakan dengan chloroquine
- Penurunan efektivitas ampicillin jika digunakan dengan erythromycin, chloramphenicol, atau tetrasiklin
Efek Samping dan Bahaya Ampicillin Tablet
Efek samping yang bisa muncul setelah minum Ampicillin Tablet adalah:
- Mual, muntah, atau sakit perut
- Diare
- Ruam kulit
- Lidah bengkak dan berwarna kehitaman seperti berambut
- Vagina gatal atau keputihan
Konsultasikan dengan dokter jika keluhan di atas tidak segera mereda atau justru memberat. Segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius, seperti:
- Urine berwarna gelap
- Mual atau muntah yang tidak kunjung reda
- Bagian putih mata menguning (penyakit kuning)
- Mudah memar atau berdarah
- Sakit perut yang berat disertai diare berdarah
- Sakit tenggorokan atau demam yang tidak kunjung sembuh