Betmiga 50 Mg 10 Tablet
Rp330.942
Per STRIP
Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir Deskripsi
Betmiga 50 mg bermanfaat untuk mengobati gejala kandung kemih yang terlalu aktif, seperti sering buang air kecil dan tidak dapat menahan buang air kecil.
Rasa ingin buang air kecil terjadi ketika kandung kemih berkontraksi dan menekan urine untuk ke luar. Pada kandung kemih yang terlalu aktif, otot kandung kemih sudah berkontraksi bahkan sebelum kandung kemih penuh. Akhirnya, gejala yang muncul adalah sering buang air kecil.
Betmiga 50 mg bekerja dengan mengendurkan otot kandung kemih, sehingga kandung kemih dapat menampung lebih banyak urin, sebagaimana mestinya. Obat ini juga dapat digunakan pada anak-anak untuk mengatasi otot kandung kemih yang terlalu aktif akibat kerusakan pada saraf.
Golongan
Obat resep
Kategori
Obat antispasmodik
Komposisi
Mirabegron 50 mg
Dikonsumsi oleh
Dewasa dan anak-anak usia 3 tahun ke atas
Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.
Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Belum diketahui apakah kandungan mirabegron dalam obat ini dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.
Bentuk obat
Tablet Pelepasan Lambat
Kemasan
Blister @ 10 Tablet Pelepasan Lambat
Pabrik/Manufaktur
Astellas Pharma
No. BPOM
DKI1620100614B1
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Jangan mengonsumsi Betmiga 50 mg jika Anda alergi terhadap mirabegron.
- Beri tahu dokter bila Anda pernah atau sedang menderita tekanan darah tinggi, penyumbatan kandung kemih, aliran urine yang lemah, penyakit ginjal, penyakit liver, atau gangguan irama jantung.
- Jangan langsung mengemudikan kendaraan atau melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan setelah menggunakan Betmiga 50 mg, karena obat ini dapat menyebabkan pusing.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain atau suplemen dan produk herbal tertentu.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Segera beri tahu dokter jika terjadi reaksi alergi obat, efek samping serius, atau overdosis setelah mengonsumsi Betmiga 50 mg.
Dosis dan Aturan Pakai Betmiga 50 mg 10 Tablet
Kondisi: Kandung kemih terlalu aktif
Dewasa: 25 mg, 1 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan hingga 50 mg sesuai respon pasien setelah 4–8 minggu.
Kondisi: Neurogenic Detrusor Overactivity
Anak-anak usia ≥3 tahun berat badan ≥35 kg: 25 mg, 1 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan hingga 50 mg sesuai respon pasien setelah 4–8 minggu.
Cara Mengonsumsi Betmiga 50 mg 10 Tablet dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan baca petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum menggunakan Betmiga 50 mg 10 Tablet. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa instruksi dari dokter.
Untuk orang dewasa, Betmiga 50 mg dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Sementara pada anak-anak, Betmiga 50 harus dikonsumsi bersama makanan.
Telan Betmiga 50 mg secara utuh dengan segelas air. Jangan membelah, mengunyah, atau menghancurkan tablet.
Interaksi Betmiga 50 mg 10 Tablet dengan Obat Lain
Mengingat Betmiga 50 mg mengandung mirabegron, efek interaksi yang bisa terjadi jika produk ini dikonsumsi bersama obat tertentu adalah:
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari Betmiga 50 mg jika dikonsumsi dengan ketoconazole
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari desipramine, metoprolol, digoxin, dan warfarin
- Peningkatan risiko terjadinya retensi urin jika digunakan dengan solifenacin, atau darifenacin
Efek Samping dan Bahaya Betmiga 50 mg 10 Tablet
Beberapa efek samping yang mungkin muncul setelah menggunakan Betmiga 50 mg adalah tekanan darah meningkat, sakit kepala, mual, pusing, pilek, sinusitis, nyeri sendi, gatal pada kemaluan, konstipasi, diare, atau kelelahan.
Lakukan pemeriksaan ke dokter jika keluhan yang disebutkan di atas tidak kunjung mereda atau semakin buruk. Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius, seperti detak jantung yang tidak teratur, nyeri saat buang air kecil, kencing berdarah, atau nyeri mata yang tiba-tiba.