Bioprexum 5 Mg 30 Tablet

Rp506.730

Per BOTOL

Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir
Obat Ini Memerlukan Resep Dokter
Untuk mendapatkan resep obat ini, Anda harus chat dengan dokter terlebih dahulu.


Deskripsi

Bioprexum 5 mg bermanfaat untuk mengobati hipertensi, gagal jantung kongestif, dan penyakit jantung koroner. 

Bioprexum 5 mg mengandung bahan aktif perindopril arginine yang bekerja dengan cara melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah lebih lancar, meringankan kerja jantung, dan tekanan darah menurun. 

Golongan
Obat resep

Kategori
Obat antihipertensi golongan ACE inhibitor

Komposisi
Perindopril arginine 5 mg 

Digunakan oleh
Dewasa dan lansia 

Kategori D: Ada bukti positif mengenai risiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar dari risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa.
Bioprexum 5 mg belum diketahui bisa terserap ke dalam ASI atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini sebelum berkonsultasi dengan dokter.

Bentuk obat
Tablet salut selaput 

Kemasan
Dus, 1 Botol plastik @ 30 tablet salut selaput

Pabrik/Manufaktur
Darya-Varia Laboratoria TBK – Indonesia/Servier (Ireland) Industriestld. - Ireland

No. BPOM
DKI1631600617A1

Hal yang Perlu Diperhatikan 

  • Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki. Bioprexum 5 mg tidak boleh digunakan pada pasien yang alergi terhadap obat ini atau obat golongan ACE inhibitor lain, seperi captopril.
  • Beri tahu dokter jika Anda mengalami nyeri dada yang terasa makin memburuk atau tidak membaik dengan obat yang biasa Anda gunakan.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang penyakit liver, penyakit ginjal, kadar kalium tinggi, dehidrasi, penyakit arteri perifer, penyakit jantung atau gagal jantung, diabetes, lupus, atau angioedema.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat, produk herbal, atau suplemen tertentu, seperti suplemen kalium.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menjalani prosedur cuci darah.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui. Gunakan alat kontrasepsi yang efektif selama menjalani pengobatan dengan Bioprexum 5 mg.
  • Beri tahu dokter bahwa Anda sedang mengonsumsi Bioprexum 5 mg jika berencana menjalani operasi, termasuk operasi gigi.
  • Jangan mengemudikan kendaraan atau melakukan kegiatan yang membutuhkan kewaspadaan selama menjalani pengobatan dengan Bioprexum 5 mg, karena obat ini dapat menyebabkan pusing.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat, overdosis, atau efek samping serius setelah mengonsumsi Bioprexum 5 mg.

Dosis dan Aturan Pakai Bioprexum 5 mg 30 Film Coated Tablets

Kondisi: Hipertensi

  • Dewasa: 5 mg (1 tablet), 1 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 10 mg, 1 kali sehari setelah 1 bulan pengobatan. 
  • Lansia: Dosis awal 2,5 mg (0,5 tablet). Dosis dapat ditingkatkan menjadi 5 mg, 1 kali sehari setelah 1 bulan pengobatan.

Kondisi: Gagal jantung kongestif

  • Dewasa: Dosis awal 2,5 mg, 1 kali sehari pada pagi hari. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 5 mg, 1 kali sehari setelah 2 minggu pengobatan. 

Kondisi: Penyakit jantung koroner stabil

  • Dewasa: Dosis awal 5 mg per hari, selama 2 minggu. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 10 mg, 1 kali sehari. 
  • Lansia: Dosis awal 2,5 mg per hari, selama 1 minggu. Kemudian, dosis ditingkatkan menjadi 5 mg, 1 kali sehari pada minggu berikutnya. 

Cara Mengonsumsi Bioprexum 5 mg 30 Film Coated Tablets dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca petunjuk pada kemasan obat sebelum mengonsumsi Bioprexum 5 mg. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Bioprexum 5 mg perlu dikonsumsi 30 menit sebelum makan atau saat perut kosong. Konsumsi obat ini dengan segelas air putih. 

Jangan berhenti mengonsumsi Bioprexum 5 mg, kecuali atas instruksi dokter. Berhenti mengonsumsi obat ini secara mendadak dapat meningkatkan risiko bertambah parahnya kondisi yang diderita.

Bila lupa mengonsumsi Bioprexum 5 mg, segera minum jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya belum terlalu dekat. Apabila sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Salah satu efek samping yang dapat terjadi setelah mengonsumsi Bioprexum 5 mg adalah pusing. Oleh karena itu, jangan terburu-buru berdiri setelah Anda mengonsumsi obat ini.

Selain mengonsumsi obat penurun tekanan darah, Anda dianjurkan untuk menerapkan gaya hidup sehat agar tekanan darah bisa lebih terkontrol, misalnya dengan membatasi konsumsi makanan tinggi garam dan lemak, melakukan olahraga dengan rutin, dan menjaga berat badan agar ideal.

Anda perlu rutin menjalani pemeriksaan ke dokter saat mengonsumsi Bioprexum 5 mg. Pemeriksaan kesehatan ke dokter perlu dilakukan agar perkembangan kondisi dan efektivitas obat dapat selalu terpantau.

Simpan Bioprexum 5 mg dalam wadah tertutup di tempat yang sejuk dan kering. Hindarkan obat dari paparan sinar matahari langsung dan jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Bioprexum 5 mg 30 Film Coated Tablets dengan Obat Lain

Efek interaksi antarobat yang dapat terjadi jika Bioprexum 5 mg digunakan bersama obat-obatan tertentu adalah:

  • Penurunan efektivitas Bioprexum 5 mg jika digunakan dengan obat antiinflamasi nonsteroid, seperti diclofenac atau ibuprofen
  • Peningkatan risiko terjadinya tekanan darah rendah, tingginya kadar kalium, dan gangguan fungsi ginjal jika digunakan dengan alisikren atau ARB, seperti azilsartan atau candesartan
  • Peningkatan risiko terjadinya reaksi alergi yang berat dan infeksi jika digunakan dengan allopurinol
  • Peningkatan risiko terjadinya hiperkalemia jika digunakan dengan suplemen kalium atau obat diuretik hemat kalium, seperti spironolakton atau amiloride
  • Peningkaran risiko keracunan obat lithium
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping jika digunakan dengan tizanidine

Efek Samping dan Bahaya Bioprexum 5 mg 30 Film Coated Tablets

Efek samping yang mungkin timbul setelah menggunakan Bioprexum 5 mg adalah:

  • Sakit kepala, pusing, atau vertigo
  • Kesemutan
  • Gangguan penglihatan
  • Telinga berdenging
  • Batuk 
  • Sesak napas
  • Tekanan darah rendah
  • Gangguan pencernaan
  • Ruam atau gatal-gatal pada kulit
  • Kram otot
  • Tubuh terasa lemas

Periksakan ke dokter jika efek samping tersebut tidak mereda atau semakin memberat. Hentikan penggunaan obat dan segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat, atau efek samping yang lebih berat, seperti angioedema, tingginya kadar kalium (hiperkalemia), buang air kecil berkurang, atau penyakit kuning. 


Lihat Selengkapnya