Cimetidine 200 mg 10 Tablet Seles
Rp16.500
Per STRIP
Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir Deskripsi
Cimetidine 200 mg 10 Tablet bermanfaat untuk mengobati luka (ulkus) pada lambung dan usus, penyakit asam lambung atau GERD, serta mengatasi penyakit yang terkait dengan asam lambung berlebih, seperti sindrom Zollinger-Ellison.
Kandungan cimetidine dalam Cimetidine 200 mg 10 Tablet bekerja menurunkan produksi asam lambung. Cara kerja ini mengurangi keluhan akibat produksi asam lambung berlebih dan membantu memulihkan ulkus atau luka pada lambung atau usus.
Golongan
Obat resep
Kategori
Obat maag
Komposisi
Cimetidine 200 mg
Dikonsumsi oleh
Dewasa dan anak usia >12 tahun
Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Cimetidine dapat terserap ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.
Bentuk obat
Tablet salut film
Kemasan
1 Dos isi 10 Strip x 10 Tablet
Pabrik/Manufaktur
Sejahtera Lestari Farma
No. BPOM
GKL1436704704A1
Hal yang Perlu Diperhatikan
Jangan mengkonsumsi Cimetidine 200 mg 10 Tablet jika Anda alergi terhadap cimetidine.
Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi dengan obat antagonis H2 lain, seperti famotidine dan ranitidine.
Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda, terutama jika menderita diabetes, gangguan sistem imun, gangguan ginjal, gangguan hati, penyakit paru-paru tertentu, seperti PPOK, dan tumor pada saluran cerna.
Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal tertentu. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antar obat.
Informasikan kepada dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
Segera ke dokter jika keluhan tidak kunjung mereda atau muncul keluhan lain, seperti nyeri dada, berat badan turun drastis, sulit menelan, muntah berdarah atau berwarna seperti kopi bubuk, dan feses berdarah atau berwarna kehitaman.
Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengkonsumsi Cimetidine 200 mg 10 Tablet.
Dosis dan Aturan Pakai Cimetidine 200 mg 10 Tablet
Tujuan: Mengobati ulkus duodenum
Dewasa: 1-2 tablet, 3-4 kali sehari. Minimal digunakan selama 4 minggu.
Tujuan: Menangani sindrom Zollinger-Ellison dan tingginya asam lambung
Dewasa: 1 tablet, 4 kali sehari. Dosis maksimal 12 tablet atau 2.400 mg sehari.
Tujuan: Mengatasi peradangan pada lapisan kerongkongan (esofagitis)
Dewasa: 2 tablet, 4 kali sehari selama 4-8 minggu.
Tujuan: Mencegah sakit maag
Anak-anak: 20-40 mg/kgBB per hari diberikan dalam beberapa dosis terpisah.
Cara Mengkonsumsi Cimetidine 200 mg 10 Tablet dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan aturan pakai yang tertera pada kemasan Cimetidine 200 mg 10 Tablet sebelum mengkonsumsinya. Obat ini dapat diminum pada waktu makan, sebelum tidur, atau sesuai dengan anjuran dokter.
Telan Cimetidine 200 mg 10 Tablet dengan bantuan segelas air. Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya.
Konsumsilah Cimetidine 200 mg 10 Tablet pada jam yang sama setiap harinya agar hasil pengobatan maksimal. Jika Anda lupa, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila jadwal minum obat berikutnya sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.
Segera temui dokter jika gejala belum juga membaik setelah beberapa hari mengonsumsi Cimetidine 200 mg 10 Tablet. Jangan minum obat ini lebih dari 2 minggu, kecuali atas saran dokter.
Simpan Cimetidine 200 mg 10 Tablet di tempat yang terhindar dari lembap, panas, maupun paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Cimetidine 200 mg 10 Tablet dengan Obat Lain
Efek interaksi yang bisa terjadi jika obat dengan kandungan cimetidine digunakan bersama obat lain adalah:
Peningkatan risiko terjadinya perpanjangan interval QT pada hasil EKG, yang dapat berakibat fatal jika digunakan bersama dofelitide atau pimozide
Peningkatan kadar eliglustat, yang bisa meningkatkan risiko terjadinya gangguan irama jantung atau gangguan jantung yang membahayakan nyawa
Peningkatan risiko terjadinya efek samping berupa diare, muntah, nyeri perut, dan kerusakan hati, jika digunakan bersama lomitapide
Penurunan penyerapan dasatinib, itraconazole, atau ketoconazole
Peningkatan kadar antikoagulan oral, hydroxyzine, lidocaine, phenytoin, atau teofilin, di dalam darah
Penurunan penyerapan cimetidine bila digunakan dengan antasida, sukralfat, atau propantheline
Peningkatan risiko terjadinya efek samping jika digunakan dengan obat myelosupresif, seperti antimetabolit dan agen alkilasi
Efek Samping dan Bahaya Cimetidine 200 mg 10 Tablet
Beberapa efek samping yang mungkin timbul setelah mengkonsumsi obat dengan kandungan cimetidine adalah:
Nyeri otot
Pusing
Sakit kepala
Diare
Kantuk
Impotensi pada pria
Pembesaran payudara pada pria (ginekomastia)