Dextamine Sirup 60 Ml

Rp46.976

Per BOTOL

Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir
Obat Ini Memerlukan Resep Dokter
Untuk mendapatkan resep obat ini, Anda harus chat dengan dokter terlebih dahulu.


Deskripsi

Dextamine Sirup bermanfaat untuk meredakan alergi dan peradangan pada beberapa kondisi, seperti pilek, biduran, konjungtivitis, atau rhinitis alergi. 

Dextamine Sirup mengandung 2 mg dexchlorpheniramine maleate dan 0,5 mg dexamethasone. Kombinasi antihistamin dan kortikosteroid di dalam produk ini akan meredakan gejala alergi dan peradangan saat seseorang terpapar zat alergen.

Golongan
Obat resep

Kategori
Antihistamin dan kortikosteroid

Komposisi
Tiap 5 ml sirup mengandung dexchlorpheniramine maleate 2 mg dan dexamethasone 0,5 mg.

Dikonsumsi oleh
Dewasa dan anak-anak

Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping dexamethasone terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.
Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Kandungan dexchlorpheniramine dalam Dextamine Sirup dapat terserap ke dalam ASI, sedangkan dexamethasone belum diketahui terserap atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Bentuk obat
Sirup

Kemasan
Dus, botol @ 60 ml

Pabrik/Manufaktur
Phapros Tbk. Indonesia

No. BPOM
DKL9419914637A1

Hal yang Perlu Diperhatikan 

  • Jangan mengonsumsi Dextamine Sirup  jika Anda alergi terhadap bahan yang terkandung di dalam obat ini.
  • Jangan mengonsumsi Dextamine Sirup jika Anda sedang menggunakan obat MAOI, seperti isocarboxazid.
  • Jangan melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan, seperti mengemudikan kendaraan setelah mengonsumsi Dextamine Sirup, karena kandungan dalam obat ini dapat menyebabkan pusing dan kantuk.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang atau pernah menderita penyakit ginjal, penyakit hati, glaukoma, tukak lambung, pembesaran prostat, penyakit tiroid, penyakit infeksi, hipertensi, diabetes, atau asma.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal tertentu, untuk mengantisipasi interaksi obat.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.
  • Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi Dextamine Sirup. 

Dosis dan Aturan pakai Dextamine Sirup

  • Dewasa: 5 ml, 3 kali sehari.
  • Anak-anak: 2,5 ml, 3 kali sehari 

Cara Mengonsumsi Dextamine Sirup dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada pada kemasan obat sebelum mulai mengonsumsi Dextamine Sirup. Jangan mengurangi atau menambah dosis tanpa berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter.

Konsumsi Dextamine Sirup sesudah makan. Gunakan sendok takar yang tersedia di dalam kemasan supaya dosisnya tepat.

Simpan Dextamine Sirup dalam kemasannya di ruangan dengan suhu yang sejuk dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Dextamine Sirup dengan Obat Lain

Kandungan dexchlorpheniramine di dalam Dextamine Sirup dapat menimbulkan efek interaksi obat seperti mengantuk yang berlebihan, penurunan kesadaran, atau koma jika digunakan bersama obat monoamine oxidase inhibitors (MAOIs), barbiturat, opioid analgesik, atau antidepresan trisiklik

Sementara itu, kandungan dexamethasone yang ada di dalam Dextamine Sirup lebih berisiko menimbulkan efek samping seperti kenaikan berat badan, hipertensi, gula darah tinggi, dan jerawat, jika digunakan dengan ketoconazole, erythromycin, atau ritonavir.

Efek Samping dan Bahaya Dextamine Sirup

Mengingat Dextamine Sirup mengandung dexchlorpheniramine maleate dan dexamethasone, efek samping yang mungkin muncul setelah mengonsumsi obat ini adalah:

  • Kantuk
  • Pusing
  • Sakit perut
  • Mulut kering
  • Penglihatan kabur
  • Sembelit
  • Gangguan irama jantung
  • Gangguan tidur
  • Tekanan darah rendah
  • Sulit buang air kecil
  • Lemah otot
  • Tinnitus (telinga berdenging)
  • Sakit kepala

Periksa ke dokter jika efek samping di atas tidak mereda atau justru bertambah berat. Hentikan konsumsi obat dan segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat yang bisa ditandai dengan munculnya ruam kulit yang gatal, bengkak pada bibir dan kelopak mata, atau sesak napas.


Lihat Selengkapnya