Ezero 20/10 mg 10 Tablet
Rp418.608
Per STRIP
Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir Deskripsi
Ezero 10/20 mg Tablet bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam darah.
Ezero 10/20 mg Tablet mengandung kombinasi ezetimibe dan rosuvastatin. Ezetimibe bekerja dengan cara mengurangi penyerapan kolesterol di usus, sedangkan Rosuvastatin menghambat pembentukan kolesterol di hati. Dengan kombinasi ini, kadar kolesterol jahat dalam darah akan turun.
Golongan
Obat resep
Kategori
Obat penurun kolesterol
Komposisi
Ezetimibe 10 mg dan Rosuvastatin 10 mg
Dikonsumsi oleh
Dewasa dan anak usia >10 tahun
Kategori X: Studi pada binatang percobaan dan manusia telah memperlihatkan bahwa Rosuvastatin dapat menyebabkan abnormalitas terhadap janin atau adanya risiko terhadap janin.
Obat dalam kategori ini tidak boleh dikonsumsi oleh wanita yang sedang atau memiliki kemungkinan untuk hamil.
Rosuvastatin dan ezetimibe yang terkandung dalam Ezero 10/20 mg Tablet belum diketahui dapat terserap ke dalam ASI atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan mengonsumsi obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Bentuk Obat
Tablet
Kemasan
Blister @ 10 Tablet
Pabrik/Manufaktur
Meiji Indonesia
No. BPOM
DKI2262600117B1
Hal yang Perlu Diperhatikan
Jangan mengonsumsi Ezero 10/20 mg Tablet jika Anda alergi terhadap kandungan yang ada di dalam obat ini.
Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit liver, penyakit ginjal, penyakit jantung, penyakit tiroid, diabetes, atau kecanduan alkohol.
Beri tahu dokter jika Anda sedang menjalani pengobatan dengan suplemen, produk herbal, atau obat lain, terutama obat antijamur golongan azole, seperti ketoconazole, obat antivirus untuk infeksi HIV, atau gemfibrozil.
Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan. Gunakan alat kontrasepsi yang efektif selama menjalani pengobatan dengan obat yang mengandung Rosuvastatin.
Jangan mengonsumsi minuman beralkohol atau grapefruit selama menggunakan obat yang mengandung Rosuvastatin.
Segera ke dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi Ezero 10/20 mg Tablet.
Dosis dan Aturan Pakai Ezero 10/20 mg Tablet Tablet
Dosis awal: 1 tablet Ezero 10/20 mg Tablet per hari
.
Cara Mengonsumsi Ezero 10/20 mg Tablet Tablet dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada label kemasan Ezero 10/20 mg Tablet sebelum mengonsumsinya. Obat ini sebaiknya dikonsumsi pada sore atau malam hari, baik dengan makanan atau tanpa makanan. Telan tablet secara utuh dengan segelas air.
Konsumsi obat pada waktu yang sama setiap harinya agar obat dapat bekerja dengan efektif. Jika lupa mengonsumsi obat ini, segera lakukan jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.
Untuk mengendalikan kadar kolesterol, penggunaan Ezero 10/20 mg Tablet perlu diimbangi dengan menerapkan diet rendah lemak, menjaga berat badan agar tetap ideal, berolahraga teratur, dan menghentikan kebiasaan merokok. Selain itu, ikuti jadwal yang disarankan dokter untuk pemeriksaan kadar kolesterol.
Interaksi Ezero 10/20 mg Tablet Tablet dengan Obat Lain
Mengingat Ezero 10/20 mg Tablet mengandung Rosuvastatin dan ezetimibe, efek interaksi yang mungkin timbul jika menggunakan produk ini bersama obat-obatan tertentu adalah:
Peningkatan risiko terjadinya kelainan otot (miopati) dan termasuk rhabdomyolysis jika digunakan dengan amiodarone, amlodipine, colchicine, diltiazem, verapamil, itraconazole, ketoconazole, clarithromycin, erythromycin, nefazodone, nelfinavir, gemfibrozil, ciclosporin, atau asam fusidat
Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan dengan antikoagulan
Peningkatan risiko terjadinya kerusakan hati jika dikonsumsi bersama cyclosporine
Penurunan efektivitas ezetimibe jika dikonsumsi bersamaan dengan obat bile acid sequestrant, seperti cholestyramine atau colestipol
Efek Samping dan Bahaya Ezero 10/20 mg Tablet Tablet
Efek samping yang mungkin timbul setelah mengonsumsi Ezero 10/20 mg Tablet adalah kembung, nyeri otot, sakit kepala, sakit perut, diare, dan lelah. Periksa ke dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung reda atau justru semakin berat.
Hentikan penggunaan obat dan segera ke dokter jika muncul reaksi alergi atau efek samping yang berat, seperti nyeri otot yang berat, urine berwarna gelap, sulit atau jarang berkemih, atau kulit dan mata berwarna kekuningan.