Farbivent Inhalation 2,5 ml

Rp152.720

Per BOTOL

Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir


Deskripsi

Farbivent Inhalation bermanfaat untuk meredakan penyempitan saluran napas (bronkospasme) pada pasien penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) yang memerlukan kombinasi ipratropium dan salbutamol.

Ipratropium menghambat sinyal saraf yang menyebabkan otot di sekitar saluran napas mengencang, sedangkan salbutamol merangsang reseptor beta-2 untuk melemaskan otot saluran napas. Kombinasi keduanya membantu membuka saluran napas dan mempermudah pernapasan.

Golongan
Obat resep

Kategori
Bronkodilator kombinasi antikolinergik dan agonis beta-2

Komposisi
Tiap ampul 2,5 ml mengandung ipratropium bromida 0,5 mg dan salbutamol sulfat setara salbutamol 2,5 mg

Digunakan oleh
Dewasa

Bentuk obat
Cairan inhalasi

Kemasan
Dus, 10 ampul @ 2,5 ml

Pabrik/Manufaktur
PT Pratapa Nirmala

No. BPOM
DKL1031530775A1

Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Belum diketahui apakah salbutamol dan ipratropium dapat terserap ke dalam ASI atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Hal yang Perlu Diperhatikan
  • Jangan digunakan jika memiliki alergi terhadap ipratropium, atropin dan obat sejenis, salbutamol, atau bahan tambahan dalam produk.
  • Beri tahu dokter jika memiliki penyakit jantung, gangguan irama jantung, tekanan darah tinggi, hipertiroidisme, diabetes, glaukoma sudut tertutup, atau gangguan berkemih akibat pembesaran prostat.
  • Hindari cairan atau kabut nebulisasi mengenai mata. Paparan mata dapat memicu nyeri mata atau memperburuk glaukoma sudut tertutup.
  • Gunakan hanya dengan alat nebulizer sesuai petunjuk dokter. Larutan ini bukan untuk diminum atau disuntikkan.
  • Segera cari pertolongan medis jika sesak memburuk, nyeri dada, jantung berdebar hebat, atau obat tidak lagi meredakan gejala.
Dosis dan Aturan Pakai Farbivent Inhalation 2,5 ml
  • Dewasa: 1 unit dose vial (UDV), dapat ditingkatkan menjadi 2 UDV dalam kasus yang berat. Dosis pemeliharaan adalah 1 UDV, 3–4 kali sehari.
Cara Menggunakan Farbivent Inhalation 2,5 ml dengan Benar
  • Masukkan larutan ke wadah nebulizer sesuai petunjuk alat dan dokter, lalu hirup melalui corong mulut atau masker yang terpasang baik.
  • Jangan mencampur dengan larutan atau obat nebulisasi lain kecuali diinstruksikan dokter atau apoteker.
  • Gunakan segera setelah ampul dibuka. Buang sisa larutan sesuai petunjuk produk dan jangan menyimpan ampul terbuka untuk pemakaian berikutnya.
  • Bersihkan dan keringkan komponen nebulizer sesuai petunjuk produsen alat.
  • Simpan ampul dalam kemasan aslinya sesuai ketentuan penyimpanan pada label.
Interaksi Farbivent Inhalation 2,5 ml dengan Obat Lainnya
  • Penurunan efektivitas salbutamol-ipratropium jika digunakan bersama obat penghambat beta, seperti propranolol
  • Peningkatan risiko terjadinya hipokalemia jika digunakan dengan teofilin, kortikosteroid, atau obat diuretik
  • Peningkatan efek samping pada jantung jika digunakan bersama obat bius yang berbentuk gas, seperti halothane
  • Peningkatan keparahan efek samping jika digunakan bersama obat antikolinergik lainnya
  • Peningkatan risiko terjadinya hipoglikemia jika digunakan dengan obat digitalis, seperti digoxin
Efek Samping dan Bahaya Farbivent Inhalation 2,5 ml
Efek samping yang dapat terjadi setelah menggunakan Farbivent Inhalation 2,5 ml, antara lain:
  • Pusing
  • Pandangan buram
  • Mulut kering
  • Sakit kepala
  • Iritasi hidung atau tenggorokan
  • Mual atau muntah
  • Diare atau malah sembelit
  • Tremor
  • Kram kaki
Selain efek samping di atas, Farbivent Inhalation juga dapat menimbulkan efek yang lebih serius, seperti:
  • Sesak napas atau mengi yang makin parah
  • Nyeri dada
  • Nyeri atau kemerahan pada mata 
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Pembengkakan di kaki atau pergelangan kaki
  • Tremor
  • Penglihatan kabur atau menyempit
  • Sulit buang air kecil
Lihat Selengkapnya