Fluconazole 150 Mg 10 Kapsul Dexa
Rp342.160
Per STRIP
Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir Untuk mendapatkan resep obat ini, Anda harus chat dengan dokter terlebih dahulu.
Deskripsi
Golongan obat
Obat resep
Komposisi
Tiap kapsul mengandung fluconazole 150 mg.
Indikasi
Mengobati penyakit akibat infeksi jamur, termasuk infeksi jamur Candida (candidiasis). Mengatasi infeksi jamur di kulit, vagina, mulut, tenggorokan, kerongkongan, rongga perut, paru-paru, saluran kemih, aliran darah.
Kontraindikasi
Penderita yang alergi terhadap fluconazole atau obat antijamur golongan azole lain, seperti ketoconazole.
Dosis
Tujuan: Mengobati kandidiasis vagina dan kandidiasis penis (candidal balanitis)
Dewasa: 150 mg sebagai dosis tunggal.
Tujuan: Mengobati kandiasis vagina berulang (≥4 kali setahun)
Dewasa: 150 mg, 1 kali per 3 hari dengan total 3 dosis (hari 1,4, dan 7). Diikuti dosis pemeliharaan 150 mg, 1 kali seminggu selama 6 bulan.
Tujuan: Mengobati kandidiasis orofaringeal
Dewasa: Dosis awal 200–400 mg pada hari pertama, diikuti 100–200 mg, 1 kali sehari, selama 7–21 hari.
Tujuan: Mencegah kambuhnya kandidiasis orofaringeal pada penderita HIV
Dewasa: 100–200 mg, 1 kali sehari, atau 200 mg, 3 kali seminggu
Tujuan: Mengobati kandidiasis esofagus
Dewasa: Dosis awal 200–400 mg pada hari pertama, diikuti 100–200 mg, 1 kali sehari selama 14–30 hari.
Tujuan: Mencegah kambuhnya kandidiasis esofagus pada penderita HIV
Dewasa: 100–200 mg, sekali sehari, atau 200 mg, 3 kali seminggu.
Tujuan: Mengobati candiduria (candida ditemukan pada urine)
Dewasa: 200–400 mg, 1 kali sehari, selama 7–21 hari.
Tujuan: Mencegah infeksi jamur pada pasien dengan gangguan sistem imun
Dewasa: 200–400 mg, 1 kali sehari.
Anak usia ≥4 minggu–11 tahun: 3–12 mg/kgBB, 1 kali sehari.
Tujuan: Tinea pedis, tinea corporis, tinea cruris
Dewasa: 150 mg, 1 kali seminggu, atau 50 mg, 1 kali sehari.
Tujuan: Mengobati panu (tinea versicolor)
Dewasa: 300 mg, 1 kali seminggu, selama 1–3 minggu.
Tujuan: Mengobati infeksi jamur kuku (tinea unguium)
Dewasa: 150 mg, 1 kali seminggu.
Aturan pakai
Obat ini bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Telan kapsul dengan air putih.
Perhatian
Penyakit ginjal, penyakit liver, kanker, HIV/AIDS, penyakit jantung, gangguan irama jantung (aritmia), hipokalsemia, hipokalemia, hipomagnesemia, porfiria.
Efek samping
Sakit kepala atau pusing, mual atau muntah, sakit perut, diare, rambut rontok, gangguan indera pengecap. Segera ke dokter jika Anda mengalami efek samping yang lebih serius maupun reaksi alergi obat.
Kemasan
Dus, blister @ 10 kapsul
No. Registrasi
GKL 2005063301A1\
Obat resep
Komposisi
Tiap kapsul mengandung fluconazole 150 mg.
Indikasi
Mengobati penyakit akibat infeksi jamur, termasuk infeksi jamur Candida (candidiasis). Mengatasi infeksi jamur di kulit, vagina, mulut, tenggorokan, kerongkongan, rongga perut, paru-paru, saluran kemih, aliran darah.
Kontraindikasi
Penderita yang alergi terhadap fluconazole atau obat antijamur golongan azole lain, seperti ketoconazole.
Dosis
Tujuan: Mengobati kandidiasis vagina dan kandidiasis penis (candidal balanitis)
Dewasa: 150 mg sebagai dosis tunggal.
Tujuan: Mengobati kandiasis vagina berulang (≥4 kali setahun)
Dewasa: 150 mg, 1 kali per 3 hari dengan total 3 dosis (hari 1,4, dan 7). Diikuti dosis pemeliharaan 150 mg, 1 kali seminggu selama 6 bulan.
Tujuan: Mengobati kandidiasis orofaringeal
Dewasa: Dosis awal 200–400 mg pada hari pertama, diikuti 100–200 mg, 1 kali sehari, selama 7–21 hari.
Tujuan: Mencegah kambuhnya kandidiasis orofaringeal pada penderita HIV
Dewasa: 100–200 mg, 1 kali sehari, atau 200 mg, 3 kali seminggu
Tujuan: Mengobati kandidiasis esofagus
Dewasa: Dosis awal 200–400 mg pada hari pertama, diikuti 100–200 mg, 1 kali sehari selama 14–30 hari.
Tujuan: Mencegah kambuhnya kandidiasis esofagus pada penderita HIV
Dewasa: 100–200 mg, sekali sehari, atau 200 mg, 3 kali seminggu.
Tujuan: Mengobati candiduria (candida ditemukan pada urine)
Dewasa: 200–400 mg, 1 kali sehari, selama 7–21 hari.
Tujuan: Mencegah infeksi jamur pada pasien dengan gangguan sistem imun
Dewasa: 200–400 mg, 1 kali sehari.
Anak usia ≥4 minggu–11 tahun: 3–12 mg/kgBB, 1 kali sehari.
Tujuan: Tinea pedis, tinea corporis, tinea cruris
Dewasa: 150 mg, 1 kali seminggu, atau 50 mg, 1 kali sehari.
Tujuan: Mengobati panu (tinea versicolor)
Dewasa: 300 mg, 1 kali seminggu, selama 1–3 minggu.
Tujuan: Mengobati infeksi jamur kuku (tinea unguium)
Dewasa: 150 mg, 1 kali seminggu.
Aturan pakai
Obat ini bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Telan kapsul dengan air putih.
Perhatian
Penyakit ginjal, penyakit liver, kanker, HIV/AIDS, penyakit jantung, gangguan irama jantung (aritmia), hipokalsemia, hipokalemia, hipomagnesemia, porfiria.
Efek samping
Sakit kepala atau pusing, mual atau muntah, sakit perut, diare, rambut rontok, gangguan indera pengecap. Segera ke dokter jika Anda mengalami efek samping yang lebih serius maupun reaksi alergi obat.
Kemasan
Dus, blister @ 10 kapsul
No. Registrasi
GKL 2005063301A1\
Lihat Selengkapnya