Keppra 250 Mg 10 Tablet

Rp201.244

Per STRIP

Dijamin Orisinal
Tiba dalam 1 Jam
Diskon Ongkir
Obat Ini Memerlukan Resep Dokter
Untuk mendapatkan resep obat ini, Anda harus chat dengan dokter terlebih dahulu.


Deskripsi

Keppra 250 mg Tablet bermanfaat untuk meredakan kejang akibat epilepsi.

Keppra 250 mg Tablet mengandung zat aktif levetiracetam. Efek antikejang dari obat ini diduga berasal dari kemampuannya dalam menghambat aktivitas kelistrikan yang terkait dengan kanal kalsium atau pengaruhnya terhadap neurotransmitter di otak.

Golongan

Obat resep

Kategori

Antikejang (Antikonvulsan)

Komposisi

Levetiracetam 250 mg

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak usia 16 tahun ke atas

Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.

Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Levetiracetam yang terkandung dalam Keppra 250 mg Tablet dapat terserap ke dalam ASI. Bila sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa persetujuan dokter.

Bentuk obat

Tablet

Kemasan

Blister @ 10 tablet 

Pabrik/Manufaktur

UCB Pharma SA/Glaxo Wellcome Indonesia

No. BPOM

DKI1083901017A1


Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Jangan mengonsumsi Keppra 250 mg Tablet  jika Anda alergi terhadap obat ini. Beri tahu dokter riwayat alergi yang Anda miliki. 
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit ginjal, gangguan mental, depresi, psikosis, atau memiliki keinginan untuk melukai diri sendiri atau bunuh diri.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal, untuk mengantisipasi interaksi obat.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
  • Jangan mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang membutuhkan kewaspadaan selama menjalani pengobatan dengan Keppra 250 mg Tablet, karena levetiracetam dalam obat ini bisa menyebabkan pusing dan kantuk.
  • Beri tahu dokter bahwa Anda sedang menggunakan Keppra 250 mg Tablet sebelum menjalani operasi atau tindakan medis tertentu.
  • Diskusikan dengan dokter perihal penggunaan Keppra 250 mg Tablet  untuk anak usia di bawah 4 tahun atau orang lanjut usia, karena penggunaannya pada golongan usia tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya efek samping.
  • Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan Keppra 250 mg Tablet, karena akan meningkatkan risiko terjadinya efek samping.
  • Segera ke dokter jika terjadi reaksi alegi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Keppra 250 mg Tablet.

Dosis dan Aturan Pakai Keppra 250 mg Tablet 

Dosis awal 500 mg 2 kali sehari, dapat ditingkatkan sampai 1.500 mg 2 kali sehari. Perubahan dosis dapat dibuat berupa peningkatan atau penurunan sebesar 500 mg 2 kali sehari setiap 2-4 minggu.

Cara Mengonsumsi Keppra 250 mg Tablet  dengan Benar

Konsumsilah Keppra 250 mg Tablet sesuai anjuran dokter dan petunjuk pada kemasan obat. Jangan menambah atau mengurangi dosis yang dikonsumsi tanpa persetujuan dokter.

Keppra 250 mg Tablet  bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Telan tablet Keppra dalam kondisi utuh dengan air putih. Jangan menghancurkan, mengunyah, atau membelah tablet, kecuali atas seizin dokter.

Jangan berhenti mengonsumsi Keppra 250 mg Tablet meskipun sudah merasa lebih baik, kecuali atas anjuran dokter. Selama pengobatan, Anda mungkin akan diminta untuk menjalani tes fungsi ginjal secara berkala. Hal ini untuk memantau kondisi dan respons terapi, serta efek samping yang mungkin terjadi.

Simpan Keppra 250 mg Tablet di tempat sejuk dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Keppra 250 mg Tablet  dengan Obat Lain

Kandungan levetiracetam dalam Keppra 250 mg Tablet bisa menimbulkan interaksi obat jika digunakan dengan obat-obatan tertentu, antara lain:

  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping, seperti pusing, kantuk, linglung, atau sulit berkonsentrasi jika dikonsumsi dengan pregabalin, cetirizine, propoxyphene, sodium oxybate, atau ketamine
  • Peningkatan risiko terjadinya penurunan kadar natrium drastis (hiponatremia) dan menurunkan efektivitas levetiracetam jika digunakan bersama duloxetine
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari methotrexate
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping yang fatal, seperti koma, jika dikonsumsi dengan buprenorphine 

Efek Samping dan Bahaya Keppra 250 mg Tablet 

Beberapa efek samping yang bisa timbul setelah mengonsumsi obat dengan kandungan levetiracetam adalah pusing atau sakit kepala, hidung tersumbat, kantuk, lelah, mual, atau muntah. Periksakan ke dokter jika keluhan yang disebutkan tidak kunjung mereda atau makin parah. 

Hentikan obat dan segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat, seperti biduran, gatal-gatal, bengkak di bibir atau mata, dan sesak napas. 

Hentikan penggunaan obat dan segera ke dokter jika Anda mengalami efek samping yang lebih serius, seperti jarang berkemih, jumlah urin sedikit, bengkak di kaki, kejang yang berat atau makin sering, hilang keseimbangan, halusinasi, mudah memar, atau muncul keinginan untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri.

Lihat Selengkapnya